Penyakit Insomnia - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 576.242 orang

Penderita insomnia memiliki gangguan saat memulai tidur atau diantara siklus tidur. Beberapa orang dengan Insomnia dapat terbangun lebih awal dan tidak dapat kembali tidur. Waktu tidur penderita Insomnia biasanya berkurang tetapi akan merasa tidurnya cukup saat bangun di pagi hari.

Insomnia tidak dapat diukur dalam hitungan jam setiap malam karena beberapa orang memiliki waktu tidur yang lebih panjang. Episode Insomnia sering terjadi atau menetap dalam jangka waktu yang lama. Insomnia dikatakan kronis bila gangguan tersebur terjadi selama 4 minggu atau lebih. Insomnia sering muncul pada wanita dan orang tua.

Apa gejala Insomnia

Beberapa gejala Insomnia yang sering terjadi meliputi :

  • Sulit memulai tidur
  • Sulit menjaga pola tidur
  • Mengantuk pada siang hari
  • Merasa lelah
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Sering merasa cemas
  • Depresi

Apa penyebab Insomnia

Insomnia dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor. Faktor yang paling sering terjadi seperti adanya perubahan lingkungan di ruang tidur seperti adanya suara bising atau perubahan suhu di sekitar, terlalu banyak berpikir tentang realita hidup yang sedang dialami ( kehilangan pekerjaan, putus cinta),  terlalu banyak mengonsumsi kafein , alkohol, atau nikotin, waktu tidur yang berubah-ubah, dan jetlag.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Beberapa penyakit dapat berpengaruh pada terganggunya pola tidur,  beberapa penyakit tersebut seperti :

  • Gangguan mental ( Depresi, cemas, gangguan stress Post-Traumatik)
  • Arthritis, Stenosis Vertebra
  • Gangguan saraf ( Parkinson, Alzheimer)
  • Gangguan tidur lain ( Sleep Apnea, Restless Leg Syndrome)

Komplikasi pada Insomnia

Insomnia dapat menyebabkan efek mental dan fisik yang berat. Beberapa penderita Insomnia akan merasa kelelahan, depresi, mudah marah ,dan kebingungan. Insomnia juga dapat menyebabkan gangguan koordinasi, keseimbangan, dan memori.

Tingkat kecelakaan lalu lintas  lebih sering terjadi pada penderita Insomnia daripada orang tanpa Insomnia. Insomnia dapat meningkatkan resiko berkembangnya gangguan kesehatan, seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, depresi, cemas, dan penggunaan obat-obat terlarang.

Kehamilan dan Insomnia

Insomnia menjadi keluhan tersering pada saat kehamilan. Setidaknya hampir 80% wanita hamil memiliki pengalaman Insomnia. Tetapi Insomnia tidak berpengaruh pada kandungan. Beberapa sebab lain dari Insomnia pada kehamilan seperti :

  • Ketidaknyamanan pada ukuran perut
  • Rasa panas di perut
  • Nyeri tulang belakang
  • Sering ingin kencing pada malam hari
  • Perubahan hormon
  • Cemas atau mengantisipasi keluarnya bayi dalam kandungan.

Ada beberapa langkah yang dapat membantu meredakan Insomnia pada kehamilan, seperti mencoba mengubah posisi tidur, latihan relaksasi atau teknik bernafas , rutin berolahraga,dan mengonsumsi makanan kecil atau membaca buku sampai anda tertidur.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Fatal Familial Insomnia (FFI)

Fatal Familial Insomnia adalah kasus yang bersifat genetik dan jarang sekali terjadi. Kondisi ini mempengaruhi kinerja saraf dan otak. Orang dengan FFI biasanya mulai timbul pada pertengahan usia.

Beberapa gejala yang sering timbul pada FFI seperti Insomnia yang makin berat waktu demi waktu, tekanan darah tinggi, mimpi yang terasa nyata, hiperventilasi atau nafas yang makin cepat, keluarnya air mata yang tidak disebabkan oleh menangis, gangguan kencing, dan hilangnya kontrol gerakan tubuh.

Fatal Familial Insomnia tidak dapat diobati, tetapi terdapat beberapa penanganan untuk mengurangi gejala.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit