Gigi Atau Gusi Bernanah - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 341.701 orang

Siapa saja termasuk Anda pasti akan sangat khawatir ketika melihat ada nanah pada gigi/gusi Anda. Sering kali gusi bernanah disertai dengangt;pembengkakan dan rasa sakit. Nanah bisa saja terlihat jelas mengalir di sela-sela gigi Anda atau mungkin tersembunyi di dalam gusi Anda yang bengkak.


Nanah tersebut terbentuk melalui proses tubuh Anda dalam melawan infeksi. Sistem kekebalan tubuh Anda untuk melawan bakteri dan proses akhir dari proses terbentuklah nanah. Nanah mengandung sel hidup dan mati serta enzim. Nanah yang tak bisa keluar dan tersimpan di dalam rongga jaringan (abses) akan menimbulkan masalah.

Abses dapat terbentuk di hampir setiap bagian tubuh. Terkhusus pada mulut, dapat terjadi di gusi (gusi bernanah), gigi atau akar gigi.

Apakah penyebab Gigi/Gusi Bernanah?

Gigi/gusi bernanah disebabkan karena adanya bakteri yang berkumpul di dalam mulut Anda. Ada beberapa kondisi yang membuat bakteri mudah masuk ke dalam mulut Anda dan menjadi faktor pemicu dari gusi bernanah dan bengkak, antara lain:

  • Penyakit gusi
    Penyakit Gusi disebabkan oleh penumpukan plak di sekitar gusi. Peradangan yang disebabkan bakteri dalam plak bisa terasa menyakitkan dan mengakibatkan gusi membengkak, merah, dan berdarah. Ini juga dapat menyebabkan pembusukan gigi dan gusi menjadi lebih sensitif. Kondisi ini disebut dengan Gingivitis.
  • Jika Eingivitis tidak diobati, maka Anda dapat terkena penyakit gusi bernanah atau abses gusi. Ini akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri gigi dan membuat mulut Anda berbau.
  • Karies gigi
  • Karies gigi atau gigi busuk merupakan kondisi sebelum terbentuknya gigi berlubang. Rongga kecil pada lapisan terluar gigi (Enamel) biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, tapi begitu pembusukan menembus melalui email gigi dan memengaruhi lapisan bagian dalam gigi, gigi akan menjadi sangat sensitif.

    Jika karies gigi semakin parah, pembusukan terjadi lebih dalam lagi hingga ke pulpa. Hal ini mengakibatkan Anda dapat merasakan sakit intens yang tajam. Infeksi dari pembusukan gigi ini dapat menyebabkan gusi Anda bernanah atau abses di bawah akar gigi dan kematian gigi.
  • Oral fistula
  • Oral Fistula adalah adanya rongga atau saluran abnormal di sekitar gigi hingga ke dalam gigi yang diakibatkan gigi berlubang atau peradangan gigi. Dalam kasus gigi berlubang, infeksi bakteri dan sisa makanan yang masuk ke dalam gigi berlubang dapat memicu terjadinya peradangan di sekitar akar gigi dan gusi, sehingga dapat menyebabkan Fistula.

    Gigi berlubang yang mengandung bakteri akan menyebabkan gusi bernanah atau penumpukan nanah di bagian mulut.

Apakah gejala pada Gigi/Gusi Bernanah?

Gejala utama adalah nyeri berdenyut yang tidak kunjung mereda. Pada awalnya, gigi Anda akan sensitif terhadap panas dan tekanan pada  saat mengunyah. Kemudian, bisa timbul demam.

Kelenjar getah bening di bawah rahang atau di leher mungkin membengkak dan sakit. Anda juga mungkin merasa nyeri di daerah sinus (sekitar pipi depan dekat hidung). Terlihat bahwa gusi mengalami pembengkakan dan memerah, selang beberapa hari ketika Anda raba gusi yang bengkak akan terasa lunak yang menandakan adanya cairan nanah di balik gusi Anda.

Jika gelembung gusi (abses) terbuka atau pecah, maka keluarlah cairan berbau busuk berwarna kekuningan, jelas sudah inilah gusi bernanah.

Bagaimana cara mengobati Gigi/Gusi Bernanah?

Pengobatan yang diperlukan jika Anda memiliki gusi bernanah adalah segera hubungi dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Dokter gigi Anda juga mungkin akan memberikan obat penghilang rasa nyeri dan antibiotik. Berikut tindakan perawatan yang dapat Anda peroleh dari dokter gigi Anda.

  • Drainase abses
  • Nanah yang muncul harus disayat supaya terbuka sehingga nanah yang mengandung bakteri bisa keluar dan kering. Untuk prosedur ini, Anda mungkin diberikan bius lokal.
  • Perawatan akar kanal gigi
  • Perawatan saluran akar kanal gigi dilakukan jika infeksi disebabkan dari gigi yang berlubang atau kematian gigi. Gigi yang mati akan dilubangi agar nanahnya bisa kelar. Jaringan yang rusak akan disingkirkan dari pulpa gigi. Kemudian untuk mencegah infeksi, bagian yang berlubang akan ditambal.

    Nanah pun akan mengering dan lubang dibersihkan. Permukaan akar gigi akan dihaluskan dengan scaling di bawah tepi gusi. Hal ini akan membantu penyembuhan gigi Anda dan mencegah infeksi.
  • Mencabut gigi yang terinfeksi
  • Ini dilakukan jika perawatan  akar kanal gigi tidak berhasil. Atau jika gigi telah mengalami pembusukan dan rusak, sehingga perlu dilakukan pencabutan pada gigi Anda.
  • Obat penghilang rasa sakit
  • Obat penghilang rasa sakit dapat membantu mengurangi rasa sakit saat Anda sedang menunggu perawatan. Obat penghilang rasa sakit hanya ada untuk mengurangi rasa sakit dan tidak bisa menggantikan kunjungan Anda ke dokter gigi.

    Aspirin, Ibuprofen atau Paracetamol adalah obat penghilang rasa sakit yang efektif. Namun, ada beberapa aturan dalam mengonsumsi obat-obatan tersebut. Jika memiliki (atau punya riwayat) asma dan maag, Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi ibuprofen.

    Anak di bawah usia 16 tahun dan wanita hamil atau sedang menyusui tidak dibolehkan mengonsumsi aspirin. Konsumsi obat penghilang rasa sakit ini harus sesuai anjuran dari dokter gigi Anda.
  • Antibiotik
  • Dokter gigi mungkin akan memberikan antibiotik untuk mencegah penyebaran infeksi dan dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat penghilang rasa sakit. Namun ini bukan merupakan pengobatan untuk menuntaskan gusi bernanah, hanya dapat mengurangi efek dan penyebaran infeksi. Konsumsi antibiotik sesuai anjuran dokter gigi Anda.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit