Tak Perlu Panik, Kenali Penyebab Ingus Berdarah dan Cara Mengatasinya

Dipublish tanggal: Agu 17, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 7, 2020 Waktu baca: 3 menit
Tak Perlu Panik, Kenali Penyebab Ingus Berdarah dan Cara Mengatasinya

Ingus berdarah atau sering juga disebut mimisan oleh masyarat memang terlihat menakutkan. Walau begitu kondisi ini sebenarnya sering sekali dialami oleh banyak orang dan jarang disebabkan karena kondisi tubuh yang serius. 

Jika Anda mengalami mimisan namun tidak sering terjadi, Anda tak perlu terlalu khawatir dengan hal tersebut. Sebaliknya jika Anda sering mengalami mimisan karena cedera atau terjadi setelah mengalami kecelakaan, Anda perlu berkonsultasi kepada dokter. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Dengan demikan dokter bisa melakukan pemeriksaan lebih dalam dan Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Berbagai kemungkinan penyebab ingus berdarah atau mimisan

Ada berbagai kemungkinan yang menyebabkan ingus berdarah. 

Misalnya saja, lendir yang mengandung darah yang berwarna merah atau kecokelatan tersebut disebabkan karena kondisi hidung yang terlalu kering dan iritasi yang terjadi karena menggosok, mengorek ataupun membuang ingus di dalam hidung secara berlebihan. 

Pada umumnya, darah yang keluar sebagian besar berasal dari dalam lubang hidung. Lubang hidung tersebut mempunyai banyak sekali pembuluh darah yang rapuh dan sangat mudah terluka.

Selain itu, beberapa penyebab umum lain yang sering ditemukan adalah karena adanya benda yang tersangkut di dalam lubang hidung, udara yang terlalu dingin, iritasi dari zat yang mengandung bahan kimia, reaksi alergi, luka pada bagian hidung, seseorang yang terlalu sering bersin, adanya kelainan pada struktur hidung seperti deviasi septum, hingga terjadinya infeksi pada saluran pernapasan atas. 

Disamping itu, tekanan darah tinggi, gangguan pembekuan darah, dan penyakit kanker juga bisa menjadi penyebab hidung mengeluarkan ingus berdarah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Dengan mengkonsumsi obat-obat yang dapat mengencerkan darah, contohnya aspirin, antihistamin atau pun dekongestan, kandungan yang ada di dalam obat-obat tersebut juga bisa membuat kondisi hidung menjadi kering dan mempermudah timbulnya mimisan.

Cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi ingus berdarah

Untuk ingus berdarah yang dipicu karena beberapa gangguan yang sudah dibahas di atas, Anda bisa mengatasinya dengan melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Tetap duduk tegak dengan kepala dalam posisi lebih tinggi dari jantung

Saat Anda mengalami mimisan berdarah, langkah pertama untuk mengatasinya adalah dengan duduk tegak di mana posisi kepala berada lebih tinggi dari posisi jantung. 

Disamping itu, Anda juga tak boleh berada dalam posisi berbaring untuk mencegah darah yang keluar dari lubang hidung semakin banyak.

  • Condongkan badan sedikit saja ke arah depan dan posisi kepala tidak boleh menengadah.

Langkah kedua yang perlu Anda lakukan ketika mimisan adalah mencondongkan badan sedikit saja ke arah depan. Selain itu, posisi kepala tidak boleh menengadah ke atas. 

Hal ini bertujuan untuk mencegah agar darah mimisan tidak mengalir kembali ke arah tenggorokkan yang dapat mengakibatkan Anda tersedak darah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20
  • Cubit bagian lunak dari hidung

Setelah mencondongkan badan sedikit ke arah depan, coba cubit bagian lunak dari hidung menggunakan ibu jari dan telunjuk. Setelah itu, berikan sedikit tekanan, sembari tetap mencubit bagian hidung. Untuk bernapas, Anda bisa melakukannya melalui mulut selama melakukan ini.

  • Tahan hingga 5 – 10 menit

Tahanlah posisi tersebut selama 5 hingga 10 menit sampai darah berhenti keluar dari dalam hidung Anda.

  • Kompres dengan es

Langkah terakhir, Anda perlu mengompres bagian hidung dan area pipi dengan es yang telah dibungkus dengan kain.

Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi lendir darah yang keluar dari hidung. Perlu diingat saat mimisan sedang berlangsung, Anda tidak disarankan untuk menyumpal hidung dengan tisu atau pun kapas. 

Silahkan gunakan beberapa obat dan semprotan khusus yang berfungsi sebagai pertolongan pertama terhadap penyumbatan hidung dan pendarahan ringan yang dialami. Meski begitu, bagi penderita tekanan darah tinggi sebaiknya berhati-hati menggunakan obat-obatan tersebut. 

Ingus berdarah atau mimisan yang ke luar dari hidung memang terlihat menakutkan. Walau begitu, ada baiknya bila Anda tetap tenang. Segera lakukan beberapa langkah penanganan yang tepat untuk mengatasi mimisan tersebut. 

Selain itu, saat mimisan tidak kunjung berhenti yang disertai demam, pendarahan sangat banyak, hingga sakit kepala, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Coughing Up Blood (Hemoptysis). UCLA Health. (Accessed via: https://www.uclahealth.org/lungcancer/coughing-up-blood-hemoptysis)
When Is Coughing Up Blood an Emergency?. Verywell Health. (Accessed via: https://www.verywellhealth.com/coughing-up-blood-possible-causes-2249394)
Coughing up blood. MedlinePlus. (Accessed via: https://medlineplus.gov/ency/article/003073.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app