Normal Atau Tidak Vagina Berdarah Setelah Berhubungan Seksual?

Dipublish tanggal: Jun 28, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Sep 25, 2019 Waktu baca: 2 menit
Normal Atau Tidak Vagina Berdarah Setelah Berhubungan Seksual?

Pendarahan yang terjadi pada vagina bisa disebabkan oleh berbagai kondisi. Bagi wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya, keadaan ini dianggap wajar. Gesekan yang terjadi antara penis dan vagina bisa menyebabkan lecet serta luka.

Jika Anda mengalami pendarahan usai melakukan hubungan intim dengan pasangan, tidak perlu dirisaukan. Namun bagi wanita yang telah masuk masa menopause dan mengalami pendarahan vagina, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar dampaknya tidak semakin parah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Penyebab Vagina berdarah setelah melakukan Hubungan Seks

Meski sudah beberapa kali berhubungan seksual, namun pendarahan pada vagina bisa saja terjadi. Jika masalah tersebut hanya sesekali saja, itu adalah yang wajar.

Namun jika terlalu sering mengalami pendarahan, sebaiknya Anda periksakan diri ke dokter. Pendarahan pasca berhubungan seksual biasanya disebabkan oleh dua hal yaitu masalah pada lapisan dalam rahim dan leher rahim.

Pendarahan yang diakibatkan oleh peradangan pada leher rahim kerap disebut dengan erosi serviks. Masalah ini umumnya dialami oleh wanita muda, hamil, dan menggunakan pil KB

Jika Anda mengalami pendarahan vagina, biasanya dibarengi dengan gejala tekanan darah menurun, denyut nadi meningkat, dan sakit kepala. Kondisi ini terjadi karena penurunan kadar hemoglobin dalam darah. Adapun faktor lainnya yang menyebabkan pendarahan setelah berhubungan seksual diantaranya adalah:

Kondisi Wanita yang rentan mengalami pendarahan setelah Berhubungan Seksual

Ada beberapa kondisi dan kebiasaan yang bisa memicu pendarahan setelah melakukan hubungan seks. Diantaranya adalah:

  • Sering menggunakan pembersih kewanitaan dan melakukan douching
  • Mengidap penyakit kanker rahim
  • Sedang mengalami masa perimenopause, menopause, atau postmenopause
  • Dalam kondisi setelah melahirkan atau sedang menyusui
  • Kurang lama melakukan foreplay
  • Melakukan aktivitas seksual lebih dari satu orang tanpa menggunakan pengaman

Tips mencegah pendarahan Vagina setelah Berhubungan Seks

Penyebab pendarahan pada vagina bisa dikarenakan oleh keadaan yang normal seperti melahirkan dan menyusui. Namun ada juga yang menjadi pertanda masalah serius pada vagina. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Agar tidak terjadi pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan. Beberapa diantaranya adalah:

Menggunakan pelumas vagina

Pendarahan dapat terjadi karena vagina tidak memproduksi pelumas alami dalam jumlah yang banyak. Supaya tidak mengalami pendarahan, Anda bisa menggunakan pelumas sebelum berhubungan seksual. Pilih yang berbahan dasar air atau silikon karena lebih nyaman untuk vagina.

Perbanyak konsumsi air putih

Jika Anda mengalami dehidrasi, kondisi labia minora, labia mayora, dan seluruh bagian vagina akan ikut mengering. Maka tak heran jika saat berhubungan intim timbul rasa nyeri bahkan pendarahan. Masalah ini bisa dicegah bila asupan cairan untuk tubuh terpenuhi sehingga vagina tidak akan mengering.

Bicarakan dengan pasangan

Jangan ragu membicarakan masalah ini dengan pasangan. Pendarahan pada vagina bisa terjadi karena pemanasan yang kurang lama atau posisi seks yang tak nyaman. Dengan memahami keinginan satu sama lain, aktivitas seks menjadi lebih nikmat dan pendarahan vagina bisa dicegah.

Pendarahan usai melakukan hubungan seks merupakan kondisi yang wajar jika terjadi beberapa kali saja. Namun jika darah yang keluar jumlahnya banyak dan tidak berhenti sebaiknya konsultasikan ke dokter agar segera mendapatkan penanganan.

10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Vaginal Bleeding (Spotting) Causes & Treatment. MedicineNet. (Accessed via: https://www.medicinenet.com/vaginal_bleeding/article.htm)
Ask a Gynecologist: Why am I Bleeding After Sex?. Blood + Milk by Cora. (Accessed via: https://www.bloodandmilk.com/why-am-i-bleeding-after-sex/)
Is it normal to have a small amount of bleeding after sex?. Planned Parenthood. (Accessed via: https://www.plannedparenthood.org/learn/teens/ask-experts/is-it-normal-to-have-a-small-amount-of-bleeding-after-sex)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app