Mata Kuning - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 22, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 3 menit

Bagian putih mata dikenal sebagai sklera. Jaringan sklera mata yang sehat harus tampak putih. Sklera yang menguning, biasanya terjadi jika Anda menderita penyakit kuning. 

Penyakit kuning terjadi ketika komponen pembawa oksigen dalam darah, yang disebut hemoglobin, terurai menjadi bilirubin dan tersebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah, tetapi tubuh Anda tidak bisa membersihkan bilirubin-bilirubin tersebut secara ,maksimal.

Bilirubin seharusnya bergerak dari hati ke saluran empedu, dan kemudian tubuh Anda harus membuang bilirubin bersama dengan tinja. Bilirubin adalah zat sisa yang memberi warna pada tinja. Oleh karena itu, jika ada gangguan dari salah satu proses ini, bilirubin dapat menumpuk di kulit Anda dan membuatnya tampak kuning. 

Penumpukan bilirubin juga bisa terjadi di mata Anda, sehingga menyebabkan bagian putih dari bola mata Anda berwarna kuning. Menguningnya mata menunjukkan adanya kondisi medis yang mendasarinya.

Kondisi apa yang bisa menyebabkan mata menguning?

Menguningnya sklera dapat terjadi karena disfungsi dari:

  • hati
  • kantong empedu
  • pankreas
  • organ lainnya

Kondisi yang memengaruhi hati

Hati memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh, termasuk memecah sel darah merah. Kondisi yang mempengaruhi fungsi hati dapat menyebabkan mata menguning. Kondisi dimana terjadi pembentukan jaringan parut di hati, atau yang dikenal dengan istilah sirosis hati, umumnya juga dapat menyebabkan sklera menguning. 

Kondisi yang dapat menyebabkan sirosis meliputi:

Kondisi genetik

Dokter mengemukakan bahwa beberapa kondisi genetik dapat menyebabkan terjadinya sirosis hati. Kondisi-kondisi ini termasuk hemochromatosis, yang menyebabkan kelebihan zat besi yang terkumpul di hati dan mempengaruhi fungsinya. 

Penyakit Wilson yang menyebabkan penumpukan tembaga berlebih di hati. Porfiria yang merupakan penyakit keturunan yang menyebabkan terjadinya penumpukan porfirin berlebih di tubuh. Tubuh Anda membutuhkan senyawa ini untuk membentuk hemoglobin.

Kondisi yang dapat mempengaruhi hati juga dapat menyebabkan:

Kondisi yang mempengaruhi kantong empedu

Hati menghasilkan empedu yang kemudian disimpan di dalam kantong empedu. Kantung empedu bertanggung jawab untuk melepaskan empedu untuk membantu tubuh Anda mencerna lemak. Kantung empedu terhubung ke hati melalui saluran empedu. 

Penyakit kuning dapat terjadi jika saluran empedu tersumbat. Penyumbatan ini paling sering disebabkan oleh batu empedu. Penyebab lain seperti kista, tumor, atau peradangan kandung empedu juga dapat menyebabkan penyumbatan dan menyebabkan penyakit kuning.

Sumbatan kandung empedu juga dapat menyebabkan:

  • panas dingin
  • demam
  • sakit perut
  • penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan

Kondisi yang mempengaruhi pankreas

Saluran pankreas dan saluran empedu bergabung untuk mengalir ke usus kecil. Jika terjadi gangguan pada saluran pankreas atau saluran pankreas tersumbat, empedu mungkin tidak dapat mengalir dengan baik sehingga dapat menyebabkan penyakit kuning. Kanker pankreas juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Kelebihan bilirubin juga dapat menyebabkan urin berwarna gelap, feses berwarna terang, dan gejala seperti gatal-gatal pada kulit.

Penyakit kuning yang disebabkan oleh kondisi yang mempengaruhi pankreas lebih jarang terjadi daripada penyakit kuning karena:

  • penyakit saluran empedu
  • batu empedu
  • hepatitis
  • penyakit hati lainnya

Kelainan darah

Kerusakan sel darah merah yang abnormal atau proses pengeluaran bilirubin yang terganggu juga dapat menyebabkan mata menguning. Karena alasan ini, kondisi yang mempengaruhi umur sel darah merah atau produksinya dapat menyebabkan mata menguning, seperti:

Kesalahpahaman apa yang muncul mengenai penyebab mata menguning?

Mengkonsumsi makanan berlebih yang kaya vitamin A, atau beta karoten, menyebabkan kulit menguning. Makanan ini termasuk wortel, labu, dan melon. Makanan ini dapat mempengaruhi kulit, tetapi seharusnya tidak menyebabkan mata menguning.


9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ann Marie Griff, O.D., Yellow Eyes (https://www.medicalnewstoday.com/articles/321746.php), 9 May 2018.
Alana Biggers, M.D., MPH, Yellow Eyes (https://www.medicalnewstoday.com/articles/312403.php), 25 July 2018.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app