Masih Terbayang-bayang Trauma Masa Lalu? Berikut Hal yang Harus Dilakukan

Dipublish tanggal: Jul 20, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Masih Terbayang-bayang Trauma Masa Lalu? Berikut Hal yang Harus Dilakukan

Mungkin beberapa orang pernah mengalami peristiwa trauma dalam hidupnya. Berurusan dengan peristiwa traumatis bisa menjadi suatu masa yang sulit bagi kehidupan seseorang, karena peristiwa tersebut sering kali dapat membuat seseorang merasa kewalahan, dan kesulitan untuk mengatasi stress yang disebabkannya. 

Ditambah lagi dengan masih terbayang-bayangnya peristiwa trauma di masa lalu yang dalam beberapa kasus, dapat dirasakan selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun, setelah kejadian.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Respon seseorang terhadap trauma dapat diwujudkan dengan reaksi stres akut, yang merupakan kondisi jangka pendek yang berkembang setelah kejadian traumatis. Gejala-gejalanya dimulai dalam beberapa menit setelah peristiwa traumatis dan dapat menghilang dalam beberapa jam, hari, atau minggu. 

Atau, seseorang dapat mengembangkan gangguan stres pasca-trauma (PTSD), yang merupakan respons kecemasan jangka panjang setelah peristiwa traumatis atau bencana

Pada kasus trauma yang parah biasanya dapat mempengaruhi kehidupan seseorang, dan perlu mendapatkan pertolongan segera. Jika Anda merasa dibayang-bayangi oleh trauma pada masa lalu, mungkin berikut beberapa hal berikut dapat membantu Anda untuk mengatasinya.

Cara Menghadapi Reaksi Stress Akut Pasca Trauma

  • Jika situasi traumatis sedang berlangsung, segera cari bantuan untuk membuat diri Anda merasa aman. Anda mungkin juga perlu bantuan untuk menemukan tempat tinggal yang aman.
  • Bicaralah dengan seseorang yang Anda percayai tentang apa yang Anda alami.
  • Berbicara dengan keluarga dan teman terdekat Anda. Dukungan dan pengertian pada saat yang sulit dapat sangat membantu. Anda tidak harus menghadapi masalah Anda sendirian.Ketahuilah bahwa perasaan Anda sangat normal bagi seseorang yang telah 
  • mengalami peristiwa traumatis.
  • Beri diri Anda waktu. Ketahuilah bahwa apa yang Anda rasakan tidak akan bertahan lama. Bersikap baiklah kepada diri sendiri dan coba untuk berfikir positif.
  • Terima kondisi bahwa Anda mungkin butuh sedikit waktu untuk menyesuaikan diri.
  • Habiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan yang dapat membuat Anda merasa tenang dan bahagia seperti bersantai, berjalan-jalan, mengunjungi tempat-tempat yang indah, mengunjungi sanak saudara.
  • Penting untuk menghadapi situasi yang terkait dengan peristiwa traumatis, tetapi lakukanlah hal tersebut secara bertahap.
  • Hindari dan jauhi penggunaan narkoba dan alkohol untuk mengatasinya. Hal tersebut hanya dapat memperburuk masalah dan kondisi Anda. Cobalah mencari cara lain untuk membuat diri Anda tenang dan bahagia.

Hal Lain yang Dapat Dilakukan untuk Menghilangkan Bayang-bayang Trauma Masa Lalu

Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Terapi Perilaku Kognitif adalah pengobatan yang sangat baik untuk mengatasi masalah trauma, baik terapi tersebut dilakukan sendiri atau bersama dengan kombinasi obat-obatan.

Terapi Perilaku Kognitif meliputi:

  • Edukasi dan informasi tentang gejala stress pasca trauma.
  • Manajemen kecemasan, seperti latihan pernapasan dan relaksasi.
  • Mengubah pikiran dan ketakutan terkait peristiwa traumatis

Obat-obatan

Beberapa obat antidepresan mungkin dapat membantu dalam menangani masalah Anda. Penelitian telah menunjukkan hasil yang beragam. Perbaikan telah ditunjukkan dengan obat antidepresan

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Namun obat antidepresan tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang. Penggunaan obat-obatan saja mungkin tidak memiliki efek sebaik jika Anda menggunakan obat bersamaan dengan terapi (CBT).

Makanlah Makanan yang Sehat

Makanan yang Anda makan dapat memperbaiki atau memperburuk suasana hati Anda dan mempengaruhi kemampuan Anda untuk mengatasi stress pasca kejadian traumatis. Makan makanan yang penuh dengan makanan olahan, karbohidrat olahan, dan makanan ringan bergula dapat memperburuk gejala traumatis Anda. 

Sebaliknya, mengonsumsi makanan yang kaya akan buah dan sayuran segar, protein berkualitas tinggi, dan lemak sehat, terutama asam lemak omega-3, dapat membantu Anda mengatasi dan mengurangi masalah Anda.

Bagaimana Seseorang Mendapatkan Bantuan Pasca Trauma Masa Lalu?

Biasanya, perasaan cemas, mati rasa, kebingungan,rasa bersalah, dan putus asa setelah bencana atau peristiwa traumatis akan mulai memudar dalam waktu yang relatif singkat. 

Namun, jika reaksi tersebut begitu kuat dan persisten sehingga menghalangi kemampuan Anda untuk berfungsi dan melakukan aktivitas sehari-hari, Anda mungkin perlu bantuan dari seorang profesional kesehatan mental.

Jika Anda kesulitan untuk melupakan atau menghilangkan bayang-bayang trauma pada masa lalu, mulailah dengan berbicara dengan dokter di rumah sakit terdekat. 

Pilihan lain adalah menghubungi komunitas pusat kesehatan mental dan berbicara dengan seorang dokter profesional dibidang kesehatan mental. Badan profesional untuk psikolog dan psikiater mungkin juga dapat membantu Anda menemukan pengobatan yang Anda butuhkan.

19 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Symptoms of PTSD. Anxiety and Depression Association of America (ADAA). (Accessed via: https://adaa.org/understanding-anxiety/posttraumatic-stress-disorder-ptsd/symptoms)
Post-Traumatic Stress Disorder. MedlinePlus. (Accessed via: https://medlineplus.gov/posttraumaticstressdisorder.html)
What Is Posttraumatic Stress Disorder (PTSD)? Can I Have It If I’ve Never Been to War?. WebMD. (Accessed via: https://www.webmd.com/mental-health/post-traumatic-stress-disorder-ptsd#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app