Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Bufacetin (Chloramphenicol)

Update terakhir: OCT 16, 2019 Tinjau pada OCT 16, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.705.730 orang

Ini adalah review terhadap obat dengan merk bufacetin. di bagian akhir review ini juga disertakan tautan untuk mengetahui merk obat-obat lain dengan kandungan yang sama dengan bufacetin.

pabrik                 : bufa aneka

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. 1000 hari pertama merupakan periode percepatan tumbuh kembang yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy breast feeding gold 120s 1

golongan           : obat keras

kemasan            : dos 10 x 10 kapsul, kaleng 1000 kapsul,  botol 60 ml syrup

kandungan       : kloramfenikol 250 mg, kloramfenikol palmitat setara kloramfenikol base 125 mg5 mg syrup

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Kloramfenikol adalah  antibiotik spektrum luas pertama yang ditemukan dari kultur Streptomyces venequelae pada tahun 1947. Kloramfenikol adalah antibiotika jenis bakteriostatik dengan menghambat sistesis protein dengan cara menghambat aktivitas peptidil transferase dari ribosom bakteri, secara spesifik mengikat residu A2451 dan A2452 dari 23s rrna subunit ribosom 50s untuk mencegah terjadinya ikatan peptida. Klorampenikol bisa juga bersifat bakterisidal pada konsentrasi tinggi.

Indikasi bufacetin     

Iklan dari HonestDocs
Beli Thiamycin via HonestDocs

Thiamycin adalah obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi saluran kemih. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Thiamycin 500 mg kapsul 1

bufacetin (chloramphenicol) digunakan untuk demam tifus, paratifus, infeksi Salmonella sp sp, H.influenzae, terutama infeksi meningeal, Rickettsia, Lympogranulloma psitatacosis, bakteri gram negatif penyebab bakteria meningitis, infeksi kuman yang resisten terhadap antibiotik lain,  tidak untuk hepatobilier dan gonorrhoea. Digunakan juga sebagai terapi kolera dengan merusak vibrio (kuman penyebab kolera) dan mengurangi diare.

Kontra indikasi

bufacetin (chloramphenicol) dikontraindikasikan terhadap pasien yang hipersensitf terhadap bufacetin (chloramphenicol) dan derivatnya. Sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati. jangan menggunakan bufacetin (chloramphenicol) untuk pengobatan influenza, batuk pilek dan faringitis. Wanita hamil, ibu menyusui, dan pasien porfiria

Efek Samping bufacetin 

efek samping yang paling serius dari bufacetin (chloramphenicol) adalah anemia aplastik, meskipun jarang tetapi secara umum sangat fatal bila terjadi. bufacetin (chloramphenicol) juga menyebabkan tertekannya sumsum tulang belakang selama pemakaian, dan bisa menyebabkan leukemia (kanker darah atau kanker sumsum tulang) pada pemakaian dalam jangka waktu lama. pemberian secara Intravena bisa menyebabkan sindrom abu-abu pada bayi baru dilahirkan ataupun bayi prematur. efek lain bufacetin (kloramfenikol) adalah hipersensitivitas, ruam,urtikaria, mual, muntah, diare, sakit kepala dan super infeksi.

Toleransi terhadap kehamilan

studi pada reproduksi hewan telah menunjukkan kloramfenikol memberikan efek buruk pada janin. tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi manfaat penggunaan obat lebih tinggi pemberian pada ibu hamil dapat diberikan meski terdapat potensi resiko

Perhatian

bufacetin (kloramfenikol) terdeteksi ikut keluar bersama ASI, sehingga jika memungkinkan pemakaian bufacetin (kloramfenikol) selama menyusui sebaiknya dihindari. Hati-hati memberikan bufacetin (chloramphenicol) kepada wanita hamil, pasien dengan fungsi ginjal yang buruk, neonatus, dan bayi prematur. Pemakaian dengan jangka waktu lama perlu dilakukan pemeriksaan hematologik berkala. Hati-hati terhadap kemungkinan super infeksi dengan jamur dan bakteri.

interaksi obat

bufacetin (kloramfenikol) berinteraksi dengan obat-obat seperti : dikumarol, fenitoin,tolbutamid,fenobarbital, warfarin, obat golongan benzodiazepine, zidovudine.

Dosis bufacetin 

bufacetin (kloramfenikol) diberikan dengan dosis : dewasa 4x sehari 1-3 kapsul atau 2-3 sendok teh syrup; anak-anak : sehari 25-50 mg/kg BB dalam dosis terbagi 3-4 kali sehari

 Terkait

merk-merk obat dengan kandungan kloramfenikol (chloramphenicol)merk-merk obatyang termasuk antibiotik kloramfenikol (chloramphenicol), derivat

 

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp