Bintitan - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 12, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 918.049 orang

Bintitan adalah benjolan merah dan menyakitkan pada permukaan kelopak mata. Benjolan mungkin menyerupai jerawat dan lunak saat disentuh. bintitan dapat muncul di mana saja di kelopak mata. 

Namun, kemungkinan besar terbentuk di dekat tepi mata, di mana bulu mata bertemu dengan kelopak mata. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

bintitan sering disebabkan oleh infeksi akibat kelenjar minyak yang tersumbat. Kelopak mata memiliki banyak kelenjar minyak yang berfungsi untuk menjaga tingkat kelembaban yang stabil di mata dan menghilangkan partikel asing di mata dengan menghasilkan air mata. 

Kelenjar ini kadang-kadang bisa tersumbat dengan minyak, sel kulit mati, dan bakteri. Ketika hal ini terjadi, zat dan kuman mulai menumpuk di kelenjar, menyebabkan infeksi. 

Sehingga menyebabkan munculnya benjolan merah kecil pada kelopak mata. Kemudian dapat berkembang menjadi bengkak dan terasa menyakitkan.

Bintitan pada kelopak mata dapat bertahan selama beberapa hari sebelum pecah dan kemudian sembuh. Beberapa mata bintit dapat sembuh sendiri, sementara yang lain mungkin membutuhkan perawatan medis.

Apa gejala dari Mata Bintitan?

Gejala-gejala yang disebabkan oleh mata bintit dapat bervariasi dari orang ke orang. Secara umum, bagaimanapun, bintitan paling sering diidentifikasi oleh adanya benjolan merah di kelopak mata. Gejala-gejala lain yang umumnya dikaitkan dengan bintit meliputi:

  • Perasaan berpasir di mata
  • sakit mata atau nyeri pada daerah bintit
  • Mata berair
  • kelopak mata bengkak
  • sensitivitas cahaya
  • kemerahan dan nyeri di ujung kelopak mata

Meskipun gejala-gejala ini berhubungan dengan mata bintit, gejala-gejala ini juga dapat menjadi indikasi terjadinya infeksi mata lainnya. Penting untuk menghubungi dokter Anda sesegera mungkin untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Apa yang menyebabkan Mata Bintitan?

Mata bintit dapat terjadi ketika kelenjar minyak di kelopak mata terinfeksi. Infeksi ini paling sering disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Bakteri ini biasanya hidup di sekitar permukaan kelopak mata tanpa menyebabkan kerusakan

Namun, ketika kelenjar tersumbat dengan sel kulit mati atau minyak, bakteri ini dapat terperangkap di kelenjar dan menyebabkan infeksi.

Infeksi dapat terjadi pada area berikut:

  • folikel bulu mata:  lubang kecil di kulit tempat bulu mata tumbuh.
  • kelenjar sebaceous: kelenjar ini melekat pada folikel bulu mata dan menghasilkan zat berminyak yang disebut sebum, yang melumasi bulu mata untuk mencegah bulu mata mengering.
  • kelenjar apokrin: kelenjar keringat ini melekat pada folikel bulu mata dan membantu menjaga mata agar tidak terlalu kering.

Orang-orang lebih mungkin mengalami mata bintit jika mereka memiliki kondisi mata inflamasi kronis, seperti blepharitis. Mereka yang sering menggosok mata dengan tangan yang tidak dicuci juga berisiko lebih tinggi mengalami hal ini. 

Karena anak-anak cenderung memiliki kontak langsung paling banyak dengan bakteri dan mungkin jarang mencuci tangan mereka dengan saksama, anak-anak lebih berisiko mengalami bintitan daripada orang dewasa.

Bagaimana mendiagnosis Mata Bintitan?

Dokter Anda dapat mendiagnosis mata bintit hanya dengan memeriksa penampakan mata Anda. Dokter mungkin juga akan menanyakan gejala Anda. Dalam kebanyakan kasus, tidak diperlukan pemeriksaan khusus untuk dapat menegakan diagnosis kasus mata bintit.

Bagaimana cara menangani Mata Bintitan?

Dalam kebanyakan kasus, mata bintit akan hilang dengan sendirinya. Dokter Anda mungkin merekomendasikan pengobatan rumahan tertentu untuk mempercepat proses penyembuhan Anda.

Dokter juga mungkin memberitahu Anda untuk meletakkan kompres hangat di atas kelopak mata. Rendam handuk bersih dengan air hangat, peras air yang berlebih dan kemudian letakkan handuk tersebut di atas kelopak mata yang sakit. 

Anda harus melakukan ini tiga hingga empat kali sehari selama 10 hingga 15 menit setiap kali. Menerapkan handuk yang telah direndam air hangat dapat membantu melancarkan sirkulasi, mendorong nanah di dalamnya keluar dan menghilangkan infeksi dari kelenjar minyak.

Dokter Anda mungkin juga menyarankan untuk menggunakan krim antibiotik jika Anda memiliki lebih dari bintit, atau jika bintit terus bertambah pada kelopak mata Anda.

Selama perawatan, penting untuk menghindari menggosok mata Anda, karena dapat merusak mata Anda dan menyebarkan infeksi ke area mata lainnya.

Jika Anda biasanya memakai lensa kontak, Anda harus beralih ke kacamata sampai gejala Anda hilang. Pastikan untuk membuang lensa kontak lama Anda dan mengenakan yang baru setelah kondisinya hilang.

Anda juga disarankan untuk tidak menggunakan kembali riasan apapun yang dikenakan tepat sebelum bintitan terbentuk. Riasan dapat membawa bakteri yang dapat menyebabkan infeksi lain.

Jika bintit mata tidak hilang dengan antibiotik atau perawatan lain, dokter Anda mungkin perlu melakukan prosedur khusus untuk menghilangkannya. Namun hal ini jarang dilakukan

Apakah Mata Bintitan dapat sembuh sendiri?

Dalam banyak kasus, mata bintit akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Bahkan ketika perawatan diperlukan, bintitan pada akhirnya akan hilang tanpa menyebabkan komplikasi.

Bagaimana mencegah terjadinya bintitan pada mata?

Mata bintit tidak selalu bisa dicegah. Namun, Anda dapat mengurangi risiko munculnya bintitan dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan seperti:

  • membilas kelopak mata setiap hari dengan air hangat
  • desinfektan lensa kontak dan menggantinya secara teratur
  • menghapus semua riasan mata sebelum tidur secara menyeluruh
  • menghindari berbagi handuk dengan siapa pun yang menderita mata bintit

Ditinjau secara medis oleh Janine Kelbach, RNC-OB pada 28 Januari 2016 - Ditulis oleh Elly Dock

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit