Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Abrasi Kornea - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: SEP 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 833.585 orang

Kornea merupakan lapisan tipis dan bening yang melindungi iris mata dan pupil. Iris merupakan bagian berwarna pada mata dan pupil merupakan bagian tengah yang berwarna hitam. Seluruh cahaya yang masuk pada mata Anda dan membuat Anda melihat melalui kornea terlebih dahulu.

Debu yang beterbangan, serpihan logam, butir pasir, kuku, cakar hewan atau benda asing lain dapat menggores kornea. Lensa kontak juga dapat menggores atau mengiritasi kornea. Goresan kecil itulah yang disebut abrasi kornea. Hampir semua abrasi kornea merupakan masalah kecil dan cepat sembuh.

Terkadang abrasi kornea disertai dengan peradangan pada mata. Hal ini disebut dengan iritis. Iritis merupakan peradangan pada iris, cincin berwarna di sekeliling pupil. Iris merupakan bagian yang berada di lapisan tengah mata (uvea). 

Jadi iritis merupakan salah satu jenis uveitis dan dikenal dengan anterior uveitis. Iritis merupakan jenis paling sering ditemui dari  uveitis. Uveitis mempengaruhi kinerja mata bagian depan. 

Penyebabnya masih belum diketahui. Kemungkinan Iritis merupakan akibat dari kondisi sistemik atau faktor genetik. Abrasia yang terinfeksi dapat juga menjadi luka pada kornea. Hal ini merupakan kondisi serius dari abrasi kornea.

Gejala

Kornea Anda terdiri dari beberapa saraf, sehingga goresan kecil saja dapat terasa sangat sakit dan tidak nyaman. Mungkin rasanya seperti ada sesuatu yang mengganjal mata, namun Anda tidak dapat melihatnya.

Jika Anda tiba-tiba sakit mata, keluar air mata dan sering berkedip, dan juga mata merah, kornea Anda mungkin tergores. Segera periksakan diri ke dokter jika hal tersebut terjadi.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis abrasi kornea dan memeriksa mata Anda, dokter akan memberikan obat tetes mata agar otot mata santai dan pupil melebar. Mereka juga akan memberi obat tetes mata yang mengandung fluoresen untuk menyorot bagian tidak sempurna pada permukaan kornea. 

Selama tes, pewarna oranye gelap ditempatkan pada bagian luar permukaan mata. Anda mungkin juga mendapat anestesi kornea untuk meringankan rasa nyeri sementara. 

Kemudian dokter akan memeriksa mata Anda menggunakan lampu khusus dan kaca pembesar untuk memeriksa goresan dan benda-benda asing di mata.

Komplikasi

Jika tidak ditangani dengan benar, iritis dapat menyebabkan hal-hal berikut:

    • Katarak, komplikasi yang mungkin salah satunya adalah lensa mata mengalami pemburaman. Hal ini terjadi jika Anda mengalami peradangan dalam jangka panjang.
    • Pupil berbentuk tidak biasa, jaringan bekas luka dapat menyebabkan iris menempel pada lensa atau kornea sehingga bentuk pupil berbeda dari seharusnya dan reaksi iris terhadap cahaya menjadi lamban.
    • Glaukoma, iritis yang berulang kali terjadi dapat mengakibatkan glaukoma. Glaukoma merupakan kondisi mata serius dengan ciri-ciri bertambahnya tekanan di dalam mata dan kemungkinan kehilangan penglihatan.
    • Deposit kalsium pada kornea (band keratopathy). Hal ini menyebabkan degenerasi pada kornea mata Anda dan dapat mengurangi kemampuan melihat pada mata Anda.
    • Pembengkakan pada retina (Cystoid macular Edema). Pembengkakan dan kista berisi cairan yang muncul pada retina di belakang mata (macular retina) dapat mengaburkan atau mengurangi pusat penglihatan Anda.

    Penanganan

    Jika Anda menggores mata Anda, atau terdapat benda asing di mata Anda, bilas mata dengan air bersih atau dengan larutan garam. Berkedip berulang kali dapat membantu mengeluarkan butir pasir, kotoran atau benda asing dari mata Anda. Jangan gosok mata, menyentuh bola mata, atau memberikan larutan dan substansi lain pada mata Anda.

    Jika tidak segera ditangani, iritis dapat mengakibatkan glaukoma atau kehilangan penglihatan. Jika Anda merasa mengalami gejala iritis, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Jika dokter mendiagnosis Anda dengan abrasi kornea, mereka Anda memeriksa adanya infeksi. Mereka juga akan memutuskan jika Anda memerlukan penggunaan obat tetes mata yang mengandung antibiotik

    Jika abrasi cukup parah, Anda mungkin akan menerima resep obat mata untuk meredakan nyeri dan sensitif pada cahaya. Anda juga mungkin mendapat resep obat untuk nyeri. Pada beberapa kasus, kornea Anda akan sembuh dengan cepat, biasanya dalam beberapa hari.

    Pencegahan

    Untuk mencegah cedera mata, gunakan kacamata protektif ketika memotong rumput, bekerja dengan alat, menggunakan zat kimia yang mengandung racun, atau alat las. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala abrasi kornea.  


    Referensi

    Healthline (2015). Cornea.

    Lombardi, L. Health (2018). 8 Tricks for Wearing Mascara When You Have Sensitive Eyes.

    Rodriguez, D. Everyday Health (2014). 12 Tips for Eye Makeup Safety.

    Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
    (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

    Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

    Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

    Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


    Lampirkan file (foto atau video)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    * Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
    Submit