Kanker Paru-Paru Sel Kecil - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 20, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 915.370 orang

Kanker paru adalah jenis kanker yang paling sering ditemukan di Indonesia tanpa melihat jenis kelamin. Ada dua jenis utama kanker paru-paru, kanker paru-paru sel kecil / small cell lung cancer (SCLC) dan kanker paru-paru sel tidak kecil / non small cell lung cancer (NSCLC). SCLC menyumbang 10 hingga 15% dari semua jenis kanker paru-paru. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kanker paru-paru sel kecil lebih jarang terjadi dibandingkan dengan NSCLC.

Namun, SCLC adalah bentuk kanker paru yang lebih agresif. Sel-sel pada kanker paru sel kecil cenderung tumbuh dengan cepat dan dapat menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis). Sehingga seringkali kondisi ini baru bisa didiagnosa setelah kanker telah menyebar ke seluruh tubuh, dan membuat tingkat kesembuhan sangat rendah. Namun, jika SCLC terdeteksi pada tahap awal, SCLC dapat diobati secara efektif.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kanker paru-paru sel kecil juga dapat disebut sebagai kanker sel oat, karsinoma sel oat, dan karsinoma tidak berdiferensiasi sel kecil.

Apa yang menyebabkan terjadinya kanker paru-paru sel kecil?

Penyebab pasti kanker paru-paru tidak diketahui. Namun, diyakini bahwa perubahan pra kanker di paru-paru dapat menyebabkan kanker. Perubahan-perubahan ini mempengaruhi DNA sel-sel di dalam paru-paru, menyebabkan sel-sel paru tumbuh lebih cepat.

Seperti kanker paru-paru jenis lain, faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker paru-paru sel kecil meliputi:

  • Merokok
  • Paparan radon
  • Paparan asbes
  • Paparan Bijih radioaktif seperti uranium
  • Menghirup bahan kimia seperti arsenik, berilium, kadmium, silika, vinil klorida, senyawa nikel, senyawa kromium, produk batu bara, gas mustard, dan eter klorometil
  • Menghirup asap knalpot mesin diesel
  • Polusi udara
  • Terapi radiasi ke paru-paru
  • Riwayat keluarga yang menderita kanker paru-paru

Gejala kanker paru-paru sel kecil

Kanker paru-paru sel kecil biasanya tidak menunjukkan gejala apapun sampai sel kanker telah menyebar dan memasuki stadium lanjut. Tingkat keparahan gejala biasanya meningkat seiring dengan pertumbuhan dan penyebaran kanker. Gejala-gejalanya meliputi:

  • batuk berdarah 
  • sesak nafas
  • bunyi nafas seperti pluit (mengi)
  • nyeri dada 
  • batuk atau suara serak yang persisten
  • kehilangan nafsu makan
  • penurunan berat badan
  • kelelahan
  • pembengkakan pada wajah

Bagaimana cara mencegah terjadinya kanker paru-paru sel kecil?

Tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker paru-paru, tetapi Anda dapat mengurangi risiko dengan:

  • Tidak merokok.
  • Menghindari paparan asap rokok.
  • Memeriksa kadar radon di rumah Anda
  • Hindari karsinogen (zat yang dapat memicu terjadinya kanker) di tempat kerja.
  • Mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayuran.
  • Berolahraga secara teratur

Bagaimana Cara Mengobati Kanker Paru-paru Sel Kecil?

Diagnosa

Segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas. Setelah melakukan observasi dan pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjunang untuk menegakan diagnosa kanker paru. Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Foto X-ray dada
  • CT scan 
  • MRI
  • Bronkoskopi
  • Biakan dahak
  • Aspirasi jarum halus (biopsi)

Setelah melakukan pemeriksaan-pemeriksaan di atas, dan setelah diagnosis SCLC ditegakan, dokter Anda akan menentukan stadium kanker. Menurut American Cancer Society Kanker paru sel kecil dibagi menjadi dua tahap:

  • Kanker paru stadium terbatas
    Pada tahap terbatas, kanker terbatas pada satu sisi dada. Kelenjar getah bening pada sisi dada yang sama mungkin juga terpengaruh.
  • Kanker paru stadium lanjut
    Pada tahap lanjut, kanker telah menyebar ke sisi lain dari dada, dan mempengaruhi paru-paru yang lain. Kanker juga telah menyerang kelenjar getah bening serta bagian lain dari tubuh.

Jika sel-sel kanker ditemukan dalam cairan yang mengelilingi paru-paru (cairan pleura), kanker juga akan dianggap sebagai stadium lanjut. Pada tahap ini, kanker tidak dapat disembuhkan. Menurut American Cancer Society, dua dari tiga orang yang menderita SCLC didiagnosis saat kanker paru sudah memasuki stadium lanjut.

Pengobatan

Deteksi dan perawatan dini sangat penting untuk mencegah progresivitas kanker. Namun, setelah kanker memasuki stadium lanjut, pengobatan tidak lagi efektif. Ketika SCLC mencapai tahap lanjut, pengobatan ditujukan untuk menghilangkan gejala, bukan menyembuhkan penyakit. Opsi pengobatan yang mungkin dilakukan meliputi:

1. Operasi

Pembedahan hanya dilakukan ketika hanya sel-sel kanker belum menyebar ke bagian tubuh yang lain. Namun, hal ini jarang terjadi karena, ketika SCLC didiagnosis. Pembedahan biasanya tidak membantu. Berikut adalah beberapa jenis operasi yang dapat dilakukan untuk menangani kanker paru sel kecil:

  • pneumonectomy, yang merupakan operasi pengangkatan seluruh paru-paru
  • lobektomi, yang merupakan operasi pengangkatan lobus dari paru-paru
  • segmentectomy, yang merupakan operasi pengangkatan segmen lobus paru-paru
  • reseksi sleeve, yang merupakan operasi pengangkatan sebagian jalan napas dan pemasangan kembali paru-paru

2. Kemoterapi

Kemoterapi adalah salah satu bentuk terapi obat agresif yang bertujuan untuk menghancurkan sel kanker. Obat-obatan dapat diminum atau diberikan melalui pembuluh darah vena. Kemoterapi dapat diberikan pada kanker stadium lanjut dimana sel kanker telah menyebar.

Walaupun kemoterapi telah terbukti efektif dalam menghancurkan sel-sel kanker, pemberian kemoterapi dalam mengobati kanker dapat menyebabkan berbagai efek samping serius yang dapat mempengaruhi kualitas hidup Anda. contohnya:

  • diare
  • kelelahan
  • mual
  • muntah
  • rambut rontok
  • kehilangan selera makan
  • mulut kering
  • sariawan
  • rasa sakit akibat kerusakan saraf

3. Terapi radiasi

Terapi radiasi adalah salah satu pengobatan yang menggunakan sinar radiasi untuk membunuh sel kanker. Jenis terapi radiasi yang paling umum adalah radiasi sinar eksternal.

Radiasi sinar eksternal dilakukan dengan menggunakan mesin yang mengarahkan sinar radiasi berenergi tinggi pada sel kanker. Mesin ini memungkinkan radiasi untuk ditargetkan di lokasi tertentu.

Terapi radiasi dapat dikombinasikan dengan kemoterapi untuk mengurangi rasa sakit dan gejala lainnya. Meskipun ada beberapa efek samping yang terkait dengan terapi radiasi, kebanyakan dari efek samping akan hilang dalam waktu dua bulan perawatan.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit