Keluarga Berencana

Apakah Minum Pil KB Ada Efek Samping?

Dipublish tanggal: Jun 21, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Agu 29, 2019 Waktu baca: 2 menit
Apakah Minum Pil KB Ada Efek Samping?

Banyak pasangan di Indonesia yang lebih memilih menggunakan alat kontrasepsi hormonal berupa pil KB dibanding metode kontrasepsi lainnya. Pil KB lebih dipilih karena tidak mengurangi “kenyamanan” ketika berhubungan seksual dan juga dapat dihentikan sewaktu-waktu jika ingin memiliki anak.

Pil KB merupakan alat kontrasepsi hormonal yang di dalamnya terkandung hormon progestin dan estrogen. Pil KB bekerja menghambat sel telur berovulasi serta membuat Rahim tidak dapat ditempeli sel telur yang telah dibuahi. Meski memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, namun banyak wanita yang takut terhadap efek sampingnya. Lantas sebenarnya apa sajakah efek samping dari pil KB?

Iklan dari HonestDocs
Beli Postinor 750mcg via HonestDocs

Postinor-2 adalah kontrasepsi darurat yang dapat digunakan untuk mencegah kehamilan jika digunakan dalam 72 jam (3 hari) setelah hubungan seksual tanpa perlindungan atau kegagalan alat kontrasepsi. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Postinor 750mcg tab 1

Kemungkinan Efek Samping Pil KB

Pil KB memang memiliki peluang memunculkan beragam efek samping pada penggunanya, mulai dari ringan hingga sedang. Efeknya pun beragam dan tidak dirasakan semua wanita.

Sakit kepala
Efek ini adalah efek yang umum muncul terhadap para wanita yang baru pertama kali mengkonsumsi pil KB. Sakit kepala muncul karena terjadi peningkatan terhadap kadar hormon di dalam tubuh. Efek ini biasanya hanya terjadi selama satu hingga dua hari saja. Namun, jika anda merasakan efek sakit kepala tidak berkurang atau bahkan terlalu sakit, maka sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Berat Badan Bertambah
Efek samping ini sebenarnya hanya muncul pada awal keluarnya jenis kontrasepsi hormonal oral ini. Hal ini disebabkan kandungan hormon estrogen yang dikandung di dalam pil KB jauh lebih tinggi dibandingkan kandungannya hari ini. Hal ini dapat mempengaruhi berat badan karena terjadi penumpukan cairan dalam tubuh dan juga nafsu makan yang meningkat. Namun, sekarang anda tidak perlu khawatir. Karena kandungan hormon terutama hormone kombinasi yang ada di dalam pil KB hari ini sudah diperhitungkan agar tidak menyebabkan kenaikan berat badan. Sehingga, jika anda tetap mengalami kenaikan berat badan signifikan ketika mengkonsumsi pil KB, bisa jadi ada faktor lain yang menyebabkan hal tersebut.

Mual
Jika anda mengalami gejala mual, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter mengenai cara penggunaan yang lebih tepat. Beberapa orang lebih cocok mengonsumsinya setelah makan. Sementara yang lain bersamaan dengan makan. Reaksi mual sendiri umumnya berlangsung selama 2 bulan penggunaan pertama.

Keluar darah tiba-tiba di luar masa menstruasi
Efek samping yang mungkin terjadi berikutnya adalah keluarnya darah tiba-tiba di luar masa menstruasi. Untuk mengurangi efek ini, anda dianjurkan untuk mengonsumsi pil KB di waktu yang sama setiap harinya.

Menurunkan gairah seksual
Jika anda mengalami reaksi ini, anda mungkin bisa mencoba menggunakan metode kontrasepsi yang lainnya. Atau anda juga dapat memilih jenis pil KB lain yang kerja hormonalnya menyerupai hormone androgen sehingga dapat mengembalikan gairah seksual

Adakah dampak yang lebih serius?

Meski tidak semua wanita mengalaminya, namun penggunaan pil KB memiliki peluang efek samping yang lebih serius. Misalnya kandungan hormon estrogen di dalamnya dapat membuat darah mudah menggumpal. Darah yang menggumpal ini dapat menyebabkan trombosis vena pada tungkai. Darah juga dapat menggumpal di paru-paru maupun terjadi serangan jantung dan stroke.

Efek samping lainnya yang lebih serius seperti sakit pada bagian perut, sakit kepala yang sangat berlebihan hingga terasa seperti akan pingsan, dan nyeri pada kaki dan paha. Selain itu, efek seperti nyeri di bagian payudara dan penglihatan menjadi kabur juga menjadi salah satu efek samping yang mungkin terjadi. Anda disarankan untuk segera menghubungi dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

48 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Birth Control Pills: Side Effects and Complications. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/what-are-the-side-effects-of-the-pill-3522639)
Minimizing Birth Control Side Effects. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/minimizing-birth-control-effects-906639)
Oral Contraceptive Pills. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430882/)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app