6 Masalah Kesehatan Saat Lebaran yang Patut Diwaspadai

Dipublish tanggal: Mei 22, 2019 Update terakhir: Mei 7, 2021 Tinjau pada Jun 19, 2019 Waktu baca: 3 menit
6 Masalah Kesehatan Saat Lebaran yang Patut Diwaspadai

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Berat badan naik menjadi salah satu masalah kesehatan saat Lebaran yang paling umum, biasanya karena kalap makan saat bersama keluarga.
  • Banyaknya makanan saat Lebaran kerap membuat perut terasa begah, kembung, dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Makanan bersantan khas Lebaran rentan menyebabkan kolesterol naik. Sebaiknya batasi asupannya dan perbanyak makan sayur serta buah.
  • Camilan dan kue-kue khas Lebaran memang tampak menggiurkan, tapi batasi konsumsinya untuk mencegah gula darah naik drastis.
  • Terlalu banyak makan saat Lebaran juga bisa menyebabkan diare, biasanya diakibatkan oleh makanan dan minuman yang terkontaminasi.
  • Jaga selalu kesehatan Anda selama Lebaran dengan minum vitamin dan suplemen yang tersedia di HDmall. Beli sekarang di sini.

Sisi menarik dari Lebaran tidak hanya soal momen silaturahmi bersama keluarga saja. Berbagai sajian makanan khas Lebaran tentunya tidak kalah menarik dan selalu saja menggugah selera. Mulai dari lontong opor, rendang, sambal goreng kentang, hingga camilan manis seperti kue maupun cokelat.

Momen 'aji mumpung' ini memang sayang untuk dilewatkan. Namun jika tidak hati-hati, makanan yang Anda konsumsi juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan saat Lebaran, lho!

Iklan dari HonestDocs
Meso Slimming Treatment di Reface Clinic

Meso Slimming merupakan teknik non-bedah kosmetik dimana mikroskopis kecil dari obat-obatan kelas medis, vitamin, mineral dan asam amino disuntikkan ke dalam lapisan kulit. Penyuntikan dilakukan pada bagian atas dan tengah untuk mengatasi berbagai jenis masalah penumpukan lemak. Suntikan akan diberikan ke dalam mesoderm, yaitu lapisan lemak dan jaringan di bawah kulit. Befungsi untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan dan selulit.

Beragam masalah kesehatan saat Lebaran yang paling umum

Memanfaatkan momen Lebaran untuk menikmati santapan bersama keluarga memang sah-sah saja. Akan tetapi, hati-hati dengan masalah kesehatan saat Lebaran berikut ini:

1. Berat badan naik

Banyak orang yang bangga saat berat badannya turun beberapa kilogram karena berpuasa. Eits, jangan senang dulu. Kalau Anda tidak bisa mengendalikan nafsu makan saat Lebaran, berat badan Anda bisa melonjak berkali-kali lipat, lho!

Bukan hal yang tidak mungkin bila Anda berhasil menurunkan berat badan 2 kg, tapi setelah Lebaran malah bertambah 5 kg. Hal ini sangat mungkin terjadi jika Anda cenderung kalap makan sehingga berat badan naik saat Lebaran. 

Semakin banyak porsi makan yang Anda santap saat Lebaran, maka semakin banyak pula timbunan lemak dalam tubuh. Tak heran jika berat badan naik menjadi masalah kesehatan saat Lebaran nomor satu.

2. Gangguan pencernaan

Salah satu masalah kesehatan saat Lebaran yang perlu Anda waspadai adalah gangguan pencernaan. Biasanya, kondisi ini terjadi bila Anda terlalu banyak makan sampai perut terasa begah atau kembung.

Sama seperti hari-hari biasanya, tubuh juga perlu menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan yang baru saat Lebaran. Bila sebelumnya Anda terbiasa menahan lapar dan haus selama berjam-jam, sekarang Anda bisa bebas menyantap makanan kapan pun. Nah, perubahan pola makan inilah yang membuat perut 'kaget' dan rentan mengalami gangguan pencernaan.

Iklan dari HonestDocs
Meso Slimming Treatment di Reface Clinic

Meso Slimming merupakan teknik non-bedah kosmetik dimana mikroskopis kecil dari obat-obatan kelas medis, vitamin, mineral dan asam amino disuntikkan ke dalam lapisan kulit. Penyuntikan dilakukan pada bagian atas dan tengah untuk mengatasi berbagai jenis masalah penumpukan lemak. Suntikan akan diberikan ke dalam mesoderm, yaitu lapisan lemak dan jaringan di bawah kulit. Befungsi untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan dan selulit.

