GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Protokol Kesehatan Covid 19 dalam Menghadapi Risiko Paparan Virus Corona

Dipublish tanggal: Mar 17, 2020 Update terakhir: Jan 19, 2021 Waktu baca: 5 menit
Protokol Kesehatan Covid 19 dalam Menghadapi Risiko Paparan Virus Corona

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Protokol kesehatan Covid 19 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini juga berdasarkan rekomendasi dari WHO
  • Protokol kesehatan Covid 19 ini berlaku bagi semua orang baik yang sedang tidak sehat ataupun mereka yang sehat tetapi berisiko (OTG)
  • Jika merasa sakit dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, dan sesak nafas, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit
  • Jika merasa tidak enak badan, telah beraktivitas di luar rumah, atau pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid 19 maka dianjurkan juga untuk tes Covid 19
  • Beli vitamin untuk daya tahan tubuh atau membutuhkan pemeriksaan tes Covid 19 bisa dilakukan melalui HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Hingga saat ini kehadiran virus Corona (Covid-19) yang terjadi di berbagai negara termasuk Indonesia masih menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Pemerintah sendiri terus mengupayakan beragam cara penanganan kasus Covid 19 di Indonesia, termasuk memperketat protokol kesehatan 3M, melakukan pembatasan aktivitas di luar rumah, serta memperbanyak rumah sakit rujukan di setiap daerah di Indonesia.

Protokol kesehatan Covid 19

Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang didasarkan dari rekomendasi WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), berikut ini protokol kesehatan Covid 19 yang wajib dilakukan untuk menurunkan risiko penularan virus Corona:

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19
  • Mengenakan masker untuk menutup hidung dan mulut
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih
  • Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain

Baca juga: Mengapa Sabun Cuci Tangan Penting dalam Mencegah Virus Corona (Covid-19)?

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah serta menjauhi kerumunan karena terdapat risiko yang lebih tinggi terhadap penyebaran virus Corona. Karena virus Corona tidak hanya berdampak pada diri Anda sendiri melainkan juga orang lain di sekitar Anda.

Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena jumlah kasus Covid 19 di Indonesia masih terus meningkat, di mana masyarakat terasa mulai abai dan kurang memperhatikan protokol kesehatan new normal yang diwajibkan. 

Hal tersebut juga ditambah dengan banyaknya kasus Covid 19 tanpa gejala (OTG) sehingga pemeriksaan tes Covid 19 dan contact tracing menjadi sangat penting untuk dilakukan dalam menurunkan jumlah kasus aktif Covid 19 di Indonesia.

Saat ini pun, kebanyakan rumah sakit dan layanan kesehatan sudah hampir penuh sehingga ada banyak pasien Covid 19 yang mungkin tidak bisa ditangani dengan baik dan berdampak pada peningkatkan jumlah kematian akibat Covid 19.

Baca juga: 6 Faktor Risiko yang Dapat Meningkatkan Bahaya Virus Corona (Covid-19)

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Apa yang harus dilakukan untuk menghadapi risiko paparan virus Corona?

Terdapat gejala Covid 19

Jika merasakan demam sekitar 38 derajat celcius dan disertai batuk atau pilek, kehilangan indera penciuman (anosmia), dan beberapa gejala tidak enak badan lainnya, maka Anda dianjurkan untuk tetap berada di rumah, beristirahat, dan segera mengonsumsi obat atau vitamin tertentu (untuk meningkatkan daya tahan tubuh).

Tetapi jika keluhan atau risiko gejala Covid 19 tersebut masih berlanjut hingga beberapa hari dan disertai dengan masalah kesulitan bernapas (sesak nafas), maka Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau dokter terdekat. Ketika berobat ke rumah sakit atau dokter pun, Anda harus menggunakan masker dengan penuh kewaspadaan. 

Dengan banyaknya kasus Orang Tanpa Gejala atau OTG, semua orang harus bertindak seakan akan virus Corona ada di manapun dan hanya bisa dikurangi risikonya dengan penerapan protokol kesehatan Covid 19 yang ketat. Hal ini untuk menghindarkan orang lain dari adanya kemungkinan tertular, karena sebagian penderita kasus Covid 19 tidak mengetahui bahwa dirinya merupakan pembawa (super spreader).

Pada saat memeriksakan diri ke rumah sakit, pemeriksaan atau screening suspect juga mungkin dilakukan berdasarkan gejala yang dialami (misalnya ada batuk, demam, pilek, sesak nafas). Apabila mengalami gejala virus Corona (Covid-19) tersebut, maka Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit rujukan yang telah disiapkan pemerintah dengan aturan yang ketat (para petugas kesehatan yang mendampingi juga mungkin akan menggunakan alat pelindung diri). Tetapi jika tidak mengarah ke gejala virus Corona, maka Anda hanya perlu mendapatkan perawatan sesuai gejala yang dimiliki atau bisa juga melakukan isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Seseorang Suspek Virus Corona, Harus Dikarantina Atau Isolasi?

Tes pemeriksaan Covid 19 atau screening suspect yang dilakukan di rumah sakit rujukan akan menghasilkan spesimen yang diuji melalui pemeriksaan laboratorium dan pasien akan menjalani perawatan di ruang isolasi khusus Covid 19 dan hasil pemeriksaan tersebut akan keluar dalam waktu 24 jam setelah spesimen diuji. 

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Jika hasilnya positif, maka seseorang bisa dinyatakan positif menderita Covid 19 dan akan menjalani masa isolasi selama 14 hari. Selama isolasi dan perawatan, pasien akan terus diambil sampel tes usap setiap hari. Jika hasil pemeriksaan telah menunjukkan hasilnya negatif selama 2 kali berturut turut maka pasien baru bisa dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Setelahnya, pasien diminta untuk melakukan isolasi mandiri dulu selama beberapa hari baru bisa bertemu dengan orang lain dan melakukan aktivitas seperti biasa, tetapi tentunya masih dengan penerapan protokol kesehatan Covid 19.

Ketika merasa sehat, tetapi...

Meski merasa sehat tanpa memiliki gejala apapun (OTG), tetapi setiap orang disarankan untuk tidak bepergian ke luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Hal ini diharapkan dapat membantu menurunkan risiko terpapar virus Corona.

Tetapi jika harus keluar rumah maka penerapan protokol kesehatan Covid 19 wajib dilakukan. Bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan ke luar kota atau ke luar negeri, tempat tujuan juga mewajibkan Anda menyertai bukti dokumen perjalanan dengan hasil tes Covid 19. Begitupun ketika Anda kembali ke tempat asal, sudah beraktivitas di luar rumah, atau pernah kontak dengan orang yang telah terkonfirmasi positif Covid-19, maka Anda juga perlu melakukan tes pemeriksaan Covid 19 ke rumah sakit rujukan atau ke klinik kesehatan yang saat ini telah banyak menyediakan fasilitas pemeriksaan Covid 19.

Baca juga: Memahami Perbedaan 3 Tes COVID-19: PCR, Swab Antigen, dan Rapid Test

Pemerintah juga menganjurkan agar kegiatan belajar, bekerja, dan beribadah sebaiknya dilakukan di rumah saja untuk sementara waktu demi mengurangi risiko penularan virus Corona. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak dengan orang lain sekitar 1 meter serta menghindari kerumunan. Tak hanya itu, seluruh acara besar yang melibatkan banyak orang harus dibatalkan atau ditunda untuk menghindari penularan virus Corona (Covid-19) secara lebih luas.

Jaga kebersihan diri sendiri dan orang terdekat dari virus Corona (Covid-19) dengan rajin cuci tangan dengan sabun, kenakan masker pelindung, gunakan tisue ketika bersin atau batuk, dan hindari kerumunan. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga, istirahat cukup, minum air putih serta mengonsumsi suplemen vitamin.    

Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, bersin, atau kondisi lainnya, sebaiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan. 
Untuk informasi atau laporan mengenai kasus Covid-19, bisa melihat di website resmi www.covid19.go.id atau menghubungi hotline Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) khusus COVID-19 di nomor 119 ext. 9. 
Pencegahan dan penanganan awal akan membantu mengurangi risiko bahaya atau komplikasi yang lebih parah.

Sekilas mengenai virus Corona Covid 19

Covid 19 atau penyakit yang disebabkan oleh virus Corona telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Virus Corona diperkirakan dapat menyebabkan gangguan pernapasan dengan menunjukkan sejumlah gejala Covid 19 seperti demam, batuk, bersin, sakit kepala, sesak nafas, nyeri dada, hingga anosmia. 

Penularan virus Corona bisa terjadi melalui droplet, batuk atau bersin, bersentuhan dengan penderita Covid 19, serta menyentuh benda yang telah terkontaminasi oleh virus Corona. Untuk mencegah penyebaran virus Corona, sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada.

Baca selengkapnya: Apa Itu Virus Corona (Covid 19)?

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Kemenkes RI. Protokol Kesehatan COVID-19 dalam Gambar. (https://www.kemkes.go.id/article/view/20031600003/Protokol-Kesehatan-COVID-19.html). 16 Maret 2020
Healthline. 'Super Spreaders' of the Coronavirus May Be a Threat. (https://www.healthline.com/health-news/coronavirus-super-spreaders-2). 11 Februari 2020

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app