Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Kerusakan Gigi - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: OCT 16, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 465.270 orang

Apa yang menyebabkan kerusakan gigi ?

Gigi berlubang adalah kondisi dimana terdapat bagian dari mahkota gigi yang rusak secara permanen. Lubang gigi sering terbentuk pada lapisan luar yang keras dari gigi Anda yang disebut dengan lapisan enamel. Gigi berlubang juga disebabkan oleh kerusakan gigi atau karies. Gigi berlubang bisa terjadi pada siapa pun yang memiliki gigi. Gigi berlubang paling sering terjadi pada anak-anak kecil, remaja, dan lansia.

Ada tiga jenis gigi berlubang:

· Lubang dengan permukaan halus, yang muncul di sisi gigi Anda

· Lubang dan celah, yang muncul di permukaan bergelombang di bagian atas gigi Anda

· Lubang pada akar, yang muncul di atas akar gigi Anda, di bawah garis gusi Anda

Bagaimana saya tahu jika saya memiliki gigi berlubang?

Gejala gigi berlubang tergantung pada jenis lubang dan tingkat keparahan kerusakan gigi. Ketika sebuah lubang pertama kali muncul, Anda mungkin bahkan tidak menyadari jika terdapat lubang di sana.

Saat lubang bertambah besar, Anda mungkin mengalami:

· sakit gigi

· rasa sakit saat menggigit

· sensitivitas terhadap panas, dingin, dan permen

· lubang yang terlihat atau bintik-bintik hitam pada gigi Anda

Pemeriksaan gigi secara teratur, setiap enam bulan sekali, dapat membantu Anda mengatasi masalah lebih awal. Menemukan rongga gigi sebelum mulai menyebabkan rasa sakit dapat membantu Anda menghindari kerusakan parah dan kemungkinan kehilangan gigi. Jika Anda mulai merasakan sakit di mulut, segera periksa dokter gigi secepat mungkin.

Bagaimana lubang gigi terbentuk?

Penyebab gigi berlubang adalah kerusakan gigi. Permukaan yang keras, atau enamel gigi Anda bisa rusak seiring berjalannya waktu. Bakteri, partikel makanan, dan asam yang terbentuk secara alami membentuk lapisan lengket yang disebut plak yang melapisi gigi Anda. Asam dalam plak akhirnya mulai menggerogoti lapisan enamel gigi Anda. Setelah asam menggerogoti enamel gigi Anda, asam mulai merusak lapisan dentin yang ada di bawahnya. Dentin adalah lapisan kedua yang lebih lunak dari gigi Anda yang lebih mudah rusak.

Jika kerusakan gigi Anda berlanjut tanpa perawatan, pulpa atau bagian dalam gigi Anda mungkin akan terpengaruh. Pada pulpa gigi Anda terdapat pembuluh darah dan saraf. Ketika infeksi menyebar ke pulpa, maka dapat menyebabkan kerusakan saraf. Kerusakan saraf menyebabkan rasa sakit, iritasi, dan pembengkakan. Ketika pembusukan gigi semakin parah, nanah dapat terbentuk di sekitar gigi saat sistem kekebalan tubuh berusaha melawan infeksi. Penumpukan nanah ini menyebabkan infeksi yang lebih lanjut.

Bagaimana cara untuk meredakan gejala akibat gigi berlubang?

Perawatan rongga gigi Anda akan tergantung pada seberapa parah kerusakan gigi yang Anda alami.

Tambal gigi dan mahkota gigi

Dokter gigi Anda mungkin menggunakan tambalan untuk memperbaiki lubang di gigi Anda. Tambalan dapat dibuat dari berbagai bahan, termasuk amalgam (logam) atau komposit (resin). Selama proses penambalan, dokter gigi akan membuang bagian gigi yang sudah rusak menggunakan bor dan mengisi lubang dengan bahan tersebut. Penggantian mahkota gigi digunakan jika sejumlah besar gigi Anda perlu dicabut. Mahkota dibuat khusus dari logam atau porselen. Mahkota gigi biasanya digunakan dengan cara menutupi seluruh permukaan atas gigi Anda.

Perawatan saluran akar gigi dan cabut gigi

Jika pembusukan mencapai bagian dalam gigi Anda, perawatan saluran akar gigi mungkin diperlukan. Perawatan saluran akar melibatkan pengangkatan saraf gigi Anda yang rusak dan menggantikannya dengan tambalan. Bertentangan dengan mitos, perawatan saluran akar tidak lebih menyakitkan daripada menambal gigi biasa.

Jika gigi Anda tidak dapat diperbaiki, dokter gigi Anda akan melakukan pencabutan gigi. Dokter gigi Anda dapat melepas gigi Anda dan menggantinya dengan yang palsu, jika diinginkan.

Fluoride

Fluoride adalah mineral alami yang dapat memperkuat enamel gigi Anda. Fluoride membuat gigi Anda lebih tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh asam dan bakteri. Perawatan fluoride juga dapat menghilangkan tanda-tanda awal kerusakan gigi.

Apa yang bisa saya lakukan untuk mencegah terjadinya gigi berlubang?

Merawat gigi dengan baik adalah cara terbaik untuk mencegah gigi berlubang. Pencegahan gigi berlubang dimulai di rumah, tetapi pemeriksaan gigi secara teratur juga diperlukan. Ikuti tips ini untuk menjaga kebersihan mulut agar tidak berlubang:

· Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride dapat menghentikan dan mengurangi kerusakan gigi Hal ini menjadikan fluoride sebagai senjata ampuh dalam perang melawan gigi berlubang.

· Sikat gigi Anda setidaknya dua kali sehari, sekali di pagi hari dan sekali sebelum tidur. Jika bisa, gosok gigi setelah makan juga.

· Menggunakan dental floss setiap hari untuk menghilangkan sisa-sisa makanan dan mencegah terjadinya penumpukan plak.

· Mengunjungi dokter gigi secara teratur.

· Tanyakan kepada dokter gigi Anda mengenai sealant gigi. Sealant gigi adalah bahan plastik yang ditambahkan pada permukaan gigi yang sering digunakan untuk mengunyah, biasanya gigi belakang. Sealant gigi dilakukan dengan mengisi lubang dan alur pada gigi untuk mencegah kerusakan gigi.

· Hindari sering ngemil dan batasi jumlah makanan manis yang Anda makan. Ngemil dapat menyebabkan kerusakan gigi secara konstan. Makanan manis, minuman berkarbonasi, dan minuman manis lainnya juga dapat merusak lapisan enamel gigi Anda.

· Jika Anda ngemil, bilas mulut Anda dengan minuman tanpa gula sesudahnya untuk membantu menghilangkan sisa-sisa makanan dan bakteri dari mulut Anda.

Hal yang perlu Anda ingat

Merawat gigi dan gusi dengan baik adalah bagian penting dari menjaga kesehatan. Penumpukan bakteri di mulut Anda bisa berbahaya dan menyebabkan masalah kesehatan tertentu. Bakteri dapat melakukan perjalanan dari mulut Anda ke aliran darah ke jantung, yang kemudian dapat menyebabkan endokarditis. Menurut Mayo Clinic Beberapa penelitian juga mengaitkan bakteri mulut dengan risiko penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, dan stroke .

Menjaga kebersihan mulut dengan baik dan mengunjungi dokter gigi Anda secara teratur dapat membantu Anda mencegah dan mengobati penumpukan bakteri berbahaya di mulut Anda, serta mencegah terjadinya gigi berlubang dan masalah pada gusi.

Ditinjau secara medis oleh Christine Frank, DDS pada 4 Mei 2016 - Ditulis oleh Carmella Wint

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit