Cara Atasi Demam: Dari Kompres Hingga Obat Penurun Demam

Penanganan paling sederhana yang sering dilakukan adalah dengan mengompres tubuh agar suhu menurun. Selain itu, pemberian obat penurun panas juga menjadi pilihan untuk menurunkan suhu tubuh. Lantas, seperti apakah cara kompres maupun pemberian obat penurun panas yang tepat? Berikut ulasannya.
Dipublish tanggal: Agu 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 17, 2020 Waktu baca: 2 menit
Cara Atasi Demam: Dari Kompres Hingga Obat Penurun Demam

Demam merupakan kondisi tubuh mengalami kenaikan suhu sehingga melebihi suhu normal. Demam muncul karena tubuh sedang bekerja memberikan pertahanan terhadap serangan berbagai virus maupun infeksi oleh bakteri

Ketika demam dialami seseorang, suhu tubuh bisa meningkat mencapai 38 derajat Celcius. 

Selain disebabkan oleh serangan bakteri maupun virus, suhu tubuh bisa meningkat karena beberapa alasan seperti dehidrasi, terkena paparan sinar matahari berlebihan, setelah pemberian imunisasi maupun akibat konsumsi obat tertentu.

Banyak penanganan demam yang bisa dilakukan. Penanganan paling sederhana yang sering dilakukan adalah dengan mengompres tubuh agar suhu menurun. Selain itu, pemberian obat penurun panas juga menjadi pilihan untuk menurunkan suhu tubuh. 

Lantas, seperti apakah cara kompres maupun pemberian obat penurun panas yang tepat? Berikut ulasannya.

Panduan pemberian kompres demam yang benar

Demam yang belum terlalu parah sebenarnya bisa diatasi dengan sederhana, misalnya banyak mengkonsumsi air putih. Demam yang disebabkan oleh dehidrasi maupun terkena paparan sinar matahari berlebih dapat menurun dengan beristirahat dan minum air putih. 

Selain minum air putih, pemberian kompres demam juga bisa menjadi salah satu cara meredakan demam.

Kompres demam sendiri bukan metode pengobatan untuk mengobati penyebab demam. Kompres hanya berfungsi untuk menurunkan suhu pada tubuh. Sehingga, apabila sistem kekebalan tubuh tidak cukup kuat untuk mengatasi serangan bakteri maupun virus dari luar, demam dapat muncul kembali setelah dikompres.

Panduan kompres untuk demam yang tepat adalah dengan mencelupkan kain ke dalam air yang bersuhu kamar (tidak terlalu dingin maupun panas). Kemudian kain tersebut diperas hingga air tidak menetes. 

Setelahnya tinggal letakkan kain tersebut di atas kulit. Jangan gunakan kain yang direndam air dingin ataupun air es karena akan membuat tubuh yang panas menjadi kaget.

Ketika demam dan ingin mandi, disarankan untuk mengelap tubuh dengan air hangat. Jangan mandi dengan air dingin karena bisa menyebabkan tubuh menggigil.

Obat penurun panas ketika demam

Selain dikompres, Anda juga bisa memberikan obat penurun panas yang dijual di apotek untuk membantu meredakan rasa nyeri maupun panas di tubuh. Anda juga disarankan untuk menggunakan pakaian yang lebih tipis agar suhu tubuh dapat menurun. 

Perbanyak juga minum air putih ketika mengalami demam agar tubuh tidak mengalami dehidrasi yang semakin memperparah keluhan.

Beberapa obat penurun demam yang bisa dipilih adalah:

1. Ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat antiinflamasi atau anti-peradangan yang memiliki banyak kegunaan. Ibuprofen dapat digunakan untuk meredakan nyeri seperti sakit kepala, sakit gigi hingga sakit perut. Selain itu, obat ini juga berguna untuk menurunkan panas ketika demam.  

Ibuprofen bekerja dengan menekan produksi zat alami pada tubuh yang bisa menimbulkan radang. Ketika zat alami ini ditekan jumlahnya, maka kondisi seperti nyeri, bengkak maupun demam dapat diringankan. Konsumsi ibuprofen sebaiknya mengikuti anjuran dokter ataupun mengikuti panduan pada kotak obat. 

Umumnya dikonsumsi 3 kali sehari atau setiap empat sampai enam jam sehari setelah makan.

2. Paracetamol

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan Paracetamol. Paracetamol berfungsi sebagai antiinflamasi yang berguna untuk meringankan gejala sakit gigi, sakit kepala dan nyeri pada tubuh lainnya. 

Konsumsi Paracetamol juga berguna untuk meredakan demam. Apabila setelah 3 hari demam tidak menurun segera hubungi dokter

3. Aspirin

Aspirin juga sering dipilih untuk meredakan demam dan juga nyeri. Dosis rendah aspirin bermanfaat untuk mencegah penggumpalan darah setelah prosedur operasi dilakukan. Penggunaan aspirin pada anak berumur di bawah 12 tahun harus melalui anjuran dokter.


26 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Health benefits of Moringa oleifera. DOI: (http://dx.doi.org/10.7314/APJCP.2014.15.20.8571)
Yao X-Y, et al. (2012). Puerarin exerts antipyretic effect on lipopolysaccharide-induced fever in rats involving inhibition of pyrogen production from macrophages. DOI: (https://doi.org/10.1016/j.jep.2012.02.038)
Witharana EWRA, et al. (2018). Stevens - Johnson syndrome (SJS) following Murunga leaf (Moringa oleifera) consumption. (http://doi.org/10.4038/cmj.v63i4.8771)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app