Kenali Meningitis Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.113.739 orang

Penyakit Meningitis

Memutar waktu kembali ke tahun 2015 lalu tentunya hampir seluruh masyarakat Indonesia sangat berduka atas kepulangan Alm. Olga Syahputra ke hadirat Sang Khalik dimana kabar meninggalnya beliau bagaikan petir di siang bolong karena selama hidupnya Alm. Olga Syahputra dikenal sebagai pribadi yang sangat baik, ceria dan tentu saja membawa banyak tawa dan kebahagiaan pada seluruh penggemarnya di Indonesia. 

Menurut info yang beredar saat itu bahwa kepulangan artis papan atas Indonesia tersebut ke hadirat Sang Pencipta dikarenakan penyakit meningitis yang dideritanya. Lalu tahukah kamu apa itu penyakit Meningitis ? Nah untuk menambah ilmu pengetahuanmu mengenai penyakit meningitis, terus simak artikel dibawah ini ya.

Penyakit Meningitis dan serba serbinya

Meningitis atau bisa juga disebut sebagai penyakit radang selaput otak ialah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada area sekitar otak dan saraf tulang belakang dan menyebabkan munculnya radang selaput atau selaput pelindung atau meninges yang menyelimuti otak dan sumsum tulang belakang tersebut. 

Umumnya penyakit meningitis disebabkan oleh virus ataupun bakteri dan jamur dan disertai tiga ciri ciri khusus penyakt ni yaitu demam, sakit kepala, dan leher yang terasa kaku. Penyakit meningitis ini juga harus segera ditindak lanjuti karena kalau tidak bisa mengancam sistem saraf dan sistem otak si penderita meningitis.

Penyakit meningitis umumnya bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan jenis kelamin jadi siapapun dari anak anak, orang tua hingga orang lanjut usia bisa terkena penyakit meningitis ini namun umumnya penyakit ini akan menyerang mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti mereka yang menderita HIV AIDS.

Sama seperti penyakit lainnya, penyakit meningitispun memilki beberapa gejala yang biasanyagt;dapat menandakan bahwa seseorang sedang mengidap penyakit meningitis seperti :

  • Demam tinggi dan mengigil, selalu merasa dingin di bagian tangan dan kaki
  • Untuk anak aka, akan sangat gelisah, tidak ingin disentuh, rewel dan suka menangis tanpa henti
  • Tubuh lemas dan kurang responsif
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala dan mudah pingsan
  • Leher yang terasa kaku
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Kejang kejang
  • Muncul ruam kulit atau bintik merah

Meningitis dapat dibagi menjadi 5 kategori yaitu :

  • Meningitis Bakterialis 
    Penyakit meningitis bakterialis sesuai namanya disebabkan oleh bakteri yang menyebar dan bila tidak segera diobati maka akan menimbulkan kerusakan otak yang parah, munculnya infeksi darah atau septikimia serta indera pendengaran menjadi rusak. Umumnya penyakit meningitis bakterialis lebih banyak diderita oleh bayi yang usianya belum sampai 1 tahun.
  • Meningtis Virus 
    Begitu membacanya, tentu kamu tahu meningits satu ini disebabkan oleh virus yang menyebar bisa melalui bersin, batuk dan keadaan lingkungan yang kotor. Meningitis virus lebih banyak menyerang mereka yang sistem kekebalan tubuhnya rendah dan anak anak balita.
  • Meningitis Jamur 
    Meningitis satu ini terjadi karena adanya jamur yang menyebar pada sumsum tulang belakang seseorang melalui aliran darah. Kebanyakan meningitis jamur akan mengjangkiti mereka yang menderita HIV dan para pasien kanker yang kekebalan tubuhnya tidak stabil, selain itu pasien meningitis jamur akan menjadi sesnitif terhadap cahaya dan suka kehilangan fokus.
  • Meningitis Parasit 
    Parasit ialah penyebab utama dari penyakit meningitis ini. Umumnya seseorang bisa mengidap penyakit ini akibat menghirup amoeba bernama Naegleria fowleri yang biasa banyak ditemuikan pada area sungai, danau, sumber mata air panas bumi, kolam renang, tanah yang tidak terawat dan pemanas air.
  • Meningitis Non Infeksi 
    Meningitis non infeksi biasanya disebabkan oleh lebih dari satu faktor penyebab dan bersifat umum dan tidak spesifik.

Dalam pengobatan penyakit meningitis ini sendiri, dokter akan terlebih dahulu memeriksa sampai tahap manakah penyakit ini sudah berkembang dan termasuk jenis penyakit meningitis manakah yang pasien derita. Umumnya dokter akan mulai memberi obat obatan seperti antibiotik hingga perawatan di kamar ICU bila kondisi pasien sudah semakin parah. 

Untuk pencegahan penyakit meningitis, sebaiknya kamu mengikutsertakan bayi atau anakmu untuk ikut vaksin atau imunisasi meningitis sedari anak berusia dini sesuai dengan ajuran pemerintah. Selain itu kamu dengan usia dewasa dibawah umur 55 tahunpun masih bisa menerima vaksin anti meningitis. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit