Genoint Salep Kulit: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 24, 2020 Tinjau pada Jul 26, 2019 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Genoint salep adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit kulitakibat infeksi oleh bakteri yang peka, seperti eksim, furunkulosis, dermatitis seboroik, hingga cantengan.
  • Dosis Genoint salep adalah oelskan tipis-tipis pada kulit yang terinfeksi sebanyak 3-4 kali sehari.
  • Jika ingin digunakan untuk mengobati impetigo contagiosa (bisul), bersihkan kerak terlebih dahulu sebelum mengoleskan salep ke kulit.
  • Waspadai efek samping Genoint salep berupa kemerahan dan gatal (pruritus). Konsultasikan ke dokter jika efek samping berlanjut.
  • Klik untuk mendapatkan Genoint Salep atau obat kulit lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD.

Genoint salep adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit kulit akibat infeksi oleh bakteri yang peka. Genoint salep mengandung gentamicin, obat yang termasuk antibiotik golongan aminoglikosida. 

Mengenai Genoint Salep Kulit

Pabrik

Erela

Golongan

Harus dengan resep dokter

Kemasan

Genoint salep dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut:

  • Tube 15 gram salep

Kandungan

Tiap kemasan Genoint salep mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

Mekanisme kerja Genoint Salep Kulit

Cara kerja Genoint Salep Kulit dipengaruhi oleh kandungan bahan aktifnya, yakni gentamicin. Gentamicin adalah antibiotika golongan aminoglikosida yang digunakan secara luas terutama untuk mengobati infeksi-infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram negatif, seperti  Pseudomonas, Proteus, Serratia, dan Staphylococcus. 

Gentamicin juga digunakan untuk septikemia (keracunan darah oleh bakteri patogenik dan atau zat-zat yang dihasilkan oleh bakteri tersebut), meningitis (radang selaput otak), infeksi saluran kemih, saluran pernafasan, saluran pencernaan, infeksi pada kulit, tulang, dan jaringan lunak.

Gentamicin tidak digunakan untuk infeksi yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae, Neisseria meningitidis atau infeksi bakteri Legionella pneumophila (karena berisiko pasien akan mengalami shock dari lipid A endotoksin  yang ditemukan dalam organisme bakteri gram negatif tertentu). Gentamicin juga berguna melawan Yersinia pestis dan Francisella tularensis.

Manfaat Genoint Salep Kulit

Kegunaan Genoint Salep adalah untuk mengobati berbagai infeksi bakteri pada kulit:

  • Infeksi primer kulit: impetigo contagiosa, folikulitis superfisial, ecthyma, furunkulosis, sycosis barbae, dan pioderma gangrenosum.
  • Infeksi kulit sekunder: dermatitis eczematoid yang menular, jerawat, psoriasis pustular, dermatitis seboroik yang disertai infeksi, dermatitis kontak yang disertai infeksi, laserasi terinfeksi, kista kulit dan abses kulit lainnya bila didahului dengan insisi dan drainase, paronychia, borok stasis / kulit yang terinfeksi, luka bakar dangkal yang disertai infeksi, termasuk infeksi setelah gigitan serangga.

Kontraindikasi

Efek Samping Genoint Salep Kulit

Efek samping Genoint Salep yang mungkin terjadi adalah terjadinya iritasi ringan pada kulit, seperti kemerahan (erythema) dan gatal (pruritus).

Dosis Genoint Salep Kulit

Genoint salep diberikan dengan dosis berikut:

  • Oleskan pada kulit yang terinfeksi 3-4 x sehari

Interaksi Genoint Salep

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, obat tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun yang membahayakan tubuh.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan pada dokter sebelum menggunakan Genoint Salep.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan Genoint Salep adalah sebagai berikut:

  • Obat ini hanya ditujukan untuk mengobati infeksi pada kulit. Hindari kontak dengan mata.
  • Genoint salep adalah obat yang termasuk bakterisida, sehingga tidak efektif untuk infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur atau virus.
  • Penggunaan antibiotik topikal bisa menimbulkan superinfeksi (pertumbuhan kuman secara tidak normal) oleh bakteri, jamur, virus atau kuman-kuman non peka lainnya. Selain itu, obat-obat antibiotik topikal juga bisa menimbulkan iritasi kulit. Jika superinfeksi dan atau iritasi kulit terjadi, segera hentikan pemakaian obat.
  • Jika obat ini digunakan untuk mengobati impetigo contagiosa (bisul), bersihkan kerak terlebih dahulu sebelum diaplikasikan pada kulit untuk memungkinkan kontak yang maksimal.
  • Jangan digunakan untuk pengobatan jangka panjang.
  • Genoint salep bisa menyebabkan kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, sehingga lebih mudah terbakar. Gunakan obat ini hanya pada area terinfeksi (jangan pada area yang luas), dan hindari kontak langsung dengan sinar matahari.

Penggunaan Genoint Salep oleh wanita hamil

FDA di Amerika Serikat (setara BPOM di Indonesia) menggolongkan gentamicin ke dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Gunakan dengan hati-hati jika manfaat lebih besar daripada risiko. Penelitian pada hewan menunjukkan risiko dan penelitian pada manusia tidak tersedia atau penelitian pada hewan maupun manusia tidak dilakukan.

Dengan demikian, maka penggunaan obat ini oleh wanita hamil perlu dilakukan secara hati-hati di bawah rekomendasi dokter, terutama penggunaan dalam dosis besar atau periode waktu yang lama.

Artikel terkait:


6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Gentamicin: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution. MIMS.com Indonesia. (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/gentamicin?mtype=generic)
Gentamicin Injection (Garamycin) Uses, Side Effects & Dosage. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/gentamicin-injection/article.htm)
Gentamicin Injection. MedlinePlus. (https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682275.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app