Sebagai solusinya, hindari terlalu banyak makan saat Lebaran. Ketimbang makan porsi besar sekaligus, gunakan prinsip "makan sedikit tapi sering". Dengan begitu, makanan akan lebih mudah dicerna dan perut terasa lebih nyaman.

3. Kolesterol naik

Makanan khas Lebaran identik dengan makanan berkolesterol tinggi karena mengandung santan. Hati-hati, semakin banyak Anda mengonsumsi makanan bersantan, artinya Anda semakin rentan mengalami kolesterol tinggi.

Tubuh memang membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel tubuh yang sehat. Namun, jika jumlahnya berlebihan, hal ini justru bisa menjadi bumerang bagi tubuh Anda sendiri. Terlalu banyak kolesterol dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan kardiovaskular lainnya.

Sebagai solusinya, perbanyaklah asupan sayur dan buah-buahan saat Hari Raya Idul Fitri. Keduanya sama-sama mengandung kaya vitamin dan mineral sehingga bisa membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Makan sayur dan buah juga bisa membantu mengembalikan kadar kolesterol Anda kembali normal.

Baca juga: Menurunkan Kolesterol Secara Alami

4. Gula darah naik

Tak lengkap rasanya jika merayakan momen Lebaran tanpa kue-kue dan camilan manis. Meskipun membuat Anda tergoda untuk melahapnya, sebaiknya hindari terlalu banyak konsumsi makanan manis supaya gula darah Anda tetap stabil.

Iklan dari HonestDocs
Meso Slimming Treatment di Reface Clinic

Meso Slimming merupakan teknik non-bedah kosmetik dimana mikroskopis kecil dari obat-obatan kelas medis, vitamin, mineral dan asam amino disuntikkan ke dalam lapisan kulit. Penyuntikan dilakukan pada bagian atas dan tengah untuk mengatasi berbagai jenis masalah penumpukan lemak. Suntikan akan diberikan ke dalam mesoderm, yaitu lapisan lemak dan jaringan di bawah kulit. Befungsi untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan dan selulit.

Ya, gula darah naik merupakan salah satu masalah kesehatan saat Lebaran yang cukup banyak dikeluhkan. Biasanya, hal ini ditandai dengan mudah gelisah, kelelahan, cepat haus, pandangan buram, hingga nafsu makan meningkat.

Tenang, Anda boleh saja mengonsumsi kue, camilan, atau minuman manis saat Lebaran. Namun, tetap batasi porsinya agar gula darah tetap stabil. Dengan demikian, Anda dapat terhindar dari risiko diabetes pasca Lebaran. 

5. Diare

Terlalu banyak makan saat Lebaran juga bisa menyebabkan diare. Masalah kesehatan saat lebaran ini juga dapat disebabkan oleh makanan maupun minuman yang terkontaminasi bakteri.

Gejala diare bermacam-macam pada setiap orang. Ada yang hanya merasakan sakit perut ringan disertai sering buang air besar, tapi ada juga yang sampai mengalami kram perut dan feses cair alias mencret.

Sebagai antisipasi, sebaiknya selalu siap sedia obat diare di dalam tas Anda. Segera periksakan diri ke dokter bila diare tak kunjung sembuh.

Baca Selengkapnya: 8 Obat Diare Alami dan Tradisional Paling Ampuh

6. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas)

ISPA juga termasuk salah satu masalah kesehatan saat Lebaran yang tak kalah sering terjadi. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak lebih rentan terkena ISPA saat Lebaran. 

Momen berkunjung dari rumah ke rumah sering kali membuat tubuh kelelahan sehingga daya tahan tubuh jadi menurun. Akibatnya, tubuh tidak mampu menangkal paparan debu dan polusi sehingga memicu gangguan pernapasan.

Jangan jadikan momen Lebaran sebagai ajang 'balas dendam' untuk bebas makan besar seharian, ya. Tetap jaga asupan makanan Anda dengan mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Dengan begitu, perayaan Hari Raya Idul Fitri tetap bisa dilewati dengan menyenangkan, sehat, dan terhindar dari masalah kesehatan saat Lebaran.

Baca Juga: 5 Masalah Kesehatan Saat Mudik yang Perlu Anda Waspadai

7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Fasting diet: Can it improve my heart health?. Mayo Clinic. (Accessed via: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/expert-answers/fasting-diet/faq-20058334)
Is Fasting Healthy?. WebMD. (Accessed via: https://www.webmd.com/diet/features/is_fasting_healthy)
8 Health Benefits of Fasting, Backed by Science. Healthline. (Accessed via: https://www.healthline.com/nutrition/fasting-benefits)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app