Bahan Alami yang Bisa Mengatasi Sakit Gigi di RumahBahan Alami yang Bisa Mengatasi Sakit Gigi di Rumah

Dipublish tanggal: Agu 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Bahan Alami yang Bisa Mengatasi Sakit Gigi di RumahBahan Alami yang Bisa Mengatasi Sakit Gigi di Rumah

Faktor gigi berlubang, infeksi, penyakit gusi/gangguan persendian rahang bisa menjadi penyebab sakit gigi

Apapun yang menjadi sebabnya, rasa ngilu akibat sakit gigi akan membuat Anda kesulitan makan, bicara dan bisa sampai sakit kepala.

Iklan dari HonestDocs
Pencabutan Gigi Di Tooth's Kingdom Dental Care

Pencabutan gigi adalah tindakan di mana sebuah gigi atau beberapa gigi diangkat oleh ahli bedah mulut dan wajah-rahang (maksilofasial) menggunakan peralatan kedokteran gigi lengkap. Ini adalah teknik sederhana yang dikenal sebagai bedah mulut, biasanya membutuhkan bius lokal atau umum, dan obat penenang

Istock 181864178 %281%29

Untuk mengobatinya, sebelum.pergi ke dokter Anda bisa menggunakan beberapa bahan alami berikut ini di rumah :

Garam

Caranya : larutkanlah 1/2 sdt garam ke segelas air hangat dan gunakan untuk berkumur minimal 2 kali sehari/hingga sakit giginya berkurang.

Cara ini bisa membantu melepaskan sisa makanan yang terselip di sela gigi, meringankan ngilu, meredakan pembengkakan gusi dan mampu empercepat pemulihan luka. 

Garam, sifatnya menyerap air sehibmngga mulut menjadi lebih kering (bakteri berkembangbiak dalam kondisi asam&lembab), ini akan efektif melenyapkan bakteri jahat di dalam mulut. 

Cengkeh

Cengkeh sudah lama dikenal sebagai pengobatan di China&India. Studi mengungkapkan, cengkeh yang mengandung senyawa eugenol bisa melenyapkan rasa sakit, cengkeh juga bisa mengurangi peradangan serta melenyapkan bakteri penyebab sakit gigi.

Caranya : gigitlah batang cengkehnya secara utuh di gigi yang sakit beberapa menit. Atau, gunakan kapas yang dicelupkan minyak cengkeh kemudian ditempelkan di gigi yang sakit.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Akan tetapi, cengkeh beresiko menyebabkan iritasi, sesak napas serta perdarahan, bahkan iritasi mata apabila tangan Anda yang baru memegang cengkeh langsung menyentuhnya.

Resiko lainnya adalah sakit tenggorokan dan muntah. Sehingga, jangan sampai minyak cengkeh tadi menetes ke lidah/gusi yang sensitif karena bisa menimbulkan sensasi gusi terbakar/rusaknya jaringan serta saraf sekitar gigi tersebut.

Selain itu, minyak cengkeh tidak disarankan untuk wanita hamil, menyusui, anak-anak serta orang dengan riwayat medis tertentu.

Daun jambu

Berdasarkan berbagai studi, daun jambu ternyata bisa membantu mengurangi nyeri di gigi serta peradangan periodontitis

Ada juga penelitian lain, dari Filipina dan Kamerun, mengungkapkan fakta bahwa daun jambu merah efektif mengatasi sariawan.

Caranya : Anda kunyah 1-2 lembar daun jambu hingga airnya keluar. Lalu, oleskanlah sari daun menggunakan lidah langsung ke gigi yang sakit. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Atau, rebuslah 4-5 lembar daun ini, lalu saringlah ke dalam gelas. Diamkan hingga hangat lalu tambahkan garam sedikit dan gunakan sebagai obat kumur.

Bawang putih

Bahan ini mampu membunuh bakteri penyebab sakit gigi/infeksi gigi.

Cara menggunakannya : kunyahlah mentah-mentah beberapa menit pada bagian yang terasa nyut-nyutan/sakit gigi. Atau Anda bisa mengirisnya tipis, kemudian gigitlah di gigi yang sakit. 

Alternatif lainnya, haluskan bawang putih kemudian oleskan ke gigi yang sakit.

Tetapi, sebaiknya Anda juga hati-hati menggunakannya karena jika didiamkan terlalu lama di mulut bisa menimbulkan luka bakar di selaput mulut Anda (Menurut studi dari India).

Selain itu, studi lain juga mengungkapkan, bawang putih mentah yang diaplikasikan langsung ke kulit juga menyebabkan luka bakar.

Es batu

Suhu dingin es batu akan mengebaskan saraf pemicu nyeri dan mengurangi rasa sakitnya sementara. Bahan ini juga memicu pembuluh darah di wajah menyempit dan memperlambat darah mengalir ke bagian cedera. 

Hal ini bisa membantu mengurangi radang, bengkak serta nyeri.

Caranya : Anda masukkan beberapa es batu ke plastik, lapisi menggunakan waslap tipis dan gunakan sebagai kompres di bagian pipi yang sakit sekitar 15 menit. 

Atau, gigit langsung es batu di gigi yang sakit. Bisabjuga dengan memijat es batu ke bagian antara ibu jari dengan telunjuk di punggung tangan yang sama dengan bagian gigi yang sakit (jika gigi yang sakit di kanan wajah, pijatlah punggung tangan kanan di tengah-tengah jempol dan jari telunjuk dengan es batu).

Saraf dalam jari akan memberikan pertanda “dingin” yang kemudian mungkin menimpa sinyal rasa sakit gigi.

Berhati-hati jika menggunakan obat sakit gigi alami

Meskipun dianggap efektif dan lebih aman, namun sebenarnya obat alami/herbal tidak selalu demikian.

Contohnya cengkeh, jika menelannya dapat berakibat mual, muntah, cengkeh juga dapat menambah risiko kejang, gagal ginjal serta kerusakan hati, terutama jika terlalu banyak tertelan.

Efek yang dirasakan tiap orang mungkin berbeda, bisa baik/buruk. Maka sebaiknya Anda hati-hati. Konsultasilah ke dokter sebelum memakainya.

Waktu yang tepat untuk periksa ke dokter

Jika mengalami :

  • Nyeri berdenyut terus-menerus walau telah mengkonsumsi obat penghilang nyeri;
  • Demam tinggi;
  • Keluar nanah dari infeksi gigi;
  • Sulit menggigit/menelan dan membuka mulut;
  • Sakit gigi sampai ke telinga;
  • Gusi bengkak/pendarahan tidak normal; dan
  • Sakit gigi menyebabkan tidak dapat beraktivitas.

Perlu Anda ingat juga jika obat alami sakit gigi tadi hanya sementara. Jika tidak mengalami perubahan/bertambah parah, segera pergi ke dokter.

26 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Silvestre FJ, et al. (2012). Application of a capsaicin rinse in the treatment of burning mouth syndrome. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21743415)
Nagpal M, et al. (2013). Role of curcumin in systemic and oral health: An overview. DOI: (https://dx.doi.org/10.4103%2F0976-9668.107253)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app