Coronavirus: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Jan 31, 2020 Update terakhir: Agu 5, 2020 Tinjau pada Feb 13, 2020 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • WHO merilis nama baru kasus coronavirus yang terjadi di China dengan nama Covid-19
  • Coronavirus merupakan sekelompok virus yang menyebabkan gangguan pernapasan dan menimbulkan gejala seperti batuk, demam, flu, sakit kepala, mudah lelah, dan pingsan
  • Jenis penyakit Coronavirus: MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome), SARS-CoV (Severe Acute Respiratory Syndrome), dan Covid-19
  • Penularan bisa terjadi melalui batuk atau bersin dari penderita Coronavirus (Covid-19)
  • Covid-19 dapat diminimalisir dengan penggunaan masker, rajin mencuci tangan, menjaga kesehatan dan sistem imun tubuh

Apakah Coronavirus itu?

Coronavirus merupakan sekelompok virus yang menyebabkan gangguan pernapasan. Beberapa jenis penyakit Coronavirus antara lain MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome), SARS-CoV (Severe Acute Respiratory Syndrome), dan Covid-19.

Coronavirus termasuk dalam virus zoonosis yang berarti bisa ditularkan melalui hewan ataupun manusia. Seperti pada kasus virus SARS-CoV yang pernah terjadi di China, penyebarannya diduga disebabkan oleh musang. Sementara itu, virus MERS-CoV diduga berasal dari unta dan pertama kali terjadi di Arab Saudi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Belum lama ini, WHO juga mengkonfirmasi jenis virus Corona baru yang terjadi di China dengan sebutan Novel Coronavirus (2019-nCoV). Tetapi tak lama kemudian, WHO kembali merilis nama baru untuk virus Corona yang terjadi di China dengan nama Covid-19. Virus Corona yang pertama kali dilaporkan terjadi di daerah Wuhan, China ini diduga berasal dari kelelawar yang dikonsumsi dan menular antar manusia. 

Penularan Coronavirus dapat lebih rentan terjadi pada penderita penyakit kronis, seperti penyakit diabetes, penyakit jantung, gangguan hati, ataupun mereka yang memiliki sistem imun yang lemah, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan orang tua. Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Fungsi Sistem Imun Tubuh dalam Melawan Virus Corona (Covid-19)

Mengenai Coronavirus

Penyebab Coronavirus 

Virus Corona awalnya diduga berasal hewan liar, tetapi tak hanya ditularkan oleh hewan seperti kelelawar, tetapi Novel Coronavirus 2019 (Covid-19) juga dapat menyebar antar manusia dengan mudah melalui:

  • Udara melalui batuk atau bersin
  • Sentuhan dengan penderita Coronavirus
  • Memegang benda yang telah terkontaminasi

Meski sempat ada pemberitaan bahwa virus Corona bisa menular lewat mata, tetapi berdasarkan penelitian seorang dokter kesehatan di China menyebut bahwa penularan mata hanya dapat terjadi jika tetesan virus Corona masuk ke mata, bukan dengan tatapan langsung.

Baca juga: Mitos Virus Corona (Covid-19) Berdasarkan Data WHO

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Gejala Coronavirus 

Gejala virus Corona antar orang mungkin bisa saja berbeda, tergantung jenis virus dan tingkat keparahan infeksi yang ditimbulkan. Secara umum, penderita virus Corona akan mengalami infeksi pada saluran pernpasan atas dengan gejala ringan hingga sedang termasuk flu atau batuk.

Beberapa penderita mungkin mengalami gejala coronavirus lainnya, seperti:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung berair
  • Mudah lelah
  • Tidak merasa fit

Selain itu, gejala coronavirus yang terjadi di China (Covid-19) baru-baru ini terlihat menyerupai gejala pneumonia dan bronkitis, meliputi sesak nafas, demam tinggi, batuk berdahak, hingga nyeri dada saat bernapas atau batuk. Bahkan dalam kondisi yang parah, infeksi virus Corona dapat menyebabkan hilangnya kesadaran atau pingsan.

Baca juga: Perbedaan Flu Biasa dan Flu pada Gejala Corona (Covid-19)

Pengobatan Coronavirus 

Sebelum menentukan metode pengobatan yang dijalankan, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mendiagnosis gejala yang dialami, termasuk:

  • Rapid test
  • Pemeriksaan fisik
  • Tes darah
  • Tes laboratorium, seperti tes swab (PCR)

Hingga saat ini belum ditemukan obat khusus untuk menyembuhkan atau mengobati virus Corona (Covid-19). Tetapi beberapa ahli kesehatan menyebut kombinasi obat HIV/AIDS, seperti Lopinavir dan Ritonavir, serta obat Malaria (Chloroquine) dapat membantu mengurangi gejala coronavirus dan menjadi obat alternatif untuk sementara waktu.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Jika ditemukan gejala pada penderita Coronavirus, seperti pada kasus Covid-19, maka pasien harus diisolasi atau dikarantina demi mendapatkan perawatan khusus dan menghindari penularan terhadap orang lain. 

Baca Juga: Prosedur Tahapan Tes Corona Covid-19 dengan Metode PCR

Pencegahan Coronavirus 

Karena belum ada obat anti virus atau vaksin yang efektif mencegah coronavirus (Covid-19), setiap orang disarankan untuk menjaga daya tahan tubuh sebaik mungkin, karena dengan sistem imun yang kuat mampu mengurangi risiko terinfeksi virus Corona.

Berikut ini beberapa cara mencegah coronavirus:

  • Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun atau menggunakan hand sanitizer
  • Menggunakan masker untuk menutupi mulut dan hidung ketika berpergian ke luar rumah
  • Menutup mulut ketika batuk atau bersin agar tidak menular
  • Hindari kontak dengan orang sakit terutama ketika sedang tidak fit
  • Mencukupi kebutuhan tidur atau istirahat
  • Hindari mengonsumsi makanan mentah terutama daging dan telur
  • Hindari bersentuhan dengan hewan ternak termasuk unggas dan hewan liar

Baca juga: Tips Mencegah Paparan Virus Corona Saat Pergi dan Pulang Rumah

Jaga kebersihan diri sendiri dan orang terdekat dari virus Corona (Covid-19) dengan rajin cuci tangan dengan sabun, kenakan masker pelindung, gunakan tisue ketika bersin atau batuk, dan hindari tempat keramaian. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga, istirahat cukup, dan minum air putih serta multivitamin.

Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, bersin, atau kondisi lainnya, sebaiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan. 
Untuk informasi atau laporan mengenai kasus Covid-19, bisa melihat di website resmi www.covid19.go.id atau menghubungi hotline Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) khusus COVID-19 di nomor 119 ext. 9. 
Pencegahan dan penanganan awal akan membantu mengurangi risiko bahaya atau komplikasi yang lebih parah.

21 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) Situation Summary. Centers for Disease Control and Prevention. (https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/summary.html)
2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV): What We Currently Know. Medscape. (https://reference.medscape.com/slideshow/2019-novel-coronavirus-6012559)
Chang D, Lin M, Wei L, et al. Epidemiologic and Clinical Characteristics of Novel Coronavirus Infections Involving 13 Patients Outside Wuhan, China. JAMA. Published online February 07, 2020. doi:10.1001/jama.2020.1623. (https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2761043)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app