Mata berair - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 22, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 216.463 orang

Air mata memiliki beberapa peran kunci dalam tubuh Anda. Air mata berfungsi sebagai pelumas mata dan membantu menghilangkan partikel asing dan debu yang masuk ke dalam mata. Air mata juga merupakan salah satu komponen sistem kekebalan tubuh Anda dan dapat melindungi Anda dari infeksi.

Kelenjar di bawah kulit kelopak mata atas Anda menghasilkan air mata, yang mengandung air dan garam. Saat Anda berkedip, air mata menyebar dan membuat mata Anda tetap lembab. Kelenjar lain menghasilkan minyak yang mencegah air mata menguap terlalu cepat atau tidak tumpah dari mata Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Air mata biasanya mengalir melalui saluran air mata Anda dan kemudian menguap. Ketika Anda menghasilkan terlalu banyak air mata, air mata tersebut dapat membanjiri saluran air mata sehingga dapat menyebabkan mata berair.

Jika air mata Anda tidak mengandung air, garam, dan minyak dengan keseimbangan yang tepat, mata Anda bisa menjadi terlalu kering. Mata kering dapat  menyebabkan iritasi yang kemudian menyebabkan produksi air mata berlebih yang keluar melalui saluran air mata Anda.

Karena mata Anda tidak mendapatkan pelumasan yang tepat, Anda akan terus menghasilkan banyak air mata, yang terjadi secara terus menerus.

Saluran air mata yang tersumbat, debu, angin, alergi, infeksi, dan cedera juga dapat menyebabkan mata berair.

Pada sebagian besar kasus, mata berair sembuh tanpa perawatan, tetapi kondisi ini terkadang bisa menjadi masalah kronis.

Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda memiliki kasus mata berair yang berkepanjangan, terutama jika disertai dengan gejala lain.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Penyebab mata berair

Produksi air mata berlebih yang terjadi sementara, merupakan hal yang umum. Contohnya saat Anda emosional, tertawa, batuk, muntah, mengalami sensasi rasa yang kuat, atau menguap. Selain itu, produksi air mata berlebih dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti:

  • kondisi cuaca seperti angin, dingin, dan sinar matahari
  • ketegangan mata
  • faktor lingkungan seperti cahaya terang dan kabut asap
  • pilek, masalah sinus, dan alergi
  • radang kelopak mata (blepharitis)
  • kelopak mata mengarah ke luar (ectropion) atau ke dalam (entropion)
  • bulu mata yang tumbuh ke dalam (trichiasis)
  • mata merah (konjungtivitis) atau infeksi lainnya
  • saluran air mata yang tersumbat
  • benda asing, bahan kimia, atau gas dan cairan yang mengiritasi mata
  • menggosok mata
  • penggunaan obat-obatan
  • perawatan kanker, termasuk kemoterapi dan radiasi

Salah satu alasan paling umum yang dapat menyebabkan mata berair adalah sindrom mata kering. Mata yang sangat kering dapat menyebabkan Anda mengeluarkan banyak air mata. Jika air mata Anda tidak mengandung cukup minyak dengan komposisi yang tepat untuk melumasi mata Anda, mata Anda akan terus memproduksi air mata.

Biasanya, mata berair bersifat sementara dan akan sembuh sendiri ketika penyebabnya diatasi atau mata Anda telah sembuh. Namun, dalam beberapa kasus, kondisinya mungkin akan menetap.

Kapan Anda harus pergi ke dokter?

Penyebab terjadinya mata kering yang Anda alami akan menentukan perawatan medis terbaik. Anda harus segera menghubungi dokter atau dokter mata jika Anda memiliki gejala mata berair yang berkepanjangan disertai dengan gejala-gejala berikut:

  • kehilangan penglihatan atau gangguan visual
  • mata terluka atau tergores
  • bahan kimia di mata Anda
  • pendarahan dari mata Anda
  • benda asing menempel di mata Anda di bagian dalam kelopak mata Anda
  • mata merah, iritasi, bengkak, atau nyeri
  • memar yang tidak dapat dijelaskan di sekitar mata Anda
  • nyeri tekan di sekitar hidung atau sinus Anda
  • masalah mata disertai dengan sakit kepala parah
  • mata berair yang tidak sembuh-sembuh

Bagaimana cara mengatasi mata kering?

Dalam kebanyakan kasus, mata berair akan sembuh tanpa perawatan. Jika tidak, dokter atau dokter mata Anda akan melakukan pemeriksaan mata atau pemeriksaan fisik.

Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan tentang cedera mata yang mungkin terjadi baru-baru ini dan pertanyaan tentang kondisi kesehatan lainnya. Beri tahu dokter Anda mengenai penggunaan obat seperti obat yang diresepkan dokter, obat OTC atau penggunaan suplemen yang Anda beli.

Dokter Anda juga dapat melakukan pemeriksaan yang menentukan apakah cairan dapat melewati saluran air mata.

Pengobatan mata berair dapat dilakukan dengan:

  • obat tetes mata
  • mengobati alergi yang membuat mata Anda berair
  • antibiotik jika Anda memiliki infeksi mata
  • handuk hangat dan basah diletakkan di mata Anda beberapa kali sehari, yang dapat membantu menyumbat saluran air mata
  • prosedur pembedahan untuk membersihkan saluran air mata yang tersumbat
  • operasi untuk memperbaiki atau membuat sistem drainase air mata baru (dacryocystorhinostomy)

Yang perlu Anda ketahui mengenai kondisi mata berair

Sebagian besar kasus mata berair tidak serius, dan akan sembuh tanpa perawatan. Anda harus selalu menghubungi dokter mata Anda segera jika Anda mengalami gangguan penglihatan. Perubahan penglihatan bisa menjadi gejala masalah mata yang sangat serius yang membutuhkan perawatan segera.

Ditinjau secara medis oleh Universitas Illinois-Chicago, Fakultas Kedokteran pada tanggal 6 Juni 2016 - Ditulis oleh Ann Pietrangelo

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit