Daftar Mineral dan Vitamin Ibu Hamil yang Wajib Dipenuhi

Dipublish tanggal: Okt 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Nov 8, 2019 Waktu baca: 2 menit
Daftar Mineral dan Vitamin Ibu Hamil yang Wajib Dipenuhi

Kehamilan adalah kondisi dimana seorang wanita harus ekstra menjaga asupan nutrisi yang masuk dalam tubuhnya, terutama vitamin dan mineral. Para ahli sepakat bahwa cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Meski demikian, ada kalanya tubuh juga memerlukan tambahan nutrisi utama dari luar untuk mengoptimalkan perkembangan janin. Memang, apa saja mineral dan vitamin ibu hamil yang harus dipenuhi? Berikut daftarnya.

Mineral dan vitamin ibu hamil yang baiknya dipenuhi

Jenis suplemen yang baik untuk ibu hamil adalah suplemen yang memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral. Berikut ini jenis mineral dan vitamin ibu hamil yang paling banyak dibutuhkan, antara lain:

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

1. Asam folat 

Kurangnya asam folat pada bayi sejak dalam kandungan dapat meningkatkan risiko neural tube defect atau NTD, yaitu ketika bayi mengalami kecacatan pada sistem sarafnya. Oleh karena itulah, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 400-800 mikrogram asam folat setiap hari dalam trimester pertama. 

Ada banyak makanan yang mengandung asam folat secara alami, misalnya jeruk dan sayuran hijau. Akan tetapi, kandungan asam folat akan lebih mudah didapatkan melalui suplemen atau tablet. Bentuk tablet akan lebih mudah untuk diserap oleh tubuh. 

Nutrisi penting yang satu ini tidak boleh diabaikan oleh ibu hamil karena sangat berguna bagi perkembangan janin dalam kandungan. 

Baca Selengkapnya: Meski Mirip, Folat dan Asam Folat itu Berbeda, Lho!

2. Kalsium dan vitamin D 

Tentunya Anda sudah tahu bahwa kandungan kalsium dan vitamin D di dalam tubuh sangatlah penting. Kedua zat ini memiliki fungsi untuk meningkatkan kesehatan tulang dan gigi, baik untuk ibu maupun janin.

Apabila wanita mengalami kekurangan vitamin D saat hamil, maka janin bisa lahir dalam kondisi tulang yang tidak normal. Anda bisa mendapatkan asupan kalsium secara alami lewat makanan berserat dan minuman seperti susu kedelai, yoghurt, dan keju. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Sedangkan vitamin D bisa Anda dapatkan melalui konsumsi ikan-ikanan, seperti sarden dan salmon. Saat matahari masih bersinar pada jam 8 pagi, Anda juga bisa menjemur diri agar bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari. 

Baca Juga: 10 Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin D Terbaik

3. Zat besi 

Zat besi berfungsi untuk membentuk sel-sel darah merah. Sel darah merah ini bertugas untuk membawa oksigen ke semua anggota tubuh, termasuk ke bayi dalam kandungan.

Apabila ibu mengalami kekurangan zat besi saat hamil, maka ibu bisa mengalami anemia dan mudah lelah. Bayi juga bisa menderita anemia setelah lahir apabila ibunya tidak memberikan asupan zat besi selama bayi masih dalam kandungan. 

Kekurangan zat besi pada bayi juga dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR). Oleh karena itu, perbanyaklah asupan zat besi saat hamil dengan mengonsumsi buah kering, kacang-kacangan, dan daging tidak berlemak. 

Apa saja jenis suplemen saat hamil yang baik dikonsumsi?

Ada beberapa kandungan mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama saat hamil, yakni:

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Selain itu, ada beberapa kandungan zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh seperti asam folat dan vitamin B6. Ada baiknya, konsultasikan dulu pada dokter kandungan sebelum Anda mengonsumsi suplemen saat hamil. 

Dokter kandungan akan memeriksa terlebih dahulu apakah Anda benar-benar membutuhkan tambahan suplemen atau tidak. Tidak semua ibu hamil membutuhkan vitamin dan mineral tambahan, bisa saja Anda lebih membutuhkan kandungan zat lain seperti asam folat di dalam tubuh. 

Melalui pemeriksaan, Anda akan mengetahui kandungan apa yang paling dibutuhkan oleh ibu dan bayi. Selain itu, Anda juga harus menghindari minum vitamin yang berlebihan dari resep dokter. Hal ini bisa berdampak buruk bagi ibu dan bayi dalam kandungan.

Baca Selengkapnya: Tips Memilih Vitamin untuk Ibu Hamil yang Bagus

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Yakoob, Mohammad & Khan, Yasir & Bhutta, Zulfiqar. (2010). Maternal mineral and vitamin supplementation in pregnancy. Expert Review of Obstretrics and Gynecology. 5. 241-256. 10.1586/eog.10.8. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/233679620_Maternal_mineral_and_vitamin_supplementation_in_pregnancy)
What to know about prenatal vitamins. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/326334)
Taking supplements while pregnant Health System. Mayo Clinic Health System. (https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/should-women-take-supplements-while-pregnant)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app