Amankah Mencabut Gigi untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Dipublish tanggal: Feb 26, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 24, 2019 Waktu baca: 3 menit
Amankah Mencabut Gigi untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Mencabut gigi merupakan salah satu teknik yang dilakukan bila terjadi kerusakan pada gigi Anda. Mencabut gigi harus dilakukan oleh dokter gigi. Mencabut gigi dapat menyebabkan rusaknya struktur gigi dan beresiko terkena infeksi dan pendarahan

Mencabut gigi dilakukan oleh semua umur. Pada gigi anak-anak, gigi akan tanggal saat di masa anak-anak mulai masuk ke pertumbuhan gigi dewasa (gigi tetap). Kerusakan gigi seperti gigi berlubang atau struktur gigi yang menganggu pertumbuhan gigi lain juga perlu dicabut. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Tetapi apakah proses mencabut gigi aman untuk ibu hamil dan menyusui? Mari simak penjelasannya.

Apakah Aman Mencabut Gigi Saat Sedang Hamil?

Pada sebagian orang, mencabut gigi saat masa kehamilan sering dikaitkan dengan mitos adat setempat. Pada kondisi ibu hamil dapat menyebabkan perubahan hormon yang membuat ibu hamil rentan sekali terkena penyakit infeksi di daerah gigi dan mulut.  

Tetapi dalam kenyataan, mencabut gigi pada waktu hamil tergolong aman. Dalam beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa obat yang tepat dan prosedur yang sesuai pada pencabutan gigi tidak akan membahayakan ibu hamil.

Namun dalam dunia medis sering sekali dikaitkan bahwa penggunaan anestesi saat pencabutan gigi beresiko ke janin karena dapat masuk melalui plasenta. Prosedur pencabutan gigi pada ibu hamil sedikit berbeda dilihat dari penggunaan dosis obat bius dan adanya kontraksi pada janin. 

Suntikan lidokain dengan dosis tertentu masih dinilai aman untuk ibu hamil bila memang sudah saatnya dilakukan pencabutan gigi.  

Dokter gigi yang bekerjasama dengan dokter kandungan juga meresepkan obat lain seperti obat kontraksi untuk mengurangi kontraksi bayi di dalam perut ibu saat melakukan pencabutan.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Gigi yang sepantasnya perlu dicabut tidak perlu menunggu lama terutama pada masa ibu hamil.  Gigi berlubang yang terasa sakit ditambah adanya kontraksi bayi dari daerah perut sangat membuat tidak nyaman dan memicu peningkatan hormon stres yang mempengaruhi janin. 

Pencabutan perlu dilakukan apalagi kerusakan gigi diakibatkan infeksi yang lebih beresiko tinggi menganggu perkembangan janin. Saat prosedur pencabutan gigi dilakukan, dokter akan memberikan obat penahan nyeri dan antibiotik yang aman untuk ibu hamil. 

Kapankah Waktu Yang Paling Tepat Untuk Mencabut Gigi? 

Dokter kandungan menganjurkan bahwa waktu yang paling tepat untuk melakukan pencabutan gigi adalah pada trimester 2. Kondisi janin di dalam perut ibu pada trimester 2 telah mengalami perkembangan yang cukup baik. 

Pencabutan gigi pada saat kehamilan trimester 1 dan 3 kurang dianjurkan karena pada kehamilan trimester 1, umur janin masih terlalu muda dan perkembangan masih berlangsung. Pada trimester 3, ukuran janin sudah semakin besar sehingga menyulitkan ibu untuk duduk lama atau bersandar saat operasi pencabutan gigi.

Pada kondisi ibu menyusui, teknik yang dilakukan hampir sama seperti prosedur pencabutan gigi biasa. Yang perlu diperhatikan adalah obat yang diberikan selama proses pencabutan gigi. Selama ini obat anestesi lidokain merupakan obat penghilang rasa sakit yang tergolong masih aman digunakan selama prosedur anestesi saat mencabut gigi. 

Selain anestesi  lidokain, terdapat obat anestesi yang sering digunakan bernama novocaine. Obat jenis ini juga tergolong aman karena tidak mempengaruhi kualitas ASI.  

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Gas nitrat oksida yang sering digunakan untuk mencabut gigi masih tergolong aman karena obat ini tidak masuk ke peredaran darah karena hanya melewati paru-paru dan saluran pernapasan. 

Tetapi bagaimanapun kondisinya, apabila kerusakan gigi sudah pasti disebabkan karena infeksi, cara utama yang harus dilakukan dengan menambal gigi yang telah berlubang atau mencabutnya. Solusi utama yang dilakukan dokter gigi adalah mengurangi gejala sehingga kondisi menyusui bayi juga terasa lebih nyaman.

Kekhawatiran pada pencabutan gigi saat masa menyusui memang sering terjadi. Ibu sering bersugesti bahwa obat-obatan yang dilakukan sebelum dan setelah pencabutan gigi mempengaruhi kualitas ASI dan membahayakan bayi. 

Namun nyatanya semua itu tidaklah benar. Jika sugesti ibu tidak dapat di ganggu gugat maka dapat diberi pilihan yaitu dengan memerah susu ASI sebelum melakukan pencabutan dan menyimpannya di suhu yang tepat. ASI yang masih segar dapat diberikan ke bayi sebelum melakukan pencabutan gigi. 

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Donaldson, Mark & Goodchild, Jason. (2012). Pregnancy, breast-feeding and drugs used in dentistry. Journal of the American Dental Association (1939). 143. 858-71. 10.14219/jada.archive.2012.0290. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/230600131_Pregnancy_breast-feeding_and_drugs_used_in_dentistry)
Awareness of Dental Treatment Protocol for Pregnant Women and Lactating Mother’s in General Dental Practitioners of Davangere District, Karnataka, India. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3919334/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app