Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Melanoma Amelanotik - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: NOV 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 874.692 orang

Apa itu Melanoma Amelanotik

Melanoma Amelanotik merupakan salah satu jenis kanker kulit yang tumbuh tanpa adanya peran dari melanin. Melanoma Amelanotik tidak lebih berbahaya daripada bentuk Melanoma lainnya. Kebanyakan orang yang didiagnosis penyakit ini dapat bertahan hidup apabila ditatalaksana sedini mungkin.

Mengenai Melanoma Amelanotik

Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada sel kulit dan tahi lalat. Karena tidak memiliki pigmen ini, Melanoma Amelanotik bisa sulit dideteksi.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Melanoma Amelanotik terjadi karena sebagian besar sel tumor Melanoma tidak lagi memproduksi pigmen (melanin) atau membuat melanin sangat sedikit sehingga tidak mudah dikenali.

Ada empat subtipe utama melanoma kulit: penyebaran superfisial, nodular, lentigo maligna, dan lentiginous akut. 

Melanoma pada kulit paling umum yaitu melanoma superfisial, yang sering muncul pada nevus melanositik tetapi dapat timbul secara de novo. Lesi ini berkembang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Melanoma Amelanotik terjadi sekitar 1-8% dari semua kasus melanoma. Insiden Melanoma Amelanotik yang sebenarnya sulit untuk diperkirakan, mengingat bahwa banyak jenis lesi hipopigmentasi amelanotik yang dapat terjadi.

Apa yang menyebabkan Melanoma Amelanotik

Melanoma disebabkan oleh melanosit ganas yang berkembang ganas pada melanosit disebabkan oleh perubahan genetik dalam DNA. Tetapi hingga saat bagaimana dan mengapa hal ini terjadi sebagian besar tidak diketahui. Sel-sel Melanoma dalam Melanoma Amelanotik tidak dapat menghasilkan butiran melanin dewasa, yang menghasilkan lesi yang kekurangan pigmen.

Faktor-faktor risiko terjadinya Melanoma Amelanotik meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • Bertambahnya usia, 
  • Kulit yang terpapar sinar matahari terutama pada kulit orang tua
  • Riwayat keluarga melanoma, dan pasien dengan sistem kekebalan yang lemah dari kondisi yang ada. Penggunaan tanning bed juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko melanoma dan harus dihindari.

Apa saja gejala Melanoma Amelanotik?

Gejala utama Melanoma Amelanotik adalah pertumbuhan kulit yang tidak biasa. Tidak seperti melanoma berpigmen, Melanoma Amelanotik memiliki warna yang lebih redup. Bercak kulit mungkin berwarna merah muda atau merah. Beberapa lesi menyerupai bekas luka kecil atau jerawat yang sedang disembuhkan.

Lesi awal yang khas muncul sebagai lesi makula asimetris yang mungkin berwarna merah muda atau merah seragam dan mungkin memiliki pigmen cokelat muda, cokelat, atau abu-abu pudar di bagian pinggir dengan batas luka yang tidak jelas. 

Dokter mengenal gejala Melanoma dengan ABCD yaitu:

  • Asimetris: bentuk tahi lalat yang tidak simetrs dan berbeda dari bentuk normal
  • Perbatasan: tahi lalt dengan batas yang tidak teratur
  • Warna: Tahi lalat datang dalam warna yang berbeda dan tidak merata
  • Diameter: Diameter tahi lalat yang berukuran besar

Bagaimana cara mencegah Melanoma Amelanostik

Pemakaian tabir surya setiap kali berada di luar dapat membantu mengurangi insiden Melanona. Selama waktu paparan sinar matahari yang lama atau langsung, mengenakan pakaian yang longgar dan topi dapat membantu melindungi kulit.

Pemeriksaan kulit secara teratur tidak mencegah Melanoma Amelanotik tetapi dapat membantu orang mendeteksi tanda-tanda melanoma sejak dini. Deteksi dini meningkatkan kemungkinan berhasil mengobati kanker.

Bagaimana cara mengobati Melanoma Amelanostik

Pembedahan dengan pengangkatan Melanoma merupakan perawatan paling efektif. Biopsi dapat menguji lesi untuk kanker. Jika pertumbuhan sel kulit bersifat kanker, dokter akan menilai tingkat penebalan lesi yang disebut sor breslow. Dokter juga akan meninjau seberapa jauh lesi itu menyebar dengan pengujian clark.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Namun, melanoma dapat menyebar ke kelenjar getah bening, sehingga memerlukan pengangkatan satu atau lebih kelenjar getah bening

Melanoma tingkat lanjut mungkin perlu diobati dengan kemoterapi dan / atau radiasi.

Terapi biologis (atau obat-obatan yang membantu sistem kekebalan tubuh Anda dalam membunuh sel kanker) serta terapi yang target kanker (obat yang melemahkan sel kanker) adalah terapi melanoma umum lainnya. 

Pasien dengan riwayat melanoma sebelumnya 4 kali lebih mungkin umum sekali untuk berkembang menjadi Melanoma invasif berikutnya, oleh karena itu pemeriksaan kulit seluruh tubuh harus dilakukan oleh dokter kulit setiap 3 bulan setelah diagnosis Melanoma.

Peninjauan kontrol penyakit melalui Interval waktu sekitar 6 bulan selama 5 tahun untuk pasien dengan penyakit stadium 1, 3 bulanan selama 5 tahun untuk pasien dengan penyakit stadium 2 atau 3 yang menyebar ke kelenjar getah bening atau metastase. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit