Dampak Permen Karet Bagi Kesehatan

Permen karet dapat menjadi bahan untuk mengendalikan nafsu makan Anda serta membuat pikiran menjadi lebih tajam dan fokus ketika melakukan aktivitas. Sayangnya, meskipun permen karet mempunyai dampak positif bagi tubuh Anda, makanan manis dengan bentuk yang menarik ini juga mempunyai dampak negatif.
Dipublish tanggal: Jul 4, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Dampak Permen Karet Bagi Kesehatan

Permen karet bukan merupakan sesuatu yang asing bagi banyak orang. Mempunyai tekstur yang kenyal dan rasa manis yang bervariasi, permen karet menjadi salah satu permen yang paling banyak diminati. 

Selain itu, permen karet dapat menjadi bahan untuk mengendalikan nafsu makan Anda serta membuat pikiran menjadi lebih tajam dan fokus ketika melakukan aktivitas. 

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Sayangnya, meskipun permen karet mempunyai dampak positif bagi tubuh Anda, makanan manis dengan bentuk yang menarik ini juga mempunyai dampak negatif. Kebiasaan mengunyah permen karet dengan jangka waktu yang cukup lama dapat mengakibatkan efek yang buruk bagi kesehatan.

Beberapa efek dari mengkonsumsi permen karet adalah sebagai berikut: 

1. Rutin mengkonsumsi makanan cepat saji

Pengaruh dari kebiasaan mengunyah permen karet mengakibatkan Anda tidak sering merasa lapar dan menurunkan nafsu untuk ngemil terus. 

Meskipun mampu mengendalikan nafsu makan Anda, Department of Exercise and Nutrition Sciences di Amerika Serikat menyatakan bahwa permen karet membuat Anda lebih condong untuk mengonsumsi makanan cepat saji. 

Akibatnya, Anda akan mengalami kekurangan asupan makanan-makanan yang bergizi. Hal ini disebabkan karena varian rasa permen karet umumnya berupa rasa buah dan mint mengakibatkan rasa sayur dan buah-buahan menjadi pahit. 

Sebaliknya, makanan cepat saji akan terasa lebih nikmat daripada sayuran dan buah-buahan. 

2. Menimbulkan gangguan pada sendi rahang 

Posisi mengunyah permen karet setiap individu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Ada yang mengunyah dengan menggunakan sisi kanan rahang, ada pula yang menggunakan sisi kiri rahang untuk menikmati permen karet. 

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Posisi mengunyah permen karet dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada rahang. Selain itu, waktu maksimal untuk mengunyah permen karet adalah sepuluh menit. Apabila lebih dari itu, maka rahang akan mengalami gangguan pada fungsinya. 

Selain itu, kemungkinan besar Anda akan mengalami gangguan pada sendi rahang apabila Anda merupakan penikmat permen karet dengan jangka waktu yang cukup lama. Gangguan ini akan merambat pada beberapa gangguan lainnya seperti sakit kepala, nyeri rahang, nyeri telinga dan sakit gigi

3. Diare 

Dalam British Medical Journal, sebuah studi di Jerman mengungkapkan bahwa permen karet mempunyai efek yang sama seperti obat pencahar

Hal ini sebabkan karena permen karet mengandung pemanis buatan yang disebut sorbitol yang dapat menimbulkan sakit perut yang parah seperti diare dan dehidrasi

Bagi Anda yang mungkin sering terkena diare, sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan mengkonsumsi permen karet agar terhindar dari nyeri perut yang menjengkelkan. 

4. Gangguan Digestif 

Risiko mengalami gangguan pencernaan juga merupakan akibat dari kebiasaan konsumsi permen karet yang berlebihan. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Digestif dapat berupa perut kembung, dimana udara yang masuk akan semakin banyak sehingga perut Anda menjadi kembung; sakit perut, dan asam lambung yang berlebihan karena tidak ada satupun makanan yang masuk dalam tubuh Anda. 

Anda juga berisiko terkena penyakit irritable bowel syndrome (IBS) dimana Anda akan mengalami gangguan pencernaan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Penyakit yang menyerang usus besar ini juga dapat muncul tiba-tiba dengan waktu yang cukup lama. 

IBS akan membuat Anda kehilangan berat badan, ambeien, debaran jantung yang berlebihan, dan benjolan pada perut. Segeralah memeriksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami hal-hal tersebut agar mendapat pertolongan yang cepat dan tepat. 

5. Kerusakan pada gigi 

Gigi kita sangat sensitif dengan berbagai makanan yang bersifat manis. Permen karet adalah salah satunya karena mengandung bahan pengawet dan juga pemanis. Kebiasaan mengunyah permen karet membuat zat-zat pengawet menempel pada gigi Anda yang nantinya akan merusak gigi Anda sendiri. 

Selain itu, bahan pengawet juga menimbulkan erosi gigi, bahkan gigi berlubang

Selain itu, permen karet juga dapat menimbulkan rasa ngilu pada gigi Anda. Segera periksakan gigi Anda ke dokter gigi agar mendapatkan penanganan yang serius sehingga Anda dapat menghindari kerusakan yang lebih lanjut. 

Meskipun mengunyah permen karet dapat membuat Anda menghindari rasa jenuh, tetap saja dampak yang ditimbulkan oleh kebiasaan menikmati permen karet dalam waktu yang lama berbahaya bagi kesehatan Anda sendiri. 

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Smith, Andrew & Woods, Martin. (2012). Effects of chewing gum on the stress and work of university students. Appetite. 58. 1037-40. 10.1016/j.appet.2012.02.054. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/221688286_Effects_of_chewing_gum_on_the_stress_and_work_of_university_students)
Chewing gum health scare. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/news/food-and-diet/chewing-gum-health-scare/)
Chewing gum--facts and fiction: a review of gum-chewing and oral health. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10759416)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app