Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Makanan dan Diet Sehat

Jika Mau Sehat, Tak Perlu Terlalu Memusuhi Garam

Update terakhir: DEC 7, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.378.691 orang

Jika Mau Sehat, Tak Perlu Terlalu Memusuhi Garam

Hati-hati, garam bisa menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi. Begitu yang sering kita dengar. Tapi, menghilangkan garam sama sekali dari keseharian kita, sangat sulit. Siapa yang suka makanan hambar tanpa garam. Bukankah seperti itu?

Lagipula, terlalu sedikit atau tidak mengonsumsi garam sama sekali, terutama garam beryodium, bisa berbahaya buat kesehatan. Yodium sangat vital untuk pembentukan otak janin.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Mengonsumsi sedikit garam, baik untuk kesehatan. Orang dewasa harus mengonsumsi garam dan air untuk mengganti cairan tubuh yang hilang lewat keringat dan air seni dan untuk kecukupan nutrisi-nutrisi esensial.

American Heart Association and National Institute of Health menyarankan orang dewasa untuk mengonsumsi tidak lebih dari 2.400 mg sodium perhari atau setara dengan satu sendok teh garam. Mengonsumsi terlalu banyak makanan asin (dan minuman bersoda sebab minuman bersoda juga mengandung sodium) dapat mengganggu banyak hal di dalam tubuh Anda.

Beberapa dekade lalu, orang masih kurang peduli apakah garam di dapurnya beryodium atau tidak, kata Glen Maberly, MBBS, MD, dokter spesialis endokrin dan profesor kesehatan internasional di Rollins School of Public Health, Emory University School of Medicine di Atlanta. Akibatnya, banyak orang kekurangan yodium.

Defisiensi yodium adalah isu yang serius. Yodium adalah mineral penting untuk mengatur produksi hormon tiroid. Wanita hamil yang kekurangan yodium bisa memengaruhi perkembangan otak janin yang dikandungnya dan menyebabkan kretinisme atau kelainan fisik dan mental.

"Kekurangan yodium bisa menyebabkan seseorang ber-IQ rendah. Sebaliknya, kecukupan yodium bisa meningkatkan kecerdasan," kata Maberly.

Garam beryodium jarang digunakan oleh makanan kaleng, makanan beku atau makanan kemasan, kata Maberly lagi. Kentang goreng dan snack lainnya lebih banyak menggunakan garam biasa, bukan garam beryodium. Banyak restauran lebih memilih garam kotak dibanding garam beryodium.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Garam laut dan kebanyakan bumbu pengganti garam juga tidak beryodium. Yodium bisa kita dapatkan di sayur dan buah yang tumbuh di tanah yang mengandung yodium. Sumber alami yodium lainnya adalah makanan yang berasal dari laut seperti ikan dan rumput laut. Segelas susu mengandung hampir 100 mkg yodium. Beberapa produk roti juga, tapi tidak semuanya.

Menurut WHO, orang dewasa memerlukan 50 mkg yodium setiap hari. Wanita yang sedang dalam program mendapatkan momongan dianjurkan menaikkan konsumsinya menjadi 200-300 mkg perhari.  


Garam dan Tekanan Darah Tinggi
Hubungan antara garam dan tekanan darah tinggi sudah diketahui sejak beberapa tahun lalu. Dua dekade lalu, sebuah penelitian dari Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) menunjukkan bahwa pola makan rendah sodium, rendah lemak, tinggi kalsium, sayur dan buah secara langsung dapat menurunkan tekanan darah.

Tapi, sebuah studi tahun kemarin yang disponsori perusahaan garam menyatakan bahwa bukan sodium yang memberi pengaruh buruk ke tekanan darah, tapi kekurangan vitamin dan mineral lainnya lah yang menjadi penyebab lonjakan tekanan darah. David McCarron, MD, konsultan berbayar industri garam mempresentasikan temuan ini di acara tahunan ke-57 American Heart Association.

Namun demikian, DASH tetap menyatakan bahwa mengurangi sodium dapat menurunkan risiko darah tinggi terutama untuk orang berumur di antara 40-50 tahun.

"Umumnya, orang berusia 40-50 tahunan akan merasakan keuntungan dari pola makan rendah sodium," jelas Daniel W. Jones, MD, pakar hipertensi dari University of Mississippi dan juru bicara American Heart Association.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Reaksi tubuh seseorang terhadap garam, berbeda-beda. Orang obesitas dan kulit hitam disinyalir merupakan kelompok yang mendapat manfaat paling banyak dari pembatasan konsumsi garam atau sodium. "Masalahnya, tidak mudah untuk mengukur sensitivitas seseorang terhadap garam," ujar Jones.

Walau begitu, Jones punya filosofi yang layak kita renungkan: Semua orang akan menjadi tua dan semakin tua, kita menjadisemakin sensitif terhadap garam. "Saya pikir, manfaat sehat yang akan langsung tubuh kita rasakan adalah kita patuh pada pembatasan asupan sodium seperti yang dikatakan oleh DASH," kata Jones lagi.

 

Ditinjau oleh: dr. Deffy Leksani Anggar Sari

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit