Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Kenali Periodontitis dari Penyebab,Gejala,dan Pengobatannya

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Mar 28, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.483.166 orang

Periodontitis - Definisi, Gejala dan Pengobatan

Menjaga kesehatan mulut dan gusi merupakan suatu hal yang penting sama pentingnya seperti menjaga kesehatan tubuh. Mulut dan gusi yang tidak terawat dapat menyebabakan berbagai macam penyakit, dari penyakit yang ringan hingga yang berat. Terdapat banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit mulut dan gusi seperti infeksi bakteri, virus dan lain-lain.

Penting untuk Anda mengetahui tanda-tanda gusi yang sehat, seperti berwarna merah jambu dan konsistensi yang kenyal. Sedangkan gusi yang terinfeksi biasanya akan terlihat kemerahan dan nyeri. Pada artikel ini khususnya akan membahas tentang peradangan jaringan pendukung gigi atau dalam bahasa medis biasa disebut dengan Periodontitis. Berikut penjelasannya. Selamat membaca.

Apa sih Periondontitis itu?

Radang pada jaringan pendukung gigi atau Periodontitis merupakan inflamasi dan infeksi yang terjadi pada jaringan penyangga gigi dan tulang penyangga gigi. Periodontitis terjadi apabila inflamasi dan infeksi yang terjadi pada gingiva atau gusi  (gingivitis) yang tidak dirawat atau perawatan yang tertunda.

Infeksi dan inflamasi dari gusi menyebar ke ligamen dan tulang yang menyangga gigi. Hilangnya dukungan atau sokongan menyebabkan gigi dapat terlepas dari soketnya. Periodontitis merupakan penyebab utama hilang atau tanggalnya gigi pada orang dewasa. Penyakit ini jarang sekali terjadi pada anak anak tetapi meningkat seiring bertambahnya usia.

Apa sih yang menyebabkan terjadinya Periodontitis?

Sebagian besar periodontitis merupakan akibat dari penumpukan plak dan karang gigi diantara gigi dan gusi. Akan terbentuk kantong diantara gigi dan gusi dan meluas ke bawah di antara akar gigi dan tulang dibawahnya. Kantong atau lubang ini mengumpulkan plak dalam suatu lingkungan bebas oksigen, yang mempermudah pertumbuhan bakteri. Jika keadaan ini terus berlanjut, pada akhirnya banyak tulang rahang di dekat kantong yang dirusak sehingga gigi lepas.

Peradangan ini juga dapat disebabkan oleh mikroorganisme tertentu atau kelompok mikroorganisme tertentu, yang menghasilkan kerusakan ligamen periodontal dan tulang penyangga gigi dengan meningkatnya kedalaman lubang periodontal atau jaringan penyanga gigi.

Apa saja tanda dan gejala pada Periodontitis?

Terdapat berbagai tanda dan gejala pada peradangan jaringan penyangga gigi atau Periodontitis. Tanda dan gejala dari periodontitis dapat mencakup beberapa hal sebagai berikut:

  • Gusi membengkak
  • Gusi meradang berwarna kemerahan, atau keunguan
  • Gusi terasa nyeri bila disentuh
  • Gigi terasa goyang
  • Gusi tampak turun, sehingga membuat gigi tampak lebih panjang dari normal
  • Terbentuk kantong atau lubang yang berkembang di antara gigi dan gusi
  • Nanah mungkin dapat keluar dari daerah antara gigi dan gusi
  • Bau mulut yang mengganggu

Jika gusi Anda tampak bengkak, merah kehitam-hitaman, dan mudah berdarah seperti yang telah disebutkan diatas, atau menunjukkan tanda-tanda lain atau gejala dari periodontitis, segeralah periksa ke dokter gigi. Semakin cepat dilakukan perawatan, semakin baik kesempatan untuk mengembalikan kerusakan yang diakibatkan penyakit tersebut.

Apa saja pengobatan pada Periodontitis?

Pengobatan atau perawatan pada penderita Periodontitis dapat dilaukan dengan berbagai macam cara seperti:

  • Root planing: Root planing merupakan tindakan yang dilakukan dengan cara menghaluskan permukaan akar, dan mengecilkan penumpukan kalkulus lebih lanjut
  • Scaling: Scaling merupakan tindakan untuk menghilangkan kalkulus dan bakteri dari permukaan gigi dan di bawah gusi. Hal tersebut dapat dilakukan oleh dokter gigi dengan menggunakan instrumen atau perangkat ultrasonik

Jika terbentuk abses, dapat diberikan antibiotik ke dalam kantong atau lubang yang bisa dimasukkan filamen yang mengandung antibiotik sehingga obat bisa mencapai daerah yang sakit dalam konsentrasi yang tinggi. 

Jika pasien memiliki periodontitis yang mungkin tidak merespon atau tidak membaik dengan perawatan seperti yang telah disebutkan diatas dan kebersihan mulut yang baik. Pada kasus ini, pengobatan periodontitis mungkin memerlukan operasi gigi. Untuk itu tanyakan kembali ke dokter gigi Anda mengenai terapi atau perawatan yang tepat.

Bagaimana cara mencegah terjadinya Periodontitis?

Pencegahan terbaik adalah menjaga kebersihan mulut dan gigi. Cara menggosok gigi yang tepat dan benar diperlukan karena sikat gigi yang salah dengan arah horizontal akan menimbulkan abrasi/gigi terkikis maupun resesi gingiva/gusi melorot sehingga penyakit-penyakit periondontal atau jaringan penyangga gigi akan lebih mudah terjadi. Gunakan bulu sikat yang halus supaya tidak melukai gusi. Hendaknya sikat gigi diganti sekurang-kurangnya tiga bulan sekali, dengan demikian bulu sikat masih tetap efektif dalam membersihkan gigi.

Menggunakan dental floss atau benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi dengan teknik yang benar dan tepat perlu diperhatikan agar tidak melukai gusi dan membuat radang. Kontrol ke dokter gigi secara teratur adalah penting untuk mengetahui perubahan pada gigi dan gusi. Semoga bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit