GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI
Pemeriksaan

Protokol Kesehatan Terkait Coronavirus (Covid-19) dari Kementerian Kesehatan RI

Dipublish tanggal: Mar 17, 2020 Update terakhir: Agu 5, 2020 Waktu baca: 4 menit
Protokol Kesehatan Terkait Coronavirus (Covid-19) dari Kementerian Kesehatan RI

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini juga berdasarkan rekomendasi dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)
  • Protokol kesehatan terkait Covid-19 ini berlaku bagi yang sedang tidak sehat ataupun mereka yang sehat tetapi berisiko menjadi pembawa virus tersebut
  • Jika merasa sakit dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, dan sesak nafas, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit
  • Biaya tes pemeriksaan Covid-19 ditanggung pemerintah asal mendapatkan rekomendasi atau sesuai permintaan dari dokter yang memeriksa untuk dilakukan tes
  • Jika pernah melakukan kunjungan ke luar negeri di 14 hari belakangan ke negara yang terdampak virus Corona atau pernah kontak secara langsung dengan pasien positif Covid-19 maka dianjurkan juga untuk melakukan tes pemeriksaan

Virus Corona (Covid-19) yang belakangan ini telah menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia, masih menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Pemerintah sendiri sebenarnya sudah memiliki beragam cara penanganan kasus Coronavirus, termasuk memperbanyak penyediaan rumah sakit rujukan di setiap daerah di Indonesia serta hotline informasi seputar Coronavirus (Covid-19) di 119 ext. 9

Bahkan lebih dari 130 rumah sakit rujukan sudah disiapkan beserta tenaga medis dan dokter yang menjadi garda terdepan dalam melawan virus Corona, termasuk menginformasikan protokol kesehatan dan tes pemeriksaan Covid-19.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Protokol Kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI

Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang didasarkan dari rekomendasi WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), berikut ini protokol kesehatan yang disarankan jika berada dalam kondisi tertentu:

Ketika merasa tidak sehat

Jika merasa demam sekitar 38 derajat celcius dan disertai batuk/pilek, maka Anda dianjurkan untuk beristirahat di rumah dan mengonsumsi obat tertentu (jika memang diperlukan). Tetapi jika keluhan tersebut masih berlanjut hingga beberapa hari dan ditambah dengan rasa sulit bernapas (sesak nafas), maka segeralah memeriksakan diri ke rumah sakit atau dokter terdekat.

Ketika berobat ke rumah sakit atau dokter, Anda juga perlu menggunakan masker agar tidak menular ke orang lain. Jika batuk atau bersin, diwajibkan untuk menutupi bagian mulut dengan tisu atau lengan, serta menjauhi tempat keramaian dan tidak menggunakan transportasi umum yang berdesakan. Hal ini untuk menghindarkan orang lain dari adanya kemungkinan tertular, karena sebagian penderita kasus Covid-19 tidak mengetahui bahwa dirinya merupakan pembawa (super spreader). 

Baca juga: Kebal dari Virus Corona Tapi Bisa Menularkan Pada Orang Lain, Kok Bisa?

Pada saat memeriksakan diri ke rumah sakit, pemeriksaan atau screening suspect juga mungkin dilakukan berdasarkan gejala yang dialami (misalnya ada batuk, demam, pilek, sesak nafas). Apabila mengalami gejala Coronavirus (Covid-19) tersebut, maka Anda akan dipindahkan ke salah satu rumah sakit rujukan yang telah disiapkan pemerintah dengan aturan yang ketat (para petugas kesehatan yang mendampingi juga mungkin akan menggunakan alat pelindung diri). Tetapi jika tidak mengarah ke gejala virus Corona, maka Anda hanya perlu mendapatkan perawatan sesuai gejala yang dimiliki. 

Tes pemeriksaan atau screening suspect yang dilakukan di rumah sakit rujukan akan menghasilkan spesimen yang diuji melalui pemeriksaan laboratorium dan pasien akan menjalani perawatan di ruang isolasi. Hasil pemeriksaan tersebut akan keluar dalam waktu 24 jam setelah spesimen diuji. Jika hasilnya positif, maka seseorang baru bisa dinyatakan positif menderita Covid-19 dan akan menjalani masa isolasi selama 14 hari dan akan terus dilanjutkan pengambilan sampel setiap hari, hingga 2 kali pemeriksaan yang menujukkan hasilnya negatif, baru Anda bisa dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Ketika merasa sehat, tetapi...

Meski merasa sehat tanpa memiliki gejala apapun, tetapi pernah melakukan perjalanan ke luar negeri selama 14 hari sebelumnya ke negara yang terdampak Covid-19 (total negara yang terdampak hingga saat ini lebih dari 150) atau pernah kontak dengan orang yang telah terkonfirmasi positif Covid-19, maka Anda juga perlu melakukan tes pemeriksaan Covid-19 ke rumah sakit rujukan atau menghubungi hotline center yang disediakan pemerintah di 119 ext. 9.

Meski sempat beredar kabar bahwa tes Corona (Covid-19) berbayar, tetapi pemerintah menyatakan bahwa tes pemeriksaan Covid-19 gratis atau tidak dipungut biaya. Hal tersebut dijelaskan oleh juru bicara pemerintah untuk kasus Covid-19, Achmad Yurianto, dengam syarat bahwa tes Corona tanpa bayaran hanya bisa dilakukan jika ada rekomendasi dari dokter bahwa pasien tersebut membutuhkan tes pemeriksaan lebih lanjut.

Dari awal, pemerintah sebenarnya telah menegaskan bahwa pihak pemerintah akan menanggung seluruh biaya perawatan bagi seluruh penderita Covid-19, termasuk bagi mereka yang masih ada dalam kategori pemantauan (ODP). Tes pemeriksaan Covid-19 sendiri secara resmi dilaksanakan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), tetapi BBTKLPP (Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BBTKL PP), lembaga Eijkman, serta beberapa laboratorium lain sedang dipersiapkan untuk membantu mempercepat pemeriksaan spesimen.

Pemerintah juga telah memberitahukan agar kegiatan belajar, bekerja, dan ibadah sebaiknya dilakukan di rumah saja untuk sementara waktu demi mengurangi risiko penularan virus Corona. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak dengan orang lain sekitar 1 meter. Tak hanya itu, hampir seluruh acara besar yang melibatkan banyak orang terpaksa harus dibatalkan atau ditunda untuk menghindari penularan virus Corona (Covid-19).

Jaga kebersihan diri sendiri dan orang terdekat dari virus Corona (Covid-19) dengan rajin cuci tangan dengan sabun, kenakan masker pelindung, gunakan tisue ketika bersin atau batuk, dan hindari tempat keramaian. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga, istirahat cukup, dan minum air putih serta multivitamin.    

Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, bersin, atau kondisi lainnya, sebaiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan. 
Untuk informasi atau laporan mengenai kasus Covid-19, bisa melihat di website resmi www.covid19.go.id atau menghubungi hotline Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) khusus COVID-19 di nomor 119 ext. 9. 
Pencegahan dan penanganan awal akan membantu mengurangi risiko bahaya atau komplikasi yang lebih parah.

Sekilas Mengenai Covid-19

Covid-19 atau penyakit yang disebabkan oleh virus Corona telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Virus tersebut dapat menyebabkan gangguan pernapasan dengan gejala demam, batuk, bersin, sakit kepala, sesak nafas, nyeri dada, hingga menyebabkan pingsan. 

Penularan virus bisa terjadi melalui batuk atau bersin, bersentuhan dengan penderita, serta menyentuh benda yang telah terkontaminasi karena virus dapat bertahan hingga 24 jam di permukaan benda. Untuk mencegah penyebaran virus Corona, sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri.

Baca selengkapnya: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Coronavirus

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Kemenkes RI. Protokol Kesehatan COVID-19 dalam Gambar. (https://www.kemkes.go.id/article/view/20031600003/Protokol-Kesehatan-COVID-19.html). 16 Maret 2020
Healthline. 'Super Spreaders' of the Coronavirus May Be a Threat. (https://www.healthline.com/health-news/coronavirus-super-spreaders-2). 11 Februari 2020

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app