Efavirenz​: Manfaat, Efek Samping dan, Dosis

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.115.081 orang

Obat efavirenz merupakan salah satu obat yang digunakan pada terapi pencegahan HIV/AIDS. Obat ini sudah dikenal cukup lama dan menjadi terapi utama pada penyakit HIV. Obat ini juga diberikan secara kombinasi dengan obat antiretoviral lainnya seperti tenofovir dan emitricitabine.

Obat efavirenz meruapkan golongan Non- Nucleoside RTIs dari kelas antiretroviral. Obat ini bertugas menghambat enzim reverse transcriptase yang merupakan enzim virus utama yang mengubah RNA menjadi DNA. Sebagai terapi antiretroviral atau HAART, obat efivarenz diberikan sebagai terapi kombinasi bersamaan dengan penghambat reverse transcriptase dan penghambat protease.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Efavirenz menghambat aktivitas RNA DNA polymerase. Obat ini menghambat reverse transcriptase dan berinteraksi dengan salinan DNA virus. Sayangnya obat ini hanya menghambat replikasi sel tanpa menghapuskan virus HIV di dalam tubuh.

Manfaat Efavirenz

Manfaat utama dari efavirenz adalah sebagai terapi aktif antiretroviral guna mencegah transmisi virus HIV ke orang lain dan mencegah replikasi.

Virus HIV (Human Immunodeviciency Virus) merupakan penyebab penyakit AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome di mana terjadi penurunan kekebalan tubuh akibat daya tahan tubuh yang rusak akibat infeksi. 

Penyakit AIDS menganggu imun. Meningkatnya infeksi HIV mengakibatkan tubuh menjadi rentan terkena infeksi yang berkembang menjadi AIDS. Gejala yang ditimbulkan dari infeksi virus HIV akan terlihat dalam rentang waktu 8 hingga 10 tahun yang dibagi menjadi stadium infeksi.

Gejala HIV berdasarkan perkembangan penyakit melalui tahap stadium:

Efek samping obat Efavirenz

Obat efavirenz memiliki beberapa efek samping yang ringan hingga berat bergantung pada sistem imunologi masing-masing penderita. Salah satu efek samping tersering yaitu gangguan sistem saraf pusat.  Efek samping yang dapat ditimbulkan antara lain:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Gangguan tidur seperti insomnia, mimpi buruk, sulit memulai tidur
  • Kepala pusing
  • Vertigo
  • Pandangan kabur
  • Cemas
  • Nyeri perut
  • Urin berwarna gelap
  • Kelelahan
  • Gangguan ingatan
  • Depresi
  • Kejang
  • Peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida di dalam darah

Perhatian khusus sebelum menggunakan Efavirenz

Informasi penting yang perlu diketahui sebelum mengonsumsi efavirenz antara lain:

  • Penyakit gangguan organ hati seperti infeksi virus hepatitis B dan infeksi virus hepatitis C tidak boleh mengonsumsi efavirenz karena dapat berdampak pada peningkatan tes fungsi hati dan meningkatkan resiko keparahan organ hati saat mengonsumsi efavirenz
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada pasien alergi efavirenz
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui
  • Pasien wanita tidak boleh hamil hingga 12 minggu setelah pemberhentian obat
  • Obat efavirenz dapat beresiko mengurangi efek obat-obatan untuk kontrol kelahiran seperti pil KB dan hormon
  • Perhatian khusus terhadap dosis efavirenz apabila digunakan bersamaan dengan rifampin
  • Obat ini tidak boleh diberikan bersamaan dengan obat antijamur seperti ketokonazole, itraconazole

Dosis dan cara penggunaan obat Efavirenz

Obat efavirenz tersedia dalam bentuk 50 mg dan 100 mg kapsul serta sediaan 600 mg dalam bentuk tablet. Obat ini harus diminum dalam keadaan perut kosong atau sebelum makan. Obat ini biasanya dikombinasikan dengan obat lainnya seperti tenofovir dan emitricitabine.

Pemberian efavirenz dilarang pada anak usia di bawah 3 bulan atau berat badan lebih dari 3,5 kilogram. Untuk anak-anak diberikan mulai dari 100 mg hingga 600 mg disesuaikan dengan berat badan. Hingga saat ini penggunaan dosis kapsul 400 mg lebih banyak dipilih dan lebih mudah ditoleransi dibandingan dosis tablet 600 mg.

Obat juga perlu ditambah dengan obat HIV lainnya dapat memiliki kesempatan lebih tinggi dalam mencegah penyebaran dan perkembangan virus. Simpan obat di dalam suhu ruangan, obat harus dalam keadaan tertutup dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp