Sakit Kepala Sebelah Kanan hingga Leher, Ini Penyebabnya

Anda wajib waspada jika sakit kepala hanya pada bagian tertentu, dan terasa begitu berat serta terjadi dalam waktu yang tiba-tiba.
Dipublish tanggal: Agu 17, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Mar 10, 2020 Waktu baca: 3 menit
Sakit Kepala Sebelah Kanan hingga Leher, Ini Penyebabnya

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Upayakan untuk selalu mencermati sakit kepala Anda, termasuk sakit kepala sebelah kanan hingga leher. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal dan bukan tak mungkin merupakan tanda dari kondisi yang lebih serius;
  • Sakit kepala sebelah kanan hingga leher dapat disebabkan oleh sakit kepala tegang, migrain kronis, sakit kepala cluster, meningitis, cedera kepala, tumor otak, dan hemicrania continua;
  • Sakit kepala sebelah kanan hingga leher dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan sehat secara teratur, mengelola stres, tidur yang cukup, memperbanyak minum air putih, membatasi konsumsi alkohol dan kafein, dan berolahraga secara teratur;
  • Klik untuk membeli obat sakit kepala serta obat saraf dan otak lainnya dari rumah Anda melalui HDMall. Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD;
  • Gunakan fitur chat untuk berbicara dengan apoteker kami seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Sakit kepala adalah kondisi yang lazim bagi sebagian besar kita. Meski demikian, upayakan untuk selalu mencermati sakit kepala Anda, termasuk sakit kepala sebelah kanan hingga leher. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal dan bukan tak mungkin merupakan tanda dari kondisi yang lebih serius.

Penyebab sakit kepala sebelah kanan hingga leher

Anda harus berhati-hati jika sakit kepala hanya terasa di bagan tertentu, termasuk sakit kepala sebelah kanan hingga leher. Kondisi demikian dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

Iklan dari HonestDocs
Beli PARATUSIN 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Paratusin tablet 3

1. Sakit kepala tegang

Sakit kepala yang umum terjadi dan sering dianggap sebagai sakit kepala biasa disebut dengan sakit kepala tegang. Sakit kepala tegang ini bisa terjadi selama beberapa menit, jam, hingga hari. Orang yang menderita kondisi ini juga akan merasakan sakit pada satu atau dua sisi kepala, otot leher menegang, dan tekanan di belakang mata. 

Umumnya orang yang mengalami sakit kepala tegang akan mengalami gejala seperti mudah lelah, kurang fokus, nyeri di bagian kepala, hingga kesulitan dalam beristirahat.

2. Migrain kronis

Migrain kronis menjadi salah satu penyebab sakit kepala sebelah yang menjalar ke leher. Kondisi ini ditandai dengan gejala seperti mual dan nyeri berdenyut yang sakitnya terasa sedang hingga parah. 

Migrain kronis biasanya terjadi pada orang yang memiliki riwayat migrain yang terjadi secara berulang-ulang. 

3. Sakit kepala cluster

Sakit kepala cluster biasanya terjadi secara berulang dalam suatu periode dan lebih sering menyerang pria. Penyakit ini ditandai dengan nyeri di bagian mata dan diteruskan hingga ke leher, kepala, bahu, atau wajah. Selain itu sakit kepala cluster juga ditandai dengan gejala mata kemerahan di salah satu sisi yang mengalami nyeri kepala. 

4. Radang selaput otak (meningitis)

Meningitis merupakan infeksi pada meninges (selaput pelindung) yang mengelilingi otak da saraf tulang belakang. Penyakit ini mengakibatkan rasa sakit bagian kepala dan leher. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Meningitis disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Gejala meningitis biasanya ditandai dengan demam yang tiba-tiba, sakit kepala yang parah, leher terasa kaku, dan lemas. Segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami gejala demikian untuk mendapat penanganan yang tepat dan cepat.

5. Cedera kepala

Cedera kepala bisa disebabkan oleh hantaman atau pukulan yang keras ke kepala. Kondisi ini dapat memicu sakit kepala sebelah hingga ke leher. Cedera kepala juga berhubungan dengan kerusakan yang terjadi pada otak. 

Akibat dari cedera kepala secara fisik dapat terlihat dari kehilangan kesadaran selama beberapa menit, sakit kepala, mual, dan muntah. Selain itu, koordinasi gerakan tubuh bakal berkurang.

Tidak hanya dari segi fisik, cedera kepala juga dapat mengakibatkan kondisi mental berubah seperti suasana hati yang mulai tidak nyaman, berkurangya kemampuan mengingat, dan perubahan suasana hati.

6. Tumor otak

Tumor otak adalah pertumbuhan sel-sel di dalam atau sekitar otak yang tidak normal. Ada dua jenis tumor berdasarkan perkembangannya, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Tanda tumor berbeda-beda, sesuai dengan ukuran, jenis, lokasi, dan pertumbuhan tumor. Oleh karena itu, seringlah melakukan cek kesehatan untuk mengurangi resiko terkena tumor otak.

7. Hemicrania continua

Hemicrania continua adalah kondisi sakit kepala yang terjadi terus-menerus dengan gejala mata memerah pada sisi yang sakit, turunnya kelopak mata, dan hidung tersumbat

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Baca juga: Kenali Sakit Kepala Akibat Dehidrasi

Cara mengatasi sakit kepala sebelah kanan hingga ke leher

Mengatasi memang lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, lebih baik mencegah sakit kepala sebelah kanan hingga ke leher dengan pola hidup sehat seperti berikut:

1. Kelola stress

Kurangi beban pikiran Anda dengan rileks seperti pijatan dan meditasi. Hal ini dapat mendukung untuk Anda terhindar dari stress.

2. Tidur yang cukup

Tidur menjadi bagian yang penting untuk menjauhkan diri dari penyakit. Durasi tidur ideal adalah antara 7-8 jam per hari.

3. Perbanyak minum air

Minum air putih menjadi hal yang wajib dilakukan setiap hari. Hal ini untuk menghindari tubuh dari kekurangan cairan

4. Batasi konsumsi alkohol dan kafein

Konsumsi alkohol dan kafein dalam jumlah yang berlebih tentu tidak akan baik bagi tubuh. Jagalah tubuh Anda dari penyakit yang dapat disebabkan oleh alkohol dan kafein.

5. Olahraga secara teratur

Kunci hidup sehat memang harus rajin untuk berolahraga. Meski tidak olahraga dalam waktu yang lama, paling tidak luangkan waktu sedikitnya 3 kali dalam seminggu untuk berolahraga secara rutin. Selain menjadikan tubuh lebih bugar, olahraga dapat membantu Anda terhindar dari penyakit fisik dan mental.

6. Makan dengan teratur

Mengonsumsi makanan sehat dengan teratur akan membuat kebutuhan gizi tubuh tercukupi. Hindari melewatkan waktu makan agar tidak terkena sakit maag, sakit kepala, dan penyakit lainnya.

Jika mengalami sakit kepala sebelah kanan hingga leher, segera berkonsultasi ke dokter. Jangan abaikan tanda-tanda seperti sakit kepala yang disertai demam, kejang, kelemahan anggota gerak, dan berkurangnya kesadaran setelah melakukan aktivitas tertentu.

Baca juga: Cegah Serangan Migrain dengan Cara Ini

10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Rena MV. (2013). Managing and treating headache of cervicogenic origin. DOI: (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed?term=23419625)
Racicki S, et al. (2013). Conservative physical therapy management for the treatment of cervicogenic headache: a systematic review. DOI: (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed?term=24421621)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app