Gastroparesis - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.255.786 orang

Gastroparesis adalah gangguan motilitas pada lambung. Gastroparesis adalah kondisi ketika lambung membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk mengosongkan makanan.

Gangguan ini menyebabkan berbagai gejala yang dapat mencakup mual, muntah, merasa cepat kenyang. Proses pengosongan lambung yang lambat dikenal sebagai pengosongan lambung yang tertunda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Gastroparesis dapat disebabkan oleh berbagai masalah. Tidak ada obat yang ampuh dapat digunakan untuk mengatasi gastroparesis, tetapi perawatan medis dapat membantu Anda mengelola gejala yang ditimbulkan.

Apa yang menyebabkan terjadinya Gastroparesis?

Meskipun penyebab pasti gastroparesis tidak diketahui secara pasti, Sebagian besar jenis gastroparesis yang Anda alami mungkin masuk ke dalam salah satu kategori di bawah ini:

  • idiopatik, atau tidak diketahui penyebabnya
  • diabetes
  • pasca bedah

36% kasus gastroparesis adalah kasus idiopatik. Seringkali kondisi ini dikaitkan dengan infeksi virus, tetapi kebenarannya tidak sepenuhnya dipahami.

Penyebab umum kerusakan sistem saraf yang mempengaruhi sistem pencernaan adalah diabetes, khususnya diabetes yang tidak terkontrol dengan baik. Gula darah yang tinggi dapat merusak saraf seiring berjalannya waktu.

Operasi yang melibatkan lambung atau organ pencernaan lainnya juga dapat mengubah sinyal ke lambung. Sekitar 13% orang yang mengalami gastroparesis disebabkan akibat operasi.

Kondisi kesehatan lainnya juga dipercaya dapat berkontribusi terhadap terjadinya gastroparesis, meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01
  • infeksi virus
  • kanker
  • cystic fibrosis
  • penyakit Parkinson
  • penyakit autoimun
  • amiloidosis, suatu kondisi yang menyebabkan penumpukan protein abnormal pada organ tertentu, sehingga membuat pengosongan lambung lebih lambat.
  • gangguan tiroid

Gejala Gastroparesis

Gejala Gastroparesis dapat berkisar dari ringan hingga berat. Gejala gastroparesis dapat meliputi:

  • sakit perut bagian atas
  • mual
  • muntah
  • kehilangan selera makan
  • kembung
  • merasa kenyang setelah hanya makan sedikit
  • kekurangan gizi
  • penurunan berat badan yang tidak direncanakan

Bagaimana cara mencegah terjadinya Gastroparesis?

Gastroparesis adalah kondisi yang tidak diketahui secara pasti penyebabnya, Kondisi ini tidak dapat dicegah sepenuhnya , tetapi Anda dapat melakukan beberapa langkah dibawah ini untuk mencegah timbulnya gejala mengganggu yang dapat ditimbulkan oleh gastroparesis.

  • makan dengan porsi yang kecil namun sering
  • batasi konsumsi alkohol dan minuman berkarbonasi
  • batasi konsumsi daging dan susu
  • makan sayur dan buah yang dimasak dengan baik untuk menurunkan jumlah serat yang dikandungnya
  • konsumsi makanan rendah lemak
  • hindari makanan yang memiliki banyak serat, seperti brokoli dan jeruk
  • tidak langsung berbaring setelah makan
  • berhenti merokok juga dapat bermanfaat bagi kondisi Anda secara keseluruhan.

Jika Anda akan menjalani operasi yang melibatkan pembedahan saluran cerna, pastikan bahwa prosedur tersebut tidak menimbulkan efek samping seperti Gastroparesis.

Bagaimana penanganan Gastroparesis?

Diagnosa

Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda. Untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain dari gejala Anda, dokter Anda mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti:

  • pemeriksaan USG
  • tes darah
  • Endoskopi bagian atas

Setelah dokter Anda mengesampingkan kemungkinan penyebab lain dari gejala Anda, Dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk melihat kemampuan lambung Anda dalam mengosongkan makanan. Tes-tes yang dapat dilakukan meliputi:

  • Tes skintigrafi pengosongan lambung. Pemeriksaan yang bertujuan untuk mengamati bagaimana makanan dicerna dan dikosongkan dari lambung Anda.
  • SmartPill adalah kapsul yang berisi perangkat untuk melacak seberapa cepat makanan bergerak melalui saluran pencernaan Anda.
  • Tes napas karbon. Dalam tes ini, produksi karbon dioksida dilacak melalui sistem pencernaan.

Pengobatan Gastroparesis

Jika gastroparesis Anda disebabkan oleh kondisi seperti diabetes, langkah pertama adalah mengatasi kondisi yang mendasarinya. Setelah itu, dokter Anda dapat merekomendasikan obat-obatan, perubahan pola makan, dan bahkan operasi dalam beberapa kasus.

1. Obat-obatan

Dokter Anda mungkin meresepkan satu atau lebih obat untuk mengobati gastroparesis Anda. Obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengendalikan mual dan muntah yang disebabkan oleh gastroparesis meliputi:

  • Prochlorperazine (Compro)
  • Ondansetron (Zofran)
  • Promethazine (Phenergan)

Obat lain yang dapat merangsang otot perut dan melancarkan pencernaan, contohnya :

  • Metoclopramide (Reglan)
  • Erythromycin (EES)
  • Domperidone (Motilin)

Penggunaan obat-obatan dapat menimbulkan efek samping. Bicaralah dengan dokter Anda untuk melihat keuntungan dan kerugian dari setiap obat untuk mengetahui obat mana yang tepat untuk Anda.

2. Operasi

Jika gejala Anda tidak dapat ditangani dengan penggunaan obat-obatan, dokter Anda mungkin akan menyarankan operasi lambung. Tujuan pembedahan untuk Gastroparesis adalah membantu proses pengosongan lambung Anda agar lebih efektif.

Stimulator lambung yang dikenal sebagai GES (Gastric Electrical Stimulator) dapat ditanamkan ke lambung. Perangkat ini disetujui badan pengolahan makanan dan obat-obatan di Amerika (FDA) untuk digunakan pada seseorang yang tidak merespons terhadap obat-obatan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa pada tahun pertama setelah operasi ini, hingga 97% orang dengan GES memiliki lebih sedikit mual dan muntah dan mampu menambah berat badan. Perangkat ini juga dapat meningkatkan harapan hidup pada pasien Gastroparesis.


Referensi

Johns Hopkins Medicine. Gastroenterology and Hepatology. Clinical Services.

Liu, N. Abell, T. (2017). Gastroparesis Updates on Pathogenesis and Management. Gut and Liver, 11(5), pp. 579-589

Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Gastroparesis.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit