ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Kaget Melihat Kantung Mata Tiba-tiba Bengkak? Ini 8 Penyebabnya

Dipublish tanggal: Feb 12, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 18, 2020 Waktu baca: 3 menit
Kaget Melihat Kantung Mata Tiba-tiba Bengkak? Ini 8 Penyebabnya

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Kantung mata bengkak berbeda dengan mata panda.
  • Asupan natrium berlebih membuat tubuh menahan lebih banyak air, sehingga menyebabkan kelopak mata bawah membengkak. 
  • Kurang tidur dapat melemahkan otot-otot sekitar mata dan mengikis kolagen di bawah mata, sehingga area mata tampak menebal.
  • Kantung mata bengkak bisa dipicu oleh konjungtivitis, bintitan, atau infeksi mata lainnya, baik pada salah satu atau kedua mata.
  • Untuk mengatasinya, tempelkan kompres dingin ke area mata selama beberapa menit.
  • Kandungan tanin pada kantong teh celup bekas dapat membantu menyamarkan mata pada dan kantung mata bengkak.

Pernah mengalami kantung mata bengkak? Wajar saja bila Anda jadi kaget, apalagi kalau ini terjadi secara tiba-tiba. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini tetap saja bikin risi karena mengganggu penampilan. Lantas, apa saja penyebab kantung mata bengkak dan apa yang harus dilakukan? Berikut ulasan lengkapnya.

Penyebab kantung mata bengkak

Kantung mata bengkak sekilas mirip seperti mata panda. Namun, perlu diketahui bahwa dua hal ini merupakan kondisi yang berbeda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Kantung yang muncul di bawah mata biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik. Selain itu, seiring bertambahnya usia, jaringan mata di sekitar mata akan melemah sehingga lemak akan bergerak ke kelopak mata bawah dan membentuk kantung mata.

Sama seperti area tubuh lainnya, kantung mata juga bisa mengalami pembengkakan karena berbagai hal. Berikut sejumlah penyebab kantung mata bengkak yang mungkin terjadi, antara lain:

1. Kebanyakan asupan natrium

Coba ingat-ingat lagi, apakah Anda akhir-akhir ini sering makan makanan asin? Kalau iya, bisa jadi ini penyebab kantung mata bengkak yang sedang Anda alami.

Terlalu banyak natrium akan membuat tubuh menahan lebih banyak air. Nah, timbunan air inilah yang membuat beberapa area tubuh mengalami pembengkakan. Terlebih, kulit di sekitar mata cenderung tipis sehingga lebih mudah membengkak. 

Kondisi ini sebetulnya akan hilang dengan seiringnya, bisa beberapa jam atau lebih lama. Yang terpenting, batasi konsumsi makanan asin atau yang mengandung garam tinggi untuk mencegah bengkak pada tubuh.

2. Habis menangis

Wajar bila mata Anda tampak sembap dan sedikit membengkak sehabis menangis. Cairan yang keluar saat menangis akan menumpuk di sekitar mata. Bukan cuma kantung mata yang terlihat menebal, area sekitar mata Anda pun juga demikian.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Baca Selengkapnya: Cara Cepat Meredakan Mata Sembap Setelah Menangis

3. Kurang tidur

Menurut penelitian dalam jurnal Sleep tahun 2013, kurang tidur bisa menjadi dalang munculnya kantung mata. Tak hanya itu, jam tidur yang berkurang juga dapat memicu kelopak mata turun, mata merah, hingga mata panda.

Saat kurang tidur, otot-otot di sekitar mata akan melemah dan kolagen pun ikut menipis. Akibatnya, cairan cenderung lebih mudah berkumpul dan menyebabkan kantung mata bengkak.

Bila disebabkan oleh kurang tidur, kantong mata biasanya akan kembali seperti semula dalam waktu beberapa jam hingga seharian. Maka itu, pastikan untuk selalu tidur cukup setiap hari agar kejadian ini tak terulang lagi.

4. Alergi

Alergi ternyata juga bisa menjadi penyebab kantung mata bengkak, biasanya disertai dengan mata merah, gatal, dan berair. Penyebab alerginya pun bermacam-macam, bisa karena debu, asap rokok, polusi, bulu hewan, hingga serbuk sari.

Saat alergen masuk ke mata, sel pelindung (sel mast) akan mengeluarkan histamin untuk melawan alergen. Hal inilah yang membuat mata Anda berair dan lebih sensitif.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Untuk mengatasinya, Anda dapat mengonsumsi obat antihistamin atau dekongestan yang bisa didapatkan secara bebas di apotek. Bisa juga dengan obat tetes mata untuk memperbaiki kondisi mata yang membengkak.

5. Pengaruh rokok

Mengisap rokok tembakau, sisha, atau cerutu dapat mengiritasi mata. Tak hanya berlaku bagi perokok aktif, menghirup asap rokoknya saja bisa memberikan efek serupa.

Paparan asap rokok dapat memicu pembengkakan di area mata, termasuk kantung mata. Maka itu, berhentilah merokok dan hindari paparan asap rokok demi menjaga kesehatan Anda.

6. Infeksi mata

Infeksi mata dapat menyebabkan kantung mata bengkak. Kondisi ini mulanya terjadi pada salah satu bagian mata, kemudian menyebar ke mata sebelahnya.

Ada beberapa jenis infeksi mata yang dapat memicu pembengkakan di kantong mata, seperti konjungtivitis, bintitan (stye), hingga periorbital cellulitis. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab sekaligus mengobati masalah mata Anda.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Infeksi Mata

7. Penyumbatan pada saluran air mata

Saluran air mata bertugas untuk mengeluarkan cairan berupa air mata. Jika saluran ini tersumbat, maka cairan tersebut tentu akan berkumpul di sekitar mata hingga memicu pemebngkakan.

Penyumbatan saluran air mata umumnya disebabkan oleh infeksi, masuknya partikel make up ke dalam mata, hingga cedera pada mata. Kondisi ini sering terjadi pada bayi, tapi juga bisa dialami oleh anak-anak dan orang dewasa. 

Guna mengatasi sumbatan pada saluran air mata, cobalah kompres hangat di sekitar mata. Hal ini akan membantu melonggarkan sumbatan dan mengembalikan kantung mata Anda seperti semula.

8. Cedera

Anda mungkin tidak sadar bahwa mata Anda membengkak karena ada goresan atau luka kecil di kantung mata. Hal ini mungkin saja terjadi saat Anda mengucek mata terlalu keras atau goresan kuas makeup saat berdandan. 

Ketika ada luka, tubuh Anda secara bertahap akan membentuk lapisan kulit baru berupa kulit tipis. Inilah yang membuat kelopak mata bawah Anda tampak menebal atau bengkak secara sementara.

Baca Juga: Cara Mengobati Mata Bengkak Dengan Obat Rumahan

Atasi kantung mata bengkak sesuai dengan penyebabnya masing-masing. Untuk meredakannya, tempelkan kompres dingin ke area mata selama beberapa menit. Kandungan tanin pada kantong teh celup bekas juga bisa dimanfaatkan untuk menyamarkan mata panda sekaligus mengurangi pembengkakan.

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Sleep. Cues of Fatigue: Effects of Sleep Deprivation on Facial Appearance. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3738045/). 1 September 2013.
Cleveland Clinic. Puffy Eyes: What Causes Them and What To Do About It. (https://health.clevelandclinic.org/puffy-eyes-what-causes-them-and-what-to-do-about-it/). 1 April 2019.
American Academy of Opththalmology. Bags Under the Eyes. (https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/bags-under-eyes). 29 November 2018.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app