Penyakit Liver: Tahap Demi Tahap

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Penyakit Liver: Tahap Demi Tahap

Ada berbagai jenis penyebab penyakit liver. Namun apapun itu, kerusakan hati yang sampai menimbulkan penyakit liver umumnya terjadi melalui proses atau cara yang sama. Apakah hati terinfeksi dengan virus, teracuni oleh bahan kimia, atau diserang oleh sistem kekebalan tubuh Anda sendiri, masalah dasarnya adalah sama, yaitu liver akan menjadi begitu rusak sehingga tidak bisa lagi bekerja dengan baik.

Jika peyakit liver sudah menyerang dan melumpuhkan fungsi hati, maka ini akan membahayakan nyawa seseorang, karena hati memiliki fungsi  yang sangat penting bagi tubuh, yaitu: Membantu melawan infeksi dan membersihkan darah, membantu mencerna makanan dan menyimpan energi ketika tubuh membutuhkannya.

Hati yang sehat memiliki kemampuan luar biasa untuk tumbuh kembali, atau regenerasi, ketika rusak. Namun pada suatu kondisi hal ini tidak terjadi sehingga terjadilah penyakit hati kronis atau penyakit liver kronis.

Berikut tahap demi tahap terjadinya penyakit liver, mulai dari awal hingga terjadinya tahap akhir yang kita sebut dengan gagal hati.

Peradangan Hati

Ini terjadi pada tahap awal penyakit liver jenis apapun, hati bisa menjadi meradang sehingga membengkak dan terkadang terasa sakit. Proses peradangan menunjukkan bahwa tubuh sedang mencoba untuk melawan infeksi atau menyembuhkan cedera. Tapi jika peradangan berlanjut dari waktu ke waktu, dapat mulai merusak hati secara permanen. Peradangan hati disebut dengan hepatitis.

Jika peradangan hati didiagnosis dan diobati dengan segera dan berhasil pada tahap ini, maka peradangan dapat sembuh dan hati kembali normal.

Fibrosis Hati

Jika tidak diobati atau menyembuh dengan sempurna, maka hati yang meradang akan mulai membentuk bekas luka. Bekas luka yang parah akan membentuk jaringan parut, menggantikan jaringan hati yang sehat. Proses ini disebut fibrosis. (Jaringan parut adalah semacam jaringan fibrosa.)

Jaringan parut tidak bisa melakukan fungsi seperti hati sehat. Selain itu, jaringan parut dapat menghalangi darah mengalir melalui hati. Karena lebih banyak jaringan parut yang terbentuk, maka hati tidak dapat berfungsi seperti sedia kala. Atau, bagian hati yang masih sehat harus bekerja lebih keras untuk meng-kompensasi jaringan hati yang rusak.

Jika penyakit liver pada tahap ini didiagnosis dan diobati dengan berhasil, maka masih ada kemungkinan bagi hati untuk menyembuhkan dirinya sendiri dari waktu ke waktu.

Sirosis Hati

Akan tetapi jika masalah diatas tidak ditangani, hati bisa mengalami kerusakan yang begitu serius sehingga tidak bisa lagi menyembuhkan dirinya sendiri. Pada tahap ini - ketika kerusakan hati tidak dapat dikembalikan - maka disebut sirosis hati atau sirosis hepatis.

Penyakit liver Sirosis dapat menyebabkan sejumlah komplikasi termasuk penyakit kanker hati. Ketahui gejalanya dengan membaca artikel berikut: Ciri-ciri dan Gejala Penyakit Liver akibat Sirosis

Kanker Hati

Secara garis besar ada dua macam kanker hati, kanker yang tumbuh dan berasal dari sel hati disebut kanker hati primer sedangkan kanker yang berasal dari organ lain dan menyebar di hati disebut kanker hati sekunder. Sirosis dan hepatitis B merupakan faktor risiko utama kanker hati primer. Namun demikian, kanker bisa saja berkembang di hati pada setiap tahap dalam perkembangan penyakit hati.

Gagal hati

Gagal hati berarti hati kehilangan sebagian besar atau telah kehilangan seluruh fungsinya. Ini merupakan kondisi yang mengancam jiwa yang menuntut perawatan medis yang intens.

Gejala pertama gagal hati yaitu sering mual, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan diare. Namun, karena gejala-gejala ini dapat memiliki sejumlah penyebab lain, maka akan sulit untuk memastikan bahwa itu benar-benar gagal hati kalau hanya memperhatikan gejala tersebut. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan yang lengkap.

Gagal hati adalah kondisi yang mengancam jiwa yang menuntut perawatan medis yang mendesak. Seiring dengan berkembangnya gagal hati, gejala-gejala akan menjadi lebih serius. Pasien mungkin menjadi mudah bingung, dan sangat mengantuk bisa terjadi koma dan bahkan kematian. oleh kaena itu pengobatan segera sangat diperlukan.

Ketika gagal hati terjadi sebagai akibat dari sirosis, maka berarti bahwa hati mengalami kegagalan secara bertahap pada beberapa waktu, mungkin selama bertahun-tahun. Ini disebut gagal hati kronis.

Gagal hati kronis juga dapat disebabkan oleh kekurangan gizi. Pada kasus yang jarang, gagal hati dapat terjadi tiba-tiba, dalam waktu 48 jam. Kondisi ini disebut sebagai gagal hati akut dan biasanya akibat dari keracunan atau overdosis obat.


20 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app