Sering Tertukar, Ini Bedanya Bekas Jerawat PIE dan PIH

Dipublish tanggal: Jul 9, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Sering Tertukar, Ini Bedanya Bekas Jerawat PIE dan PIH

Setelah masalah jerawat hilang, Anda biasanya akan menghadapi masalah baru berupa bekas jerawat. Sama seperti saat jerawat muncul, noda-noda bekas jerawat tentu saja mengganggu penampilan. Ada 2 jenis bekas jerawat yang mungkin sedang Anda alami, yaitu PIE dan PIH. Sudah tahu apa bedanya dan mana yang sedang Anda alami saat ini? Kalau belum, artikel berikut ini patut untuk Anda simak.

Perbedaan bekas jerawat PIE dan PIH

Anda mungkin sudah menggunakan berbagai produk kecantikan untuk menghilangkan bekas jerawat. Namun, terkadang rasanya seolah tidak memberikan efek apa pun. Hati-hati, kemungkinan ini pertanda bahwa Anda menggunakan produk yang tidak sesuai dengan jenis bekas jerawat yang Anda alami.

Iklan dari HonestDocs
Mikrodermabrasi Facial 1 Kali Di Aveia Clinic

Facial berfungsi untuk mengangkat komedo, mencerahkan, mengangkat sel kulit mati, merangsang pembentukan kulit baru tanpa rasa sakit, mendinginkan, dan melembabkan kulit juga. Paket ini termasuk facial treatment dan masker, tetapi belum termasuk biaya konsultasi dokter dan obat.​

Mikrodermabrasi facial 1 kali di aveia clinic

Ya, tiap jenis bekas jerawat memiliki penanganannya masing-masing. Begitu juga dengan bekas jerawat PIE dan PIH. 

Berikut ini perbedaan bekas jerawat PIE dan PIH:

1. Warna

Cara paling mudah untuk membedakan bekas jerawat PIE dan PIH adalah dilihat dari warnanya. 

Post Inflammatory Erythema atau PIE adalah bekas jerawat yang seringnya berwarna kemerahan, merah muda, atau keungungan. Sedangkan Post Inflammatory Hyperpigmentation adalah bekas jerawat yang menyisakan noda-noda kecokelatan atau kehitaman.

2. Penyebab

Bekas jerawat PIE merupakan hasil pelebaran pembuluh darah yang ada di dekat permukaan kulit wajah. Hal ini umumnya disebabkan oleh peradangan pada kulit, bisa karena jerawat, kebiasaan memencet jerawat, paparan sinar matahari terus-menerus, atau kandungan skin care yang terlalu keras.

Baca Selengkapnya: 6 Cara Efektif Melindungi Kulit dari Bahaya Radiasi Sinar Matahari

Iklan dari HonestDocs
Standard Facial 1 Kali Di Reface Clinic

Sudah termasuk cuci wajah, peeling, ekstrak komedo, dan masker.

Standard facial 1x di reface clinic

Karena letaknya sangat dekat dengan permukaan kulit, maka peradangan tadi akan tampak sebagai noda kemerahan. Kondisi ini paling sering dialami oleh pemilik kulit berwarna terang, namun bukan berarti orang dengan kulit gelap tidak bisa memiliki PIE.

Sementara itu, Post Inflammatory Hyperpigmentation atau PIH adalah respon alami kulit ketika mengalami peradangan sehingga kulit memproduksi lebih banyak melanin. Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada rambut, kulit, dan mata manusia.

Ketika kulit terpapar sinar matahari, tubuh akan memproduksi melanin untuk melindungi kulit dari bahaya radiasi. Namun jika melanin yang dihasilkan terlalu banyak, maka area kulit tersebut akan tampak lebih gelap daripada warna kulit di sekelilingnya.

Beda dengan PIE, PIH lebih sering ditemukan pada pemilih kulit sawo matang hingga gelap. Pasalnya, orang dengan kulit gelap cenderung memiliki sel melanosit yang lebih banyak. Tapi lagi-lagi, ini bukan berarti pemilik kulit putih bisa terhindar dari bekas jerawat PIH, ya.

3. Perawatan

Jika Anda sudah gonta-ganti skin care tapi bekas jerawat masih saja tak hilang, bisa jadi Anda memiliki bekas jerawat PIE. Pasalnya, bekas jerawat PIE cenderung lebih sulit diatasi daripada PIH.

Cara mengatasi bekas jerawat PIE

Bekas jerawat PIE bersifat meresap ke kulit karena berhubungan dengan pelebaran pembuluh darah. Tentu saja, hal ini tidak mungkin bisa diatasi hanya dengan penggunaan skin care atau produk kecantikan.

Iklan dari HonestDocs
Mikrodermabrasi Facial 1 Kali Di Aveia Clinic

Facial berfungsi untuk mengangkat komedo, mencerahkan, mengangkat sel kulit mati, merangsang pembentukan kulit baru tanpa rasa sakit, mendinginkan, dan melembabkan kulit juga. Paket ini termasuk facial treatment dan masker, tetapi belum termasuk biaya konsultasi dokter dan obat.​

Mikrodermabrasi facial 1 kali di aveia clinic

Post Inflammatory Erythema hanya dapat diatasi dengan perawatan kecantikan di dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK) atau ahli kecantikan tersertifikasi. Berbagai pilihan perawatan untuk mengatasi bekas jerawat PIE di antaranya:

  • Laser.
  • Microneedling, dapat meningkatkan dan menggantikan sel-sel yang rusak dengan yang baru, khususnya pada jaringan pembuluh darah

Cara mengatasi bekas jerawat PIH

Karena bekas jerawat PIH disebabkan oleh produksi melanin berlebih, maka cara terbaiknya adalah dengan meningkatkan pergantian sel-sel kulit baru supaya pigmentasi cepat memudar. Pilihlah produk kecantikan yang mengandung AHA, niacinamide, hydroquinone, atau vitamin C untuk mengatasi bekas jerawat PIH.

Alpha hydroxy acids atau AHA merupakan sejenis eksfoliator yang dapat membantu mempercepat regenerasi sel kulit wajah. Bila digunakan dengan benar, AHA dapat memudarkan bekas jerawat PIH hingga menyerupai warna kulit awal.

Sedangkan hydroquinone adalah agen pemutih yang dapat membantu menyamarkan hiperpigmentasi pada kulit. Begitu juga dengan vitamin C, jenis vitamin ini dipercaya dapat membantu melindungi, meremajakan, dan membuat kulit lebih cerah.

Selain dengan produk kecantikan, mikrodermabrasi juga ampuh mengatasi bekas jerawat PIH. Mikrodermabrasi dapat membantu menghambat produksi melanin berlebih dan menyamakan tekstur serta warna kulit seperti semula.

Baca Selengkapnya: Cara Alami dan Medis Menghilangkan Bekas Jerawat

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Zaenglein AL, et al. (2016). Guidelines of care for the management of acne vulgaris. DOI: (https://doi.org/10.1016/j.jaad.2015.12.037)
Wang L, et al. (2014). Anticancer activities of citrus peel polymethoxyflavones related to angiogenesis and others. DOI: (http://dx.doi.org/10.1155/2014/453972)
Tessari P, et al. (2016). Essential amino acids: Master regulators of nutrition and environmental footprint? DOI: (https://doi.org/10.1038/srep26074)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app