Perut Mual Setelah Minum Pil KB? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dipublish tanggal: Mei 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Perut Mual Setelah Minum Pil KB? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mengkonsumsi pil kb menjadi salah satu jalan keluar bagi para pasangan yang sedang merencanakan untuk menunda kehamilan. Namun dibalik dari kegunaan pil kb yang ampuh untuk mencegah kehamilan, ternyata pil kb juga memberikan efek samping yang bisa dirasakan oleh sebagian wanita yang menggunakan pil kb. 

Efek samping yang biasa dialami yaitu perut terasa mual.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Rasa mual setelah mengkonsumsi pil kb dikarenakan pil kb memiliki kandungan hormon progesteron dan estrogen. Kedua hormon itulah yang memiliki tugas sebagai pencegah agar tidak terjadi ovulasi maupun pembuahan. 

Peningkatan hormon estrogen yang ada di dalam tubuh inilah yang menjadikan pil kb melukai lapisan lambung, sehingga hal ini memicu efek samping perut menjadi mual. Kondisi rasa mual ini pun hanya akan berlangsung selama 2 hingga 3 bulan pertama ketika Anda minum pil kb.

Apabila hormon tubuh sudah beradaptasi, maka tubuh akan kembali seimbang dan efek samping perut mual tidak akan Anda alami lagi. Apabila Anda tidak tahan jika harus menunggu hingga 3 bulanan, maka Ada bisa melakukan cara lain untuk mengatasi perut mual ketika mengkonsumsi pil kb, diantaranya yaitu:

1. Konsumsi teh jahe untuk meringankan rasa mual

Rasa mual akibat mengkonsumsi pil kb dapat diatasi dengan mengkonsumsi teh jahe hangat. Rasa jahe yang sangat kuat dan panas dapat membantu Anda untuk meredakan rasa mual. 

Selain mengkonsumsi teh jahe hangat, Anda juga dilarang untuk mengkonsumsi makanan yang digoreng maupun makanan yang mengandung minyak untuk sementara waktu. Hal ini dikarenakan kandungan lemak justru akan menambah rasa mual pada perut Anda.

2. Hindari minum pil kb di saat perut kosong

Ketika Anda ingin minum pil kb, maka ada satu hal yang harus Anda hindari, yaitu minum pil kb ketika perut dalam keadaan kosong. Pada saat perut dalam kondisi kosong, maka akan membuat asam lambung menjadi naik dan berinteraksi terhadap hormon estrogen yang berasal dari pil kb yang Anda konsumsi. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Apabila hal ini dibiarkan begitu saja, maka rasa mual pada perut akan semakin parah.

Untuk melakukan pencegahan rasa mual ketika mengkonsumsi pil kb, isi perut Anda terlebih dahulu. Tidak harus mengisinya dengan nasi atau makanan berat yang lainnya, karena Anda pun bisa mengisi perut dengan sepotong roti untuk mengganjal perut.

3. Konsultasi ke dokter

Apabila ke dua cara yang ada di atas tidak memberikan Anda jalan keluar dalam menghilangkan rasa mual pada perut ketika mengkonsumsi pil kb. Maka solusi yang terakhir yaitu dengan mengkonsultasikan kepada dokter atau bidan. 

Pada umumnya, dokter atau bidan akan menawarkan alat kontrasepsi lain maupun pil kb dengan merek lain yang memiliki dosis lebih rendah. Dengan berkonsultasi dengan dokter inilah yang akan membantu Anda untuk menemukan solusi yang aman dan tepat untuk melakukan pencegahan kehamilan.

Apabila tidak menggunakan alat kontrasepsi, maka peluang untuk hamil akan jauh lebih besar. Oleh karena itu mau tidak mau Anda harus menggunakan pil kb. Namun jika pil kb yang Anda konsumsi menimbulkan rasa mual, tentunya hal ini akan sangat mengganggu kesehatan dan aktivitas harian Anda. 

Sedangkan setiap hormon wanita tidaklah sama, sehingga ada wanita yang cocok dengan pil kb, ada pula yang tidak cocok. Untuk menggunakan alat kontrasepsi yang tepat untuk Anda, pilihlah yang sesuai kebutuhan dan hormon Anda.

18 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Is my birth control what’s causing me nausea and severe headaches? (2015). (http://www.askdoctork.com/is-my-birth-control-whats-causing-me-nausea-and-severe-headaches-201507118080)
How to effectively use your birth control pills. (n.d.). (http://www.healthywomen.org/content/article/how-effectively-use-your-birth-control-pills)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app