Glibornuride: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 16, 2019 Update terakhir: Jan 21, 2020 Tinjau pada Mei 22, 2019 Waktu baca: 3 menit

Perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan selalu merupakan langkah terbaik dalam pengobatan diabetes tipe 2. Cepat atau lambat, diabetes tipe 2 akan menyebabkan tubuh kekurangan insulin yang membuat pengobatan dengan suntikan insulin diperlukan.

Namun, sebenarnya saat ini pengobatan menggunakan obat-obatan anti diabetes telah cukup baik dalam menangani kondisi diabetes tipe 2 asalkan perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan dapat dikendalikan. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Obat-obatan antidiabetes terbagi dalam tiga kelompok utama. Di antaranya stimulator sekresi insulin yang disebut sulfonilurea (misalnya glibonuride, glisoxepid, glimepiride), Kelompok yang merangsang sel tubuh agar sensitif terhadap insulin seperti biguanide, metformin dan thiazolidinediones atau glitazones (rosiglitazone, pioglitazone). Kelompok ketiga adalah inhibitor alpha-glukosidase, mis. acarbose. Pada prinsipnya, antidiabetika oral ini dapat dikombinasikan satu sama lain.

Mengenai Glibornuride

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan:

Obat antidiabetes 

Apa itu Glibornuride?

Glibornuride adalah obat golongan sulfonilurea yang digunakan untuk mengatasi diabetes tipe 2 yang merupakan salah satu obat diabetes tertua yang tersedia. Glibornuride bekerja secara langsung pada sel-sel di pankreas dengan cara merangsang sel-sel di pankreas untuk meningkatkan produksi jumlah insulin. Insulin adalah hormon yang mentransfer glukosa (gula) dari aliran darah ke sel-sel tubuh. 

Insulin tambahan ini membantu menurunkan kadar gula darah. Sulfonilurea dapat dikombinasikan dengan obat diabetes tipe lain. Sulfonilurea bekerja dengan baik pada awalnya, tetapi dapat kehilangan efektivitasnya seiring waktu.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Sebuah panduan pengobatan dari American Association of Clinical Endocrinologist merekomendasikan bahwa obat golongan sulfonilurea seperti Glibornuride cocok untuk digunakan (di bawah pengawasan dokter) untuk orang-orang tertentu dengan diabetes tipe 2 yang:

  1. Telah mencoba dan gagal dalam mengelola glukosa darah mereka dengan cara merubah gaya hidup (diet sehat dan olahraga) dan perlu mencoba obat anti diabetes.
  2. Sudah mencoba mengendalikan gula darah mereka dengan obat diabetes lain, tetapi sekarang perlu menambahkan obat lain.

Glibornuride adalah obat sulfonilurea generasi kedua. Obat sulfonilurea generasi kedua sebagian besar telah menggantikan obat sulfonilurea generasi pertama dalam praktik medis karena mereka lebih kuat dan dapat diberikan dalam dosis yang lebih rendah.

Bagaimana dosis dan penggunaan obat ini?

Glibornuride tersedia dalam bentuk tablet 25mg, yang digunakan dengan cara diminum sesaat setelah makan untuk mengurangi efek gula darah yang melonjak. Sedangkan dosis yang biasa digunakan untuk orang dewasa adalah 12,5-75 mg / hari. Dosis ≥50 mg / hari diberikan dalam 2 dosis terbagi.

Informasi mengenai dosis di atas bukan pengganti petunjuk dokter. Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda menggunakan obat ini. Gunakan sesuai petunjuk dokter, jangan menggunakannya lebih banyak atau lebih sedikit dari yang disarankan.

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan Glibornuride?

Setiap pengobatan tentu memiliki efek samping. Efek samping bisa ringan, sedang atau bahkan berat. 

Efek samping yang paling sering ditimbulkan oleh penggunaan Glibornuride adalah gangguan pada saluran pencernaan yang meliputi; rasa logam pada mulut; muncul ruam kulit, pruritus (gatal-gatal), fotosensitifitas (terlalu peka terhadap cahaya); muka memerah; hipoglikemia (gula darah yang terlalu rendah); sindrom sekresi hormon antidiuretik yang tidak sesuai; ikterus kolestatik (penyakit kuning); Sindrom Stevens-Johnson (kulit pada seluruh tubuh yang melepuh); dermatitis eksfoliatif; eritema nodosum; nafsu makan meningkat; kelainan darah.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Apakah obat ini aman jika digunakan bersama dengan obat lain?

Penggunaan obat ini dapat berkurang efeknya jika digunakan bersama dengan adrenalin, aminoglutethimide, chlorpromazine, kortikosteroid, diazoxide, kontrasepsi oral, diuretik thiazide dan rifamycins.

Penggunaan obat ini dengan dengan inhibitor ACE, alkohol, allopurinol, beberapa analgesik, antijamur azole, kloramfenikol, cimetidin, senyawa klofibrate dan yang terkait, antikoagulan kumarin, halofate, heparin, MAOI, octreotide, ranitidine, hormon tetrasulfon, tetrasulfon, tetrasulfon, tetrasulfon dapat menyebabkan efek samping dari gula darah yang terlalu rendah menjadi lebih parah.

Informasi di atas hanyalah bertujuan untuk edukasi, bukan pengganti petunjuk dokter. Selalu konsultasikan masalah kesehatan Anda dengan tenaga medis profesional untuk mendapatkan pengobatan yang optimal.

Perhatian

Beberapa kondisi medis seperti diabetes mellitus tipe 1; ketoasidosis; infeksi parah; trauma; kondisi parah lainnya di mana glibornuride tidak mungkin untuk mengendalikan hiperglikemia (gula dara tinggi); gangguan ginjal atau hati; porfiria; kehamilan; laktasi.

Perhatian khusus perlu diberikan pada pasien lanjut usia, lemah atau kurang gizi; insufisiensi adrenal atau hipofisis. Anda dapat memberikan Glibornuride dengan catatan Anda melakukan pemantauan konsentrasi glukosa darah pada orang-orang yang bersangkutan.



5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Fox, Charles & Hay, B & Judd, S & Sonksen, Peter. (1979). Effect of Glibornuride on Diabetic Control and Glucose Tolerance 1. Journal of the Royal Society of Medicine. 71. 899-903. 10.1177/014107687807101210. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/22981590_Effect_of_Glibornuride_on_Diabetic_Control_and_Glucose_Tolerance_1)
Bolkent, Sehnaz & Yanardağ, R & Karabulut-Bulan, Ö & Sacan, Ozlem. (2004). The morphological and biochemical effects of glibornuride on rat liver in experimental diabetes. Human & experimental toxicology. 23. 257-64. 10.1191/0960327104ht444oa. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/8480477_The_morphological_and_biochemical_effects_of_glibornuride_on_rat_liver_in_experimental_diabetes)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app