HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

8 Fakta Unik Mengenai Kalsium

Dipublish tanggal: Agu 16, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 26, 2020 Waktu baca: 3 menit
8 Fakta Unik Mengenai Kalsium

Fakta Unik Mengenai Kalsium

1. Kalsium berperan dalam fungsi tubuh Anda

Kalsium berperan dalam banyak fungsi dasar tubuh Anda. Tubuh Anda membutuhkan kalsium untuk mengedarkan darah, menggerakkan otot, dan melepaskan hormon. Kalsium juga membantu membawa pesan dari otak ke bagian lain dari tubuh Anda.

Kalsium juga merupakan bagian utama dari kesehatan gigi dan tulang. Zat inilah yang membuat tulang menjadi kuat dan padat. Jika Anda tidak mendapatkan cukup kalsium dalam diet Anda, tubuh akan mengambilnya dari tulang Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

2. Tubuh Anda tidak menghasilkan kalsium

Tubuh tidak menghasilkan kalsium, jadi Anda harus mengandalkan diet sehari-hari untuk mendapatkan kalsium yang Anda butuhkan. 

Makanan yang kaya akan kalsium meliputi:

  • produk susu seperti susu, keju, dan yogurt
  • sayuran hijau gelap seperti kangkung, bayam, dan brokoli
  • kacang putih
  • ikan sarden
  • roti, sereal, produk kedelai, dan jus jeruk yang diperkaya kalsium

3. Anda membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium

Tubuh Anda membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium. Hal ini menandai bahwa Anda tidak akan mendapat manfaat penuh dari diet kaya kalsium jika Anda kekurangan vitamin D.

Anda bisa mendapatkan vitamin D dari makanan tertentu, seperti salmon, kuning telur, dan lainnya. Beberapa produk makanan juga ditambahkan dengan asupan vitamin D, misalnya produk susu yang memiliki kandungan vitamin D di dalamnya.

Sinar matahari adalah sumber terbaik vitamin D. Kulit secara alami menghasilkan vitamin D saat terkena sinar matahari. Seseorang yang memiliki kulit lebih gelap tidak menyerap vitamin D secara maksimal, maka pengkonsumsian suplemen akan diperlukan untuk menghindari kekurangan vitamin ini.

4. Kalsium lebih penting bagi wanita

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kalsium dapat meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS). Penelitian ini menyimpulkan bahwa wanita dengan PMS memiliki asupan kalsium dan magnesium yang lebih rendah, serta kadar serum yang lebih rendah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

5. Jumlah yang disarankan tergantung pada usia Anda

Bagaimana Anda tahu jika Anda mendapatkan cukup kalsium? National Institutes of Health (NIH) mengatakan bahwa orang dewasa harus mendapatkan 1.000 mg setiap hari. Untuk wanita di atas 50 dan selama kehamilan dan menyusui, NIH merekomendasikan 1.200 mg setiap hari.

Satu cangkir susu skim, susu rendah lemak, atau susu murni mengandung sekitar 300 mg kalsium. Pastikan untuk memeriksa label kemasan saat membeli produk susu atau produk lainnya.

6. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya

Kekurangan kalsium dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Untuk orang dewasa, terlalu sedikit kalsium dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis, atau tulang rapuh dan keropos yang mudah patah. 

Osteoporosis sangat umum terjadi pada wanita yang lebih tua, itulah sebabnya National Institutes of Health (NIH) merekomendasikan orang tua dan wanita untuk mengonsumsi lebih banyak kalsium daripada pria.

Kalsium juga berperan sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Anak-anak yang tidak mendapatkan kalsium yang cukup, mungkin tidak mendapat perkembangan tubuh sepenuhnya atau mengembangkan masalah kesehatan lainnya.

7. Suplemen kalsium dapat membantu Anda mendapatkan jumlah yang tepat

Tidak semua orang mendapatkan kalsium yang mereka butuhkan dari makanan saja. Jika Anda memiliki intoleransi laktosa, vegan, atau bukan penggemar produk susu, Anda mungkin mengalami kesulitan mendapatkan kalsium yang cukup dalam diet sehari-hari Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Suplemen kalsium dapat membantu menambah kalsium dalam diet. Kalsium karbonat dan kalsium sitrat adalah dua bentuk suplemen kalsium yang paling direkomendasikan.

  • Kalsium karbonat lebih murah, lebih umum dan dapat ditemukan di sebagian besar obat antasida. Perlu dikonsumsi dengan makanan agar dapat bekerja dengan baik.
  • Kalsium sitrat tidak perlu dikonsumsi bersama makanan dan mungkin diserap lebih baik oleh orang tua dengan kadar asam lambung yang lebih rendah.

Perhatikan bahwa suplemen kalsium juga memiliki efek samping, seperti gangguan sembelit, kembung, dan kembung. Selain itu, suplemen juga dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi atau obat lain. Periksa dengan dokter Anda sebelum memulai suplemen apa pun.

8. Terlalu banyak kalsium dapat memiliki efek negatif

Dengan mineral atau nutrisi apa pun, penting untuk mendapatkan jumlah yang tepat. Terlalu banyak mengonsumsi kalsium ternyata dapat memiliki efek samping negatif. Gejala-gejala yang ditimbulkan seperti sembelit, gas, dan kembung dapat mengindikasikan bahwa Anda mendapatkan terlalu banyak kalsium.

Mengkonsumsi terlalu banyak kalsium juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Meskipun jarang terjadi, terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan endapan kalsium dalam darah, yang disebut dengan hiperkalsemia.

13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What you need to know about calcium. (2003, April)
Saeedian, K. A., Amani, R., Cheraghian, B. (2015, October 25). The Association between the Risk of Premenstrual Syndrome and Vitamin D, Calcium, and Magnesium Status among University Students: A Case Control Study. Health Promotion Perspectives, 5(3), 225-30

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app