Central Pain Syndrome : Penyebab,Gejala,dan Pengobatannya

Update terakhir: Apr 22, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.100.560 orang

Central pain syndrome adalah kelainan neurologis yang langka yang disebabkan oleh kerusakan atau disfungsi jalur penghilang rasa sakit dari sistem saraf pusat (di otak, batang otak, dan sumsum tulang belakang).

Mengenai Central pain syndrome

Gejala central pain syndrome dapat sangat bervariasi dari satu orang ke orang lain, sebagian karena penyebabnya mungkin berbeda. Gejala primer adalah rasa sakit dan kehilangan sensasi, biasanya di wajah, lengan, dan / atau kaki. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Rasa sakit atau tidak nyaman mungkin dirasakan setelah disentuh, atau bahkan tanpa adanya pemicu.

Gangguan ini dapat terjadi pada orang yang mengalami - atau yang pernah mengalami - stroke, multiple sclerosis, penyakit Parkinson, tumor otak, amputasi tungkai, cedera otak, atau cedera saraf tulang belakang. 

Ini dapat berkembang berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah cedera atau kerusakan pada SSP

Apa yang menyebabkan Central Pain syndrome

Central pain syndrome mengacu pada rasa sakit yang berasal dari otak dan bukan dari saraf perifer, yang berada di luar otak dan sumsum tulang belakang..

Nyeri biasanya merupakan respons protektif terhadap rangsangan berbahayaTidak ada rangsangan berbahaya yang menyebabkan rasa sakit yang terjadi pada CENTRAL PAIN SYNDROME

Sebaliknya, cedera pada otak menciptakan persepsi rasa sakit. Cedera ini biasanya terjadi di thalamus, suatu struktur di dalam otak yang memproses sinyal sensorik ke bagian otak lainnya. Kondisi paling umum yang dapat menyebabkan CENTRAL PAIN SYNDROME meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01
  1. pendarahan otak
  2. Stroke
  3. multiple sclerosis
  4. tumor otak
  5. aneurisma
  6. cedera tulang belakang
  7. cedera otak traumatis
  8. epilepsi
  9. Penyakit Parkinson
  10. prosedur bedah otak

Apa saja gejala Central Pain syndrome

Gejala utama CENTRAL PAIN SYNDROME adalah nyeri. Rasa sakit sangat bervariasi di antara individu. Satu atau beberapa gejala yang muncul pada Central pain syndrome antara lain Nyeri konstan yang terbatas dan dapat menyebar

  1. Rasa sakit seperti terbakar atau ditusuk-tusuk
  2. Rasa mati rasa yag hilang timbul
  3. Rasa seperti disayat-sayat atau disobek

Rasa sakit bahkan dapat digambarkan sebagai penderitaan oleh beberapa orang. Dalam kasus yang parah, Keparahan rasa sakit biasanya terkait dengan penyebab cedera atau kerusakan sistem saraf pusat (SSP). 

Nyeri biasanya konstan, intensitasnya sedang hingga berat, dan sering diperburuk oleh sentuhan, gerakan, emosi, dan perubahan suhu (biasanya suhu dingin).

Bagaimana cara mencegah Central Pain syndrome

Antidepresan trisiklik seperti nortriptyline atau antikonvulsan seperti neurontin (gabapentin) dapat bermanfaat. Menurunkan tingkat stres tampaknya mengurangi rasa sakit.

Selain itu perubahan gaya hidup dan pola aktivitas juga harus dijaga. Aktivitas yang terlalu berat harus dihindari apalagi adanya terakit usia yang semakin tua. Riwayat penyakit tulang dan sendi juga harus diperhatikan guna mencegah terjadinya cedera berulang dan memicu CENTRAL PAIN SYNDROME.

Bagaimana cara mengobat Central pain syndrome

Metode perawatan dapat bervariasi tergantung pada penyebab kerusakan neurologis. Obat penghilang rasa sakit (analgesik) seringkali hanya sedikit meredakan gejala.

Secara umum, manajemen lini pertama meliputi penggunaan antidepresan trisiklik seperti nortriptyline, antikonvulsan seperti gabapentin, atau lidokain topikal. 

Manajemen lini kedua melibatkan penggunaan analgesik opioid seperti tramadol, bersama dengan obat lini pertama. Manajemen lini ketiga mungkin termasuk obat antidepresan atau antikonvulsan lainnya. 

 Menurunkan tingkat stres dan mengurangi aktivitas anggota gerak tampaknya dapat mengurangi rasa sakit. Pengobatan alternatif lain seperti pemberian blokade simpatis (sejenis blok saraf) dan blok guanethidine, serta evaluasi dan perawatan psikologis. 

Teknik pembedahan seperti stereotactic radiosurgery atau Transcutaneous electrical nerve stimulation juga dapat membantu mengurangi kerusakan, namun metode ini jarang digunakan atau hanya pada kasus berat saja.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit