Pemasangan Implan Gigi Palsu

Dipublish tanggal: Feb 26, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 24, 2019 Waktu baca: 3 menit
Pemasangan Implan Gigi Palsu

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Peamsangan implan gigi adalah teknik tindakan operasi untuk mengganti gigi yang telah tanggal dengan gigi palsu yang bersifat permanen dan bertujuan untuk mengembalikan fungsi gigi
  • Pada proses pemasangan implan gigi juga dapat menimbulkan beberapa risiko, antara lain pendarahan, pembengkakan, rasa nyeri, dan infeksi. Bahkan beberapa risiko lebih kronis mungkin terjadi walau sangat jarang seperti hilangnya respon pengecap, mati rasa,hingga kerusakan saraf gigi
  • Biaya implan gigi yang dikeluarkan tidaklah murah, bergantung pada klinik dokter gigi tempat pemasangan gigi implan serta berapa jumlah gigi implan. Karena proses pemasangan implan gigi juga membutuhkan waktu yang panjang

Implan gigi merupakan teknik operasi yang dilakukan oleh dokter gigi dengan menanamkan sekrup sebagai akar gigi ke dalam gusi di rahang atas atau bawah dan memasang gigi palsu sebagai pengganti susunan gigi yang telah hilang. 

Tujuan utama dari pemasangan implan gigi adalah untuk mengembalikan tekstur dan fungsi gigi menjadi semula dan memperbaiki tampilan estetik gigi. Pemasangan implan gigi sebenarnya perlu dilakukan pada lokasi gigi yang telah hilang atau ditambahkan dengan kerusakan saraf salah satu gigi yang berdampak pada rusaknya persarafan di gigi-gigi yang lain. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Pemasangan implan gigi berfokus pada hanya satu gigi tanpa keterlibatan gigi sehat lain sehingga tergolong aman. Tetapi jika dapat beberapa gigi yang rusak, maka diperlukan pemasangan sekrup tanam yang disesuaikan dengan lokasi dan bentuk rahang. 

Pada kondisi seperti ini, dokter gigi lebih memilih untuk melakukan dental bridge. Dental implan gigi terbuat dari bahan titanium yang sangat aman ketika dipasang pada rahang tanpa takut menimbulkan karat, menghindari munculnya karies dan terhindar dari infeksi.

Baca juga: Serba-Serbi Implan Gigi

Prosedur Pemasangan Implan Gigi Palsu

Sebelum melakukan pemasangan implan gigi, dokter gigi akan memeriksa lokasi gigi yang perlu dipasang gigi implan, melihat kondisi saraf dan tekstur rongga mulut, lalu mempersiapkan alat-alat untuk memulai operasi. 

Dokter gigi sebelumnya akan melakukan scaling gigi Anda untuk membersihkan karang sehingga mempermudah lapang pandang saat melakukan implan gigi. Saraf gigi yang rusak perlu di rawat dan dibersihkan terlebih dahulu sebelum pemasangan gigi implan. 

Dokter gigi tidak lupa untuk memberikan suntikan anestesi untuk mengurangi rasa nyeri. Setelah sterilisasi selesai, dokter gigi akan mempersiapkan sekrup yang ditanamkan di daerah gusi yang menuju ujung rahang. Pemasangan sekrup ini perlu dilakukan hati-hati agar sekrup dapat tegak lurus dan sejajar dengan gigi-gigi lainnya.  

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Sekrup yang sudah tertanam akan dibiarkan selama 3 hingga 6 bulan sampai tulang dan material implan dapat bersatu dan memberikan kekuatan untuk mempertahankan gigi baru yang akan dipasang. Gusi sekitar raham akan ditutup dan dijahit untuk menghindari infeksi. Terkadang prosedur ini membuat rasa nyeri sehingga dokter gigi meresepkan obat penahan nyeri yang dapat diminum.

Sekrup yang sudah ditanam maka akan dipasang healing cap yang berguna sebagai ujung kepala untuk memasang gigi palsu yang baru. Prosedur ini tidak membutuhkan waktu lama tetapi dengan melihat kondisi pemasangan sekrup sebelumnya. 

Jika hasil tidak tercapai, sekrup perlu dibuka kembali dan diganti dengan yang baru. Setelah sekrup sudah tertanam dengan maksimal, kemudian mahkota gigi sudah boleh dipasang untuk menggantikan gigi yang hilang. Gigi yang baru dibentuk agar disesuaikan dengan ukuran dan tekstur dengan gigi yang lain. Gigi Anda kembali seperti semula.

Resiko juga dapat timbul pada proses pemasangan implan gigi antara lain pendarahan, bengkak, nyeri, dan infeksi, Resiko lebih kronis namun jarang terjadi antara lain hilang respon pengecap, mati rasa, kerusakan saraf gigi, kerusakan rahang, spasme otot rahang, dan infeksi nasal.

Baca juga: Ingin Pasang Gigi Palsu Permanen (Implan)? Waspadai Efek Sampingnya

Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Pemasangan Implan Gigi

Banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda meyakinkan diri untuk melakukan implan gigi. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum pemasangan implan gigi adalah: 

  1. Biaya implan gigi
  2. Waktu pemasangan implan gigi
  3. Komplikasi pemasangan implan gigi
  4. Kondisi kesehatan

Harga implan gigi yang dikeluarkan tidaklah murah bergantung pada klinik dokter gigi tujuan Anda. Setiap biaya implan gigi yang dikeluarkan antara pasien yang berbeda tidaklah sama karena perlu dilihat dari kondisi dan berapa jumlah gigi implan.

Prosedur dan pemasangan implan gigi biasanya membutuhkan waktu hingga 1 tahun jika tanpa timbul komplikasi. Mengingat dari teknik operasi yang perlu dilakukan secara hati-hati dan pemeliharaan sekrup tanam agar dapat beradaptasi dengan rahang dan mulut. Hampir semua operasi akan menimbulkan resiko walau itu jarang terjadi. Anda diharapkan untuk menentukan dokter gigi yang berkompeten untuk memperbaiki masalah gigi Anda.

Untuk melakukan prosedur pemasangan implan gigi, dokter gigi akan memeriksan kesehatan Anda baik secara fisik ataupun pada kondisi gigi dan mulut sendiri. Kondisi yang buruk pada gigi dan mulut seperti sakit gigi, gigi berlubang, dan struktur rahang yang bermasalah perlu dilakukan intervensi sehingga tidak menganggu pemasangan implan gigi.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What are dental implants? Types, procedures, and more. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/327515.php)
Endosteal Implant: Dental Implant Types and Procedures. Healthline. (https://www.healthline.com/health/endosteal-implant)
Dental Implants: Surgery, Advantages, Risks, and Insurance Questions. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-implants)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app