Black eye - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Mei 11, 2019 Update terakhir: Apr 30, 2020 Waktu baca: 3 menit

Mata hitam adalah kondisi dimana terdapat memar di sekitar mata. Biasanya mata hitam disebabkan akibat trauma pada kepala atau wajah, yang menyebabkan pendarahan di bawah kulit. Ketika pembuluh darah kecil, atau kapiler, di bawah kulit pecah, darah bocor ke jaringan di sekitarnya. Hal inilah yang menyebabkan perubahan warna atau memar.

Sebagian besar mata hitam bukanlah suatu kondisi yang serius tetapi kadang-kadang bisa menjadi indikator kegawatdaruratan medis seperti patah tulang tengkorak. Mata hitam juga disebut mata memar.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Dapatkan Obat Mata Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 12

Mata hitam dapat muncul setelah beberapa prosedur tindakan bedah, seperti operasi hidung atau facelift. Mata hitam dapat terjadi ketika darah, yang berasal dari dahi atau hidung, mengendap secara gravitasi di bawah mata. "Mata rakun" mengacu pada darah yang mengendap di bawah mata dan selalu dikaitkan dengan fraktur di pangkal tengkorak.

Selama beberapa hari, warna hitam dan biru memar di sekitar mata akan  memudar menjadi kuning atau hijau. Hal tersebut terjadi karena darah di bawah kulit akhirnya rusak dan diserap kembali ke jaringan di sekitarnya. Tergantung pada jumlah darah yang terkumpul di dalam kulit, jaringan mungkin akan memerlukan waktu hingga dua minggu untuk kembali ke warna normal.

Apa yang menyebabkan mata hitam?

Mata hitam bisa terjadi ketika terjadi pemukulan atau benturan pada daerah wajah seseorang. Pukulan atau benturan tersebut bisa berupa bola, tinjuan, pintu, atau benda-benda lainnya. Mata hitam juga dapat terjadi setelah beberapa jenis operasi gigi atau kosmetik. Memarnya bisa bertahan selama beberapa hari.

Memar di sekitar kedua mata, yang dikenal sebagai mata rakun, dapat mengindikasikan adanya fraktur tengkorak atau jenis cedera kepala lainnya. Kondisi ini membutuhkan perhatian medis yang lebih lanjut.

Tanda dan gejala mata hitam

Jika seseorang mengalami luka di area sekitar mata, luka tersebut kemungkinan akan mengalami pembengkakan. Saat pembengkakan menyebar, warna kulit akan berubah. Pertama, warnanya merah, lalu berangsur-angsur berubah menjadi biru tua, ungu tua, dan mungkin hitam.

Rasa nyeri dapat dirasakan secara terus-menerus, atau jika seseorang menyentuh area yang sakit. Terkadang ada bercak merah di mata. Bercak tersebut merupakan perdarahan subkonjungtiva. Biasanya kondisi tersebut dapat sembuh setelah 2 sampai 3 minggu.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Dapatkan Obat Mata Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 12

Dalam beberapa hari, pembengkakan akan berkurang, dan perubahan warna menjadi lebih ringan. Warna-warna gelap secara bertahap akan memudar setelah beberapa hari, dari biru tua, ungu, atau hitam, menjadi hijau kekuningan. Masalah penglihatan seperti penglihatan kabur biasanya juga dapat terjadi.

Bagaimana cara mencegah mata hitam?

Kompres dingin dan hangat dapat membantu meringankan mata hitam. Kompres dingin dapat membantu meringankan pembengkakan dan ketidaknyamanan pada daerah mata hitam. Orang tersebut harus mengkompreskan es selama sekitar 15 menit setiap jam selama hari pertama, dan lima kali selama hari kedua. Pada hari ketiga, kompres hangat dapat membantu meringankan masalah mata hitam.

Cara lain untuk membantu pemulihan mata hitam meliputi:

  • Menghindari atau mengurangi aktivitas apapun yang dapat merusak area mata atau yang dapat merusak proses penyembuhan.
  • Meletakkan kepala lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya ketika tidur
  • Menggunakan penghilang rasa sakit yang cocok, seperti asetaminofen (Tylenol)
  • Hindari penggunaan ibuprofen dan aspirin, karena obat tersebut dapat mengurangi kemampuan darah untuk membeku. Obat-obatan tersebut dapat menyebabkan perdarahan dan memar lebih lanjut.

Bagaimana cara mengatasi mata hitam?

Diagnosa

Jika Anda mencari pengobatan medis untuk mata hitam, dokter Anda umumnya akan melakukan pemeriksaan dasar. Dokter juga akan bertanya bagaimana cedera pada mata Anda terjadi dan menanyakan tentang cedera lain yang berkaitan. Dokter Anda akan memeriksa penglihatan Anda dengan menyorotkan cahaya ke mata Anda dan juga akan meminta Anda untuk mengikuti jari mereka dengan mata Anda.

Jika dicurigai terjadi fraktur tengkorak, dokter akan menganjurkan untuk melakukan CT scan dan X-ray pada wajah dan kepala Anda. Jika dicurigai adanya cedera mata, maka Anda akan dirujuk ke dokter spesialis mata. Dokter spesialis mata dapat memasukkan pewarnaan pada mata Anda untuk memeriksa adanya lecet pada bola mata.

Jika dicurigai adanya cedera kepala, Anda akan dirujuk ke ahli bedah saraf. Jika dicurigai adanya fraktur wajah , maka Anda akan dirujuk ke spesialis THT.

Pengobatan

Mata hitam karena cedera ringan dapat diobati dengan kompres dingin, istirahat, dan obat anti nyeri. Kunjungan tindak lanjut dengan dokter Anda akan disarankan jika Anda memiliki perubahan visual atau rasa nyeri yang tersisa. Jika pembengkakan dan rasa nyeri disertai memar pada daerah mata, letakkan kompres dingin selama 20 menit, lalu lepaskan selama 20 menit. Ketika pembengkakan berkurang, Anda dapat menggunakan kompres hangat untuk membantu meningkatkan reabsorpsi darah.

Untuk setiap rasa nyeri dan berdenyut, Anda dapat menggunakan obat penghilang rasa nyeri seperti ibuprofen atau acetaminophen. Hindari menekan area yang mengalami memar. Vitamin C dan K juga dapat meningkatkan penyembuhan dan mengurangi pembengkakan pada daerah mata.


12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Eye Injury (Black Eye). Johns Hopkins Medicine. (Accessed via: https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/eye-injury-black-eye)
Bruising or Black Eye (Ecchymosis). Stanford Children's Health - Lucile Packard Children's Hospital Stanford. (Accessed via: https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=bruising-or-black-eye-ecchymosis-90-P02806)
How to Treat a Black Eye: Causes, Stages, Symptoms & Healing Times. eMedicineHealth. (Accessed via: https://www.emedicinehealth.com/black_eye/article_em.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app