HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Cytopenia - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Apr 27, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Cytopenia adalah suatu kondisi ketika salah satu atau lebih komponen sel darah Anda lebih rendah dari kondisi normal. Darah Anda terdiri dari tiga bagian utama.

  • Sel darah merah, juga disebut eritrosit, yang berfungsi untuk membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh Anda.
  • Sel darah putih, atau leukosit, melawan infeksi dan melawan bakteri tidak sehat.
  • Trombosit yang berfungsi untuk menghentikan proses pendarahan.

Jika salah satu dari komponen ini mengalami penurunan, Anda mungkin menderita suatu kondisi yang disebut dengan Cytopenia. Ada beberapa jenis cytopenia. Setiap jenis ditentukan oleh bagian darah yang mengalami penurunan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19
  • Anemia terjadi ketika sel darah merah Anda rendah.
  • Leukopenia adalah tingkat sel darah putih yang rendah.
  • Trombocytopenia adalah kondisi kekurangan trombosit.
  • Pancytopenia adalah kondisi dimana ketiga komponen darah mengalami penurunan.

Apa penyebab terjadinya Cytopenia?

Kemungkinan penyebab cytopenia sangat kompleks dan bervariasi. Di antaranya adalah kerusakan perifer, infeksi, dan efek samping dari pengobatan. Dua jenis cytopenia yang terkait dengan penyebab yang mendasari jumlah sel darah rendah adalah cytopenia autoimun dan cytopenia refrakter.

Cytopenia Autoimun

Cytopenia autoimun disebabkan oleh penyakit autoimun. Tubuh Anda menghasilkan antibodi yang melawan dan menghandcurkan sel-sel darah yang sehat.

Cytopenia Refraktori

Cytopenia refraktori terjadi ketika sumsum tulang Anda tidak menghasilkan sel darah yang matang dan sehat. Cytopenia refraktori dapat disebabkan oleh penyebab seperti kanker, leukemia atau kondisi sumsum tulang lainnya.

Berdasarkan komponen yang mengalami penurunan, cytopenia juga memiliki penyebab yang berbeda-beda.

Penyebab penurunan sel darah merah / anemia meliputi:

  • Kekurangan asupan zat besi
  • Mengalami  perdarahan
  • proses penghancuran sel darah merah yang terlalu cepat
  • produksi sel darah merah dari sumsum tulang yang abnormal

Penyebab penurunan sel darah putih / leukopenia meliputi:

Penyebab penurunan trombosit / thrombocytopenia meliputi:

Pada kasus cytopenia, bahkan para ahli sekalipun tidak dapat menemukan penyebab yang mendasarinya. Faktanya, dokter tidak dapat menemukan penyebab pada sekitar setengah dari orang-orang dengan pancytopenia (berkurangnya seluruh komponen darah). 

Ketika suatu penyebab tidak diketahui, kondisi ini disebut cytopenia idiopatik.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Apakah Cytopenia dapat dicegah?

Pencegahan cytopenia bervariasi tergantung dari jenis sel darah yang mengalami penurunan jumlah.

  • Pencegahan anemia dapat dilakukan dengan mendapatkan asupan asam folat, vit B12, zat besi, kalsium, vitamin D dan vitamin C yang cukup, terutama pada ibu hamil dan anak-anak.
  • Pencegahan leukopenia dapat dilakukan dengan melakukan perawatan rutin jika Anda menderita penyakit kronis seperti HIV atau TBC.
  • Pencegahan thrombocytopenia melakukan perawatan yang adekuat jika Anda menderita penyakit seperti demam berdarah dengue dan lebih berhati-hati terhadap penggunaan obat-obatan yang dapat memicu kondisi ini.

Penanganan apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kondisi Cytopenia?

Diagnosa

Sebelum melakukan pengobatan, Anda harus terlebih dahulu memastikan bahwa gejala yang Anda alami disebabkan oleh cytopenia. Dokter akan melakukan pemeriksaan seperti :

  • Pemeriksaan darah lengkap yang bertujuan untuk mengetahui jumlah sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. Jika hasilnya menunjukkan angka yang rendah untuk setiap bagian dari darah Anda, dokter Anda kemudian dapat memesan tes lain untuk mendiagnosis penyebab yang mendasari atau mencari penjelasan potensial.
  • Biopsi sumsum tulang dan aspirasi sumsum tulang dapat dilakukan untuk mencari tahu kelainan pada sumsum tulang dan produksi sel darah Anda.

Pemeriksaan-pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mengkonfirmasi atau menyingkirkan penyakit sumsum tulang atau masalah kesehatan lain yang dapat menyebabkan penurunan jumlah sel darah.

Pengobatan Cytopenia

Perawatan untuk cytopenia tergantung pada penyebabnya. Untuk cytopenia yang disebabkan oleh kanker atau leukimia, perawatan kemoterapi untuk penyakit ini juga dapat mengobati sel darah rendah. Namun, efek samping dari kemoterapi adalah menyebabkan jumlah sel darah yang lebih rendah.

Kortikosteroid seringkali merupakan pengobatan lini pertama untuk beberapa jenis cytopenia. Banyak pasien memberikan respon yang baik terhadap perawatan menggunakan kortikosteroid. 

Namun, beberapa diantaranya mungkin mengalami kekambuhan atau tidak merespon pengobatan sama sekali. Jika hal ini terjadi, beberapa opsi perawatan yang lebih agresif dapat dilakukan.Contohnya:

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Pada kebanyakan kasus, cytopenia yang mendapatkan perawatan yang adekuat memiliki tingkat kesembuhan yang memuaskan. 

Contohnya pada kasus anemia, orang dengan anemia dapat mengatasi gejala anemia dengan meningkatkan asupan zat besi dari makanan seperti daging merah, kerang, dan kacang-kacangan.

Namun, beberapa penyebab cytopenia memerlukan perawatan yang lebih serius dan lebih lama. Contohnya pada kasus kanker dan leukimia. 

Untuk orang-orang yang didiagnosis dengan penyebab mendasar yang serius, tingkat kesembuhan seringkali tergantung pada tingkat keparahan kondisi dan seberapa baik perawatan yang dijalani.


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app