Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA ENWA SIWI
Kebiasaan Sehat

6 Cara Efektif Mencegah Kanker Serviks (Leher Rahim)

Update terakhir: SEP 21, 2019 Tinjau pada SEP 21, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.474.862 orang

6 Cara Efektif Mencegah Kanker Serviks (Leher Rahim)

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang dapat dicegah. Langkah pencegahan sangatlah penting mengingat biaya pengobatan yang tak sedikit, bahkan kanker ini merupakan jenis kanker yang sangat berpotensi menyebabkan kematian pada wanita. Dan celakanya dari tahun ke tahun semakin banyak saja wanita yang terkena kanker serviks ini.

Kita tidak akan pernah berhasil mencegah suatu penyakit termasuk mencegah kanker serviks ini tanpa mengetahui terlebih dahulu apa penyebabnya serta beberapa faktor risikonya. Telah diketahui bahwa faktor risiko utama penyebab kanker serviks adalah infeksi virus Human Papilloma atau disingkat HPV (Human Papilloma Virus) dan penularannya melalui hubungan seksual.

Cara Mencegah Kanker Serviks

Atas dasar itulah berikut ini 6 Cara yang dapat mencegah kanker serviks dengan efektif:

Periksa PAP's Smear Rutin

Pap smear merupakan pemeriksaan yang dapat mendeteksi perubahan serviks sedini mungkin sebelum sel-sel serviks berubah menjadi kanker. Ini merupakan pemeriksaan skrining (saringan awal) kanker serviks. Konsultasikan dengan dokter kandungan Anda kapan saja Anda perlu melakukan tes PAP's smear dengan memperhatikan usia dan faktor risiko lainnya.

Menurut rekomendasi Dokter kandungan di Amerika, pemeriksaan rutin papsmear yang direkomendasikan

  • Wanita usia 21-29 tahun sebaiknya melakukan papsmear tiap 3 tahun sekali
  • Wanita usia 30-65 tahun dilakukan pemeriksaan rutin papsmear tiap 3-5tahun sekali.

Menindaklanjuti hasil PAP's Smear yang Abnormal

Jika tenyata ditemukan hasil Pap smear yang abnormal, maka langkah penting selanjutnya yaitu menindaklanjuti apapun yang dokter anjurkan. Karena penanganan secara dini prospeknya akan lebih baik dibandingkan dengan menunda-nunda.

Batasi jumlah "Partner"

Penelitian telah menunjukkan wanita yang memiliki banyak pasangan akan meningkatkan risiko terkena kanker serviks. Karena hal ini akan memungkinkan seorang wanita lebih mudah terkena HPV. Pria merupakan pembawa atau carrier dari virus HPV yang dapat menularkan kanker servix. Selain itu melakukan hubungan seksual sesame jenis juga meningkatkan risiko terkena kanker cervix.

Gunakan Kondom

Jika serang wanita aktif secara s*ks*al apalagi dengan beberapa partner, maka menggunakan kondom merupakan salah satu upaya untuk mencegah kanker serviks. Disamping itu dapat mengurangi risiko HIV dan penyakit menular s*ks*al lainnya.

Berhenti merokok / menghindari asap rokok

Sudah banyak yang tahu bahwa asap rokok dapat meningkatkan resiko terkena kanker apa saja, termasuk kanker serviks. Apalagi jika merokok dikombinasikan dengan infeksi HPV, maka hal akan benar-benar dapat mempercepat kanker serviks. Oleh karena itu menghindari asap rokok atau berhenti merokok adalah salah satu cara mencegah kanker serviks.

Vaksinasi HPV

Vaksin HPV akan membuat tubuh membentuk antibodi terhadap virus HPV sehingga virus yang masuk akan dibunuh dan tidak sampai menimbulkan kanker serviks. Langkah pencegahan kanker serviks dengan vaksinasi ini diberikan kepada gadis-gadis muda. Vaksin ini paling efektif jika diberikan kepada wanita muda yang belum aktif secara se*s*al (belum menikah).

Menurut Rekomendasi CDC, diberikan dua dosis bila berusia dibawah 15 tahun dengan jarak antar suntikan 6-12 bulan .Pada usia diatas 15 tahun dapat diberikan dalam 3 dosis terbagi dengan jadwal pada bulan ke 0, ke1 atau 2 dan bulan ke 6.  Keefektifan vaksin ini akan berkurang setelah seseorang telah melakukan hubungan seksual.

Merk yang beredar di Indonesia terdapat dua jenis yaitu Cervarix dan Gardasil.

Dengan melakukan 6 cara mencegah kanker serviks seperti di atas semoga kita semua, wanita indonesia, dapat terhindar dari kanker seviks.

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit