Makanan Penderita Pengapuran Tulang, Anjuran dan Pantangan

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Jan 28, 2022 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 6 menit
Makanan Penderita Pengapuran Tulang, Anjuran dan Pantangan

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Perbanyaklah makanan yang mengandung vitamin C, vitamin D, beta-karoten, dan bioflavonoid untuk meringankan gejala pengapuran tulang;
  • Manfaat kunyit dapat membantu meringankan arthritis dengan menekan bahan kimia penyebab peradangan pada tubuh;
  • Batasi konsumsi gula dan garam pada makanan untuk pengapuran tulang. Gantilah dengan rempah-rempah yang lebih sehat;
  • Sebagai pengganti asam lemak omega-6, gantilah dengan makanan kaya omega-3 seperti salon, teri dan kacang almond agar lebih aman untuk tulang;
  • Klik untuk mendapatkan obat nyeri sendi, obat nyeri otot, dan obat nyeri tulang lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD;
  • Dapatkan paket fisioterapi dengan promo menarik dan dokter berpengalaman melalui HDmall;
  • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Pengapuran tulang menyebabkan penderitanya merasa tidak nyaman saat bergerak, bahkan ada juga yang sampai menderita kelumpuhan. Penyakit yang memiliki istilah medis Osteoarthritis (OA) ini juga cukup sulit disembuhkan secara total, biasanya pengobatannya hanya untuk menangani gejalanya saja. Untuk itu, diperlukan asupan nutrisi yang tepat guna membantu meringankan gejalanya. Seperti apa makanan untuk penderita pengapuran tulang yang dianjurkan maupun pantangannya?

Bagaimana makanan dapat membantu penderita pengapuran tulang?

Efek radikal bebas terbentuk saat tubuh mengalami peradangan. Molekul yang dapat merusak sel ini muncul akibat respon terhadap racun dan proses alami tubuh. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Sinovium (bantalan antara sendi lutut) sangat rentan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Untungnya, ada berbagai makanan mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Nah, jenis makanan seperti inilah yang dianjurkan untuk penderita pengapuran tulang.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada prosiding National Academy of Sciences dan Clinical Rheumatology telah membuktikan bahwa antioksidan tertentu dapat membantu mencegah arthritis, memperlambat perkembangannya, dan mengurangi rasa sakit. Selain itu, menjaga berat badan agar tetap ideal merupakan faktor kunci dalam mengatasi pengapuran tulang.

( ! ) Prinsip: Makanan untuk penderita pengapuran tulang yang dianjurkan adalah yang kaya akan antioksidan, sedangkan yang dipantang adalah yang berpotensi menyebabkan kegemukan.

Menghindari makanan yang mengandung terlalu banyak lemak tidak hanya dapat mengontrol berat badan, namun juga dapat melindungi sendi. Hal ini karena lemak yang aktif dalam metabolisme tubuh dapat menghasilkan hormon dan zat kimia yang dapat memperparah peradangan pada sendi.

Cobalah strategi berikut ini untuk mencegah obesitas:

  • Makanlah dengan porsi yang lebih kecil;
  • Hindari makanan berkalori tinggi;
  • Boleh makan di malam hari, tapi batasi kalorinya;
  • Makanlah sup untuk mengendalikan rasa lapar, diutamakan sup sayuran.

Anjuran makanan untuk penderita pengapuran pulang

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Nutrition Research mengatakan bahwa makanan yang mengandung buah dan sayuran terbukti dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit pada persendian. Berikut daftar makanan untuk pengapuran tulang yang disarankan:

1. Makanan yang mengandung vitamin C

Kandungan antioksidan dalam vitamin C sangat diperlukan dalam pembentukan tulang rawan. Jika kadarnya tidak mencukupi dalam tubuh, maka tulang rawan bisa melemah dan meningkatkan masalah pengapuran tulang.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Berbagai jenis makanan mengandung vitamin C yang baik untuk mengatasi pengapuran tulang adalah:

  • Buah pepaya, jambu biji, dan nanas
  • Jeruk atau jeruk bali
  • Melon
  • Stroberi
  • Kiwi
  • Sayuran hijau seperti kembang kol, brokoli, dan kangkung
  • Paprika
  • Tomat

2. Makanan yang kaya vitamin D

Beberapa penelitian pada arthritis dan rematik menunjukkan bahwa manfaat vitamin D dapat membantu mencegah kerusakan tulang rawan, dan mengurangi penyempitan pada membran sinovial. Maka itu, yuk, tambahkan makanan bervitamin D berikut pada menu diet Anda:

  • Seafood seperti ikan sarden dan udang
  • Susu
  • Telur
  • Jus jeruk
  • Sereal
  • Tahu
  • Yogurt

Baca selengkapnya: 10 Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin D Terbaik

3. Makanan kaya beta-karoten

Beta-karoten merupakan salah satu kandungan yang sebaiknya ada dalam makanan untuk penderita pengapuran tulang. Zat ini merupakan salah satu antioksidan kuat yang dapat menghancurkan radikal bebas sebelum membahayakan persendian. 

Bahan makanan yang mengandung beta-karoten sangat mudah dikenali. Gampangnya, lihat saja warna oranye terangnya, seperti pada wortel.

Makanan sumber beta-karoten lainnya yang bisa menjadi pilihan yaitu:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20
  • Sayuran seperti brokoli dan sawi hijau
  • Ubi jalar
  • Bayam
  • Peterseli
  • Tomat
  • Asparagus

Baca selengkapnya: Makanan yang Mengandung Vitamin A Tertinggi (Buah, Sayuran, Hewani)

4. Makanan kaya asam lemak omega-3

Lemak yang palik baik untuk penderita osteoarthritis maupun gangguan inflamasi lainnya adalah asam lemak omega-3. Ketika lemak jahat meningkatkan aktivitas peradangan pada tubuh, asam lemak yang satu ini malah sebaliknya mengurangi peradangan dengan menekan produksi sitokin dan enzim yang merusak tulang rawan.

Beberapa makanan yang tinggi kandungan asam lemak omega-3 nya yaitu:

  • Ikan teri
  • Tiram
  • Biji kenari
  • Ikan salmon
  • Kacang almond

Baca selengkapnya: 17 Manfaat Omega 3 Untuk Kesehatan yang Terbukti Ilmiah

5. Bioflavonoid

Bioflavonoid, seperti quercetin dan antosianin, merupakan antioksidan yang banyak terdapat di alam, terutama pada pigmen warna tumbuhan. Efek antiradang dari quercetin cukup kuat, bahkan serupa dengan obat anti-inflamasi nonsteroid seperti aspirin dan ibuprofen. Hal ini tentunya baik juga untuk penderita pengapuran tulang dan radang sendi.

Bioflavonoid bisa didapati pada bahan makanan berikut:

  • Bawang-bawangan, baik bawang merah ataupun bawang putih
  • Kubis
  • Daun bawang
  • Rampai
  • Brokoli
  • Kismis hitam
  • Bukuk coklat
  • Teh hijau
  • Apel (dengan kulitnya)

6. Makanan kaya rempah-rempah

Beberapa jenis rempah-rempah ternyata juga memiliki efek anti-inflamasi sehingga cocok diolah menjadi makanan untuk pengapuran tulang. Di antaranya yang paling baik khasiatnya adalah jahe dan kunyit. 

Cara menyiapkan sangat mudah, lho! Anda hanya tinggal menambahkan parutan jahe segar, lalu tambahkan pada makanan atau salad. Bisa juga disajikan dalam bentuk wedang jahe agar lebih sedap disantap dan hangat di perut.

Berdasarkan hasil penelitian dalam Jurnal Natural Products diketahui bahwa manfaat kunyit dapat membantu meringankan arthritis dengan menekan bahan kimia penyebab peradangan pada tubuh. Rempah yang satu ini tentu sudah ada di rumah karena sering dibuat menjadi olahan kari dan opor ayam.

Pantangan makanan untuk pengapuran pulang

Tujuan utama perawatan osteoarthritis adalah menghindari terjadinya peradangan. Maka itu, penting untuk menghindari pemicu peradangan pada sendi, salah satunya lewat makanan.

Berikut daftar makanan pantangan bagi penderita pengapuran tulang, antara lain:

1. Gula

Berdasarkan sebuah penelitian, makanan yang kaya akan gula seperti kue kering, roti, atau manisan diketahui dapat mengubah respon kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Reaksi ini dapat memperburuk peradangan dan melemahkan sendi.

Agar lebih aman, Anda dapat menggunakan bahan alami seperti madu atau sirup mapel murni. Hal ini dapat membantu memuaskan kebutuhan manis Anda tanpa memperparah gejala arthritis.

2. Garam

Kandungan natrium pada garam memang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Akan tetapi, kalau dikonsumsi terlalu banyak malah dapat memicu inflamasi. Dampak buruknya, hal ini bisa menyebabkan kerusakan sendi.

Untuk mengurangi asupan garam, cobalah gantikan bahan bumbu makanan ini dengan rempah-rempah. Selain membantu melindungi sendi, rasa dan aroma rempah-rempah akan semakin nikmat dan sehat dibandingkan garam.

3. Gorengan

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh The Arthritis Foundation diketahui bahwa makanan yang tinggi kandungan lemak jenuhnya, seperti kentang goreng dan donat, dapat meningkatkan peradangan di tubuh dan memperparah gejala pengapuran tulang. Reaksi kimia dalam tubuh yang disebabkan oleh minyak yang digunakan untuk menggoreng berkali-kali juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Solusinya, makanlah makanan yang dipanggang atau direbus tanpa tambahan minyak. Bila ingin menggunakan minyak, gantilah dengan minyak zaitun atau minyak alpukat agar lebih sehat.

4. Tepung putih

Produk dari gandum yang sudah dimurnikan seperti tepung gandum (bukan gandum utuh) dapat merangsang respon inflamasi tubuh. Itulah sebabnya, makanan olahan seperti pasta, sereal, dan roti dapat memperparah nyeri akibat pengapuran tulang.

Untuk menghindarinya, gunakanlah tepung gandum utuh. Hindari memakan roti apalagi yang mengandung ragi. Kandungan gluten dan ragi dalam makanan ini dapat mempengaruhi rasa sakit akibat artritis.

5. Asam lemak omega-6

Menurut studi yang dilakukan Harvard Medical School, penderita pengapuran tulang harus membatasi asupan makanan yang mengandung asam lemak omega-6, seperti yang terdapat pada kuning telur dan daging merah. Pasalnya, lemak jenuh ini dapat meningkatkan peradangan pada tubuh sehingga dapat memperparah gejala osteoarthritis. 

Sebagai pengganti asam lemak omega-6, gantilah dengan makanan kaya omega-3 seperti salon, teri dan kacang almond.

6. Produk olahan susu

Produk yang dibuat dari susu seperti keju dapat memicu peradangan dan gejala artritis. Sebuah studi menemukan bawa penderita artritis yang menghindari produk susu hewan mengalami peningkatan signifikan pada kesehatannya.

Maka itu, ganti susu dengan sumber lemak sehat lainnya, seperti susu almond atau susu flax yang terbuat dari biji rami. Pastikan juga untuk menghindari kandungan karagenan (pengenyal alami) pada produk susu, karena zat aditif yang berasal dari rumput laut ini dapat menyebabkan gejala gastrointestinal dan melemahkan permeabilitas usus.

7. Alkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol bagi penderita pengapuran tulang sangat tidak dianjurkan oleh para ahli. Minuman beralkohol, terutama bir, dapat memperparah arthritis karena kandungan purin yang tinggi dalam minumal alkohol komersil. Selain itu, interaksi obat artritis dengan alkohol pada pencernaan juga diyakini dapat menurunkan efektifias obat.

8. Makanan non diet sehat

Makanan yang tidak dianjurkan untuk diet sehat juga merupakan makanan yang harus dihindari para penderita pengapuran tulang. Membatasi makanan dengan diet sehat akan menghasilkan dua keuntungan. 

Pertama, akan mengurangi efek buruk peradangan seperti dijelaskan sebelumnya. Kedua, membantu mengurangi berat badan yang tentunya juga akan mengurangi beban pada persendian. Namun, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter Anda tentang diet sehat seperti apa yang mungkin Anda jalani.

39 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Walsh DA, et al. (2017). New therapeutic targets for osteoarthritis pain. DOI: (https://doi.org/10.1177/2472555217716912)
Osteoarthritis of the spine. (n.d.). (http://spinecenter.ucla.edu/osteoarthritis-spine)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app