Virus Corona (Covid19): Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganan

Dipublish tanggal: Jan 31, 2020 Update terakhir: Nov 27, 2020 Tinjau pada Feb 13, 2020 Waktu baca: 5 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Covid-19 adalah jenis virus Corona lain selain MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS-CoV (Severe Acute Respiratory Syndrome)
  • Gejala Corona virus yang umum terjadi di antaranya batuk, demam, flu, sakit kepala, mudah lelah, dan anosmia (hilangnya indera penciuman)
  • Virus Corona bisa ditularkan melalui droplet dari penderita Coronavirus (Covid-19) seperti batuk atau bersin, serta barang yang telah terkontaminasi virus
  • Dalam menentukan seseorang terjangkit virus Corona atau tidak bisa dilakukan sejumlah langkah pemeriksaan, seperti rapid test dan swab test (PCR)
  • Covid-19 dapat diminimalisir dengan menerapkan protokol kesehatan (3M), yaitu penggunaan masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak
  • Klik untuk mendapatkan suplemen vitamin yang bagus ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Apa itu virus Corona?

Virus Corona atau Coronavirus adalah sekelompok virus yang merusak saluran pernapasan dan menyebabkan terjadinya gangguan pernapasan. Beberapa jenis penyakit Coronavirus, antara lain MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome), SARS-CoV (Severe Acute Respiratory Syndrome), dan Covid-19.

Baca juga: Update Virus Corona (Covid-19). Kapan Corona Berakhir?

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Coronavirus termasuk ke dalam virus zoonosis yang berarti bisa ditularkan melalui hewan ataupun manusia. Seperti pada kasus virus SARS-CoV yang pernah terjadi di China, penyebarannya diduga disebabkan oleh musang. Sementara itu, virus MERS-CoV diduga berasal dari unta dan pertama kali terjadi di Arab Saudi. 

Pada bulan Desember 2019 lalu, WHO juga telah mengkonfirmasi bahwa negara yang terkena virus Corona pertama kali dilaporkan terjadi di daerah Wuhan, China dan diduga berasal dari hewan kelelawar yang dikonsumsi dan menular antar manusia. Jenis virus Corona baru yang terjadi di China tersebut dikenal dengan sebutan Novel Coronavirus (2019-nCoV). Tetapi tak lama kemudian, WHO kembali merilis nama baru untuk virus Corona yang terjadi di China dengan nama Covid-19. 

Penularan Coronavirus (Covid19) dapat lebih rentan terjadi pada penderita penyakit kronis, seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, gangguan hati, obesitas, ataupun mereka yang memiliki sistem imun tubuh yang lemah, termasuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan orang lanjut usia (lansia). Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh serta menerapkan protokol kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Fungsi Sistem Imun Tubuh dalam Melawan Virus Corona (Covid-19)

Mengenai Coronavirus

Penyebab Corona virus 

Virus Corona awalnya diduga berasal hewan liar, tetapi tak hanya ditularkan oleh hewan seperti kelelawar, tetapi Novel Coronavirus 2019 (Covid-19) juga dapat menyebar antar manusia dengan mudah melalui:

  • Udara melalui batuk atau bersin (droplet)
  • Sentuhan dengan penderita virus Corona
  • Memegang benda yang telah terkontaminasi

Meski sempat ada pemberitaan bahwa virus Corona bisa menular lewat mata, tetapi berdasarkan penelitian seorang dokter kesehatan di China menyebut bahwa penularan mata hanya dapat terjadi jika tetesan virus Corona masuk ke mata, bukan dengan tatapan langsung. Oleh karena itu, perlu dipahami bahwa virus Corona memang bisa menular dan harus diwaspadai pula mengenai gejala Corona virus tersebut.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Baca juga: Mitos Virus Corona (Covid-19) Berdasarkan Data WHO

Gejala Corona virus 

Gejala Corona virus pada setiap orang mungkin bisa berbeda, tergantung jenis virus dan tingkat keparahan infeksi yang ditimbulkan. Secara umum, penderita virus Corona (Covid19) akan mengalami infeksi pada saluran pernpasan atas dengan gejala ringan hingga sedang terutama flu atau batuk.

Beberapa penderita Covid-19 juga mengalami gejala corona virus lain, seperti:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung berair
  • Mudah lelah
  • Tidak merasa fit

Baca juga: Perbedaan Flu Biasa dan Flu pada Gejala Corona (Covid-19)

Gejala orang yang terkena virus corona di China (Covid-19) juga terlihat menyerupai gejala pneumonia dan bronkitis, meliputi sesak nafas, demam tinggi, batuk berdahak, hingga nyeri dada saat bernapas atau batuk. Bahkan dalam kondisi yang parah, infeksi virus Corona dapat menyebabkan hilangnya kesadaran atau pingsan dan membutuhkan bantuan ventilator (alat bantu pernapasan).

Tak hanya sebatas itu, saat ini berbagai informasi terkait virus Corona masih terus dilakukan dan dipantau perkembangannya oleh para peneliti dan instansi kesehatan terkait. Oleh karena itu, masih ada kemungkinan penderita Covid19 mengalami gejala virus Corona lain seperti hilangnya indera penciuman anosmia, silent hypoxia, ataupun terjadinya gangguan pencernaan seperti diare. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Baca juga: Gangguan Indera Penciuman dan Perasa Diperkirakan Bisa Menjadi Tanda Gejala Covid-19

Pengobatan Coronavirus 

Sebelum menentukan metode pengobatan yang dijalankan, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mendiagnosis gejala virus Corona yang dialami, termasuk:

  • Rapid test
  • Pemeriksaan fisik
  • Tes darah
  • Swab test (PCR)

Baca Juga: Prosedur Tahapan Tes Corona Covid-19 dengan Metode PCR

Hingga saat ini belum ditemukan obat khusus yang dapat menyembuhkan atau mengobati virus Corona (Covid-19) karena virus Corona hanya bisa dilawan dengan sistem imun tubuh yang kuat serta dibantu dengan berbagai metode perawatan penunjang termasuk pemberian vaksin. Beberapa ahli kesehatan sempat menyebut kombinasi obat HIV/AIDS, seperti Lopinavir dan Ritonavir, serta obat Malaria (Chloroquine) dapat membantu mengurangi gejala corona virus dan menjadi obat alternatif untuk sementara waktu.

Setelah melakukan serangkaian tes pemeriksaan, jika ditemukan gejala Corona pada penderita Coronavirus, seperti pada kasus Covid-19, maka pasien harus diisolasi atau dikarantina demi mendapatkan perawatan khusus dan menghindari penularan terhadap orang lain.

  • Pasien OTG Covid19 diperbolehkan menjalani isolasi mandiri di rumah asal sesuai dengan anjuran dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah
  • Pasien Covid19 dengan gejala sedang hingga berat perlu mendapat perawatan dan pengobatan di rumah sakit rujukan khusus yang telah ditunjuk pemerintah  

Pencegahan Coronavirus 

Karena belum ada vaksin yang tersedia secara eefektif dalam mencegah coronavirus (Covid-19), maka setiap orang disarankan untuk menjaga daya tahan tubuh sebaik mungkin termasuk kesehatan fisik dan mental. Karena dengan sistem imun tubuh yang kuat diyakini mampu mengurangi risiko terinfeksi virus Corona.

WHO dan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia telah menginstruksikan penerapan protokol kesehatan (3M) secara ketat bagi seluruh masyarakat Indonesia agar penularan virus Covid-19 bisa diminimalisir, yaitu dengan:

  • Menggunakan masker untuk menutup hidung dan mulut
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih
  • Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain

Baca juga: Tips Mencegah Paparan Virus Corona Saat Pergi dan Pulang Rumah

Selain itu, beberapa cara lain yang dapat membantu mencegah penularan coronavirus (Covid19), antara lain:

  • Menutup mulut ketika batuk atau bersin agar tidak menular
  • Hindari keluar rumah terutama ketika sedang tidak fit
  • Istirahat dan tidur yang cukup minimal 7 jam sehari
  • Cukupi kebutuhan asupan gizi dengan makanan sehat
  • Tingkatkan sistem imun tubuh dengan berolahraga teratur
  • Hindari mengonsumsi makanan mentah terutama daging dan telur
  • Konsumsi suplemen & vitamin yang diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh
  • Dilarang berbagi alat makan atau barang pribadi lainnya dengan orang lain
Jaga kebersihan diri sendiri dan orang terdekat dari virus Corona (Covid-19) dengan rajin cuci tangan dengan sabun, kenakan masker pelindung, gunakan tisue ketika bersin atau batuk, dan hindari tempat ramai penuh kerumunan. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga, istirahat cukup, dan minum air putih serta multivitamin.

Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, bersin, anosmia, atau kondisi lainnya, sebaiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit atau klinik kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan. 
Untuk mengetahui informasi atau update Corona Covid-19 terkini di Indonesia, bisa dilihat di website resmi www.covid19.go.id atau menghubungi hotline Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) khusus COVID-19 di nomor 119 ext. 9. 
Pencegahan dan penanganan awal akan membantu mengurangi risiko bahaya atau komplikasi yang lebih parah. Mari bersama lawan Covid-19!

21 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) Situation Summary. Centers for Disease Control and Prevention. (https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/summary.html)
2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV): What We Currently Know. Medscape. (https://reference.medscape.com/slideshow/2019-novel-coronavirus-6012559)
Chang D, Lin M, Wei L, et al. Epidemiologic and Clinical Characteristics of Novel Coronavirus Infections Involving 13 Patients Outside Wuhan, China. JAMA. Published online February 07, 2020. doi:10.1001/jama.2020.1623. (https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2761043)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app