Gigi Copot Saat Remaja

Dipublish tanggal: Agu 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Pada usia anak-anak sering terjadi gigi copot atau tanggal, hal itu umum terjadi dan gigi yang lepas akan digantikan dengan yang baru. 

Namun, gigi copot juga bisa terjadi pada remaja bahkan dewasa, penyebabnya berbagai macam, lepas sendiri, kecelakaan, atau lainnya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Lantas bagaimanakah jika gigi copot terjadi pada remaja ? Bisakah tumbuh gigi baru menggantikannya ? Berikut ini penjelasannya.

Apa itu gigi susu dan gigi permanen ?

Gigi susu atau gigi primer

Gigi susu ini akan tumbuh pada anak-anak mulai dari usia 6 bulan hingga usia 2 dan 3 tahun. Ketika anak sudah menginjak usia 3 tahun, gigi susu di dalam mulutnya sudah berjumlah 20 gigi. 

Kemudian pada usia 5 tahun hingga 6 tahun, seluruh gigi susu ini secara bertahap akan copot dan digantikan oleh gigi baru yang disebut gigi permanen. Masa pergantian gigi ini biasanya akan selesai ketika anak menginjak remaja.

Gigi permanen atau gigi sekunder

Pada tahap pertumbuhan kedua ini, gigi permanen dan gigi susu akan bercampur di rahang Anda. Waktu yang dibutuhkan untuk pergantian keseluruhan gigi susu menjadi gigi permanen yaitu hingga anak menginjak usia sekitar 12 hingga 13 tahun.

Perlu Anda ketahui bahwa lamanya pergantian gigi susu ke gigi permanen membutuhkan waktu sekitar seminggu hingga 6 bulan. 

Tetapi bisa jadi membutuhkan waktu lebih lama untuk pergantian gigi permanen baru jika copotnya dikarenakan fraktur atau pembusukan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Apa saja penyebab gigi copot pada usia remaja dan dewasa ?

Gigi copot ketika menginjak usia remaja hingga dewasa bisa jadi membutuhkan waktu lebih lama, tergantung berbagai faktor termasuk asupan nutrisi kalsium bagi tubuh Anda. 

Beberapa penyebab terjadinya kasus gigi copot pada remaja dan orang dewasa diantaranya adalah sebagai berikut :

Trauma pada gigi

Gigi copot pada remaja dan dewasa bisa terjadi karena beberapa kebiasaan buruk yang secara tidak sadar dilakukan atau kejadian tertentu yang mengakibatkan akar gigi lepas dan gigi menjadi copot, seperti :

  • Mengalami pukulan keras di kepala;
  • Mengalami pukulan keras di pipi atau bagian gigi;
  • Membuka tutup botol menggunakan gigi Anda; dan
  • Membuka bungkus makanan menggunakan gigi Anda.

Dimana sebenarnya gigi Anda tidak dirancang untuk melakukan berbagai hal tersebut. Untuk menjaga gigi Anda, hindarilah hal-hal seperti yang telah disebutkan di atas tadi.

Periodontitis atau penyakit gusi

Periodontitis atau penyakit gusi adalah jenis penyakit yang timbul akibat kasus gingivitis yang sudah kronis. Gejalanya adalah seperti infeksi pada gusi, tulang rahang, dan jaringan penghubung antara gigi dan gusi Anda. 

Perlu Anda tahu bahwa periodontitis ini juga dapat mengakibatkan gigi Anda menjadi renggang dan lebih mudah copot atau tanggal.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Penyakit lain-lain

Tidak hanya penyakit gusi yang dapat menyebabkan gigi copot. Penyakit lainnya seperti diabetes, kanker, osteomielitis, dan penyakit autoimun juga dapat mengakibatkan gigi copot pada orang dewasa maupun remaja. 

Maka, jika Anda mengalami gigi copot atau tanggal di usia remaja atau dewasa, ada baiknya konsultasi dan periksakan kondisi kesehatan gigi Anda ke dokter spesialis. 

Agar mengetahui penyebabnya dengan lebih akurat dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Gigi copot di usia remaja bisa tumbuh lagi atau tidak ?

Jika Anda mempertanyakan hal ini, jawabannya adalah tergantung. Tergantung, apakah yang copot tersebut adalah gigi susu ataukah gigi permanen. 

Jika yang mengalami kasus copot atau tanggal adalah gigi susu, maka kemungkinan besar akan digantikan oleh adanya pertumbuhan gigi permanen. Akan tetapi, sangat jarang gigi susu bisa bertahan hingga remaja usia 17 tahun.

Sumber dari webMD :

  • 3 gigi dari tengah ke kanan dan ke kiri normalnya akan tanggal ketika usia menginjak 6 hingga 12 tahun;
  • Gigi seri tengah akan tanggal ketika usia 6 hingga 7 tahun;
  • Gigi seri samping akan tanggal di usia 7 hingga 8 tahun;
  • Gigi taring, ketika usia 10 hingga 12 tahun akan tanggal; dan
  • Gigi geraham akan tanggal pada usia 9 hingga 12 tahun.

Lain jadinya jika yang tanggal adalah gigi permanen, maka kemungkinan tidak akan tumbuh lagi. Tetapi ada juga orang dengan gigi susu yang masih bertahan hingga remaja bahkan dewasa, jika masih ada benih gigi permanen di bawahnya, saat gigi susu lepas di usia dewasa atau remaja, maka bisa tumbuh lagi.

Ada juga beberapa orang yang memiliki jumlah gigi kurang dari normalnya karena tidak memiliki benih pertumbuhan gigi. 

Jika Anda ingin mengganti gigi yang copot, bisa melakukan implan gigi. Namun, konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter gigi Anda.


17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Why humans can't regrow adult teeth. Business Insider. (Accessed via: https://www.businessinsider.com/humans-cant-regrow-adult-teeth-evolution-mammals-2019-4)
Why don’t grown-up teeth grow back in?. Binghamton New York News. (Accessed via: https://www.pressconnects.com/story/news/local/2015/10/23/why-dont-grown-up-teeth-grow-back/74484314/)
Everything you need to know about teeth. NHS inform. (Accessed via: https://www.nhsinform.scot/healthy-living/dental-health/your-teeth/everything-you-need-to-know-about-teeth)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app