Tremor - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 296.682 orang

Pernah mendengar istilah Tremor? Bagian tubuh yang paling cenderung terjadi Tremor atau gemetaran adalah pergelangan tangan dan kaki terutama pada lanjut usia. Tetapi pada beberapa faktor ini tidak menutup kemungkinan kondisi ini terjadi pada semua golongan usia. 

Tremor bisa menjadi satu gangguan psikologis seperti adanya rasa takut dan kecemasan yang mengakibatkan akitivitas saraf dan otot menjadi berlebihan. Tremor juga terjadi akibat timbulnya gejala pada suatu penyakit yang berhubungan dengan kerusakan pada otak.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Penanganan kasus Tremor perlu dilihat dari riwayat dan pemeriksaan fisik seseorang.

Tremor atau gemetaran merupakan aktivitas dari kontraksi otot dan saraf yang berulang dan tidak terkendali. Gangguan isolisasi irama dan Hyperexcitability yang mengaktifkan saraf dan kontraksi otot secara involunter.

Mekanisme terjadinya Tremor dapat dikaitkan dengan beberapa hal dengan sumber yang berbeda. Tidak semua kasus Tremor terjadi akibat gangguan medis. Berbagai jenis Tremor yang sering terjadi antara lain:

  • Tremor Fisiologis
    Tremor Fisiologis terjadi pada kondisi nonmedis yang secara sadar atau tidak sadar menimbulkan kedutan otot tanpa perintah walau tidak dapat terdeteksi langsung.

  • Enhanced Physiologic Tremor (EPT)
    Tremor EPT adalah tremor Fisiologis dengan amplitudo lebih besar yang sering dipicu akibat gangguan metabolik di tubuh seperti Hipertiroid, Hipoglikemi, dan Hiperkortikolisme. Tremor jenis ini dapat terjadi secara tidak sadar namun terasa pada bagian tubuh kita.
  • Kondisi takut, cemas, sedih, marah, dan lelah dapat menimbulkan kontraksi involunter pada bagian-bagian otot yang lebih besar dari Tremor Fisiologis. Tremor Fisiologi dan Psikologis sering terjadi pada jari-jari tangan baik lambat atau cepat.
  • Resting Tremor
    Resting Tremor adalah aktivitas otot yang timbul akibat peningkatan hormon stres dan aktivitas umum seperti berjalan. Resting Tremor dapat dinilai pada pemeriksaan neurologis dengan tes telunjuk hidung. Kondisi ini terjadi pada penyakit Parkinson atau akibat konsumsi alkohol.
  • Tremor Task-Specific
    Tremor jenis ini merupakan salah satu aktivitas Tremor yang terjadi secara volunter atau dengan perintah yang mengacu pada kontraksi berlebihan otot yang diberi kontraksi kinetik. Kondisi ini sering terjadi pada saat kita menulis, bermain musik, dan mengetik keyboard komputer.

  • Tremor akibat obat-obatan
    Beberapa obat-obatan yang menyebabkan Tremor antara lain obat Imunosupresan, Obat Asma, Mood Stabilizer, Epinefrin, dan Obat Tiroid.

Diagnosis kasus Tremor

Munculnya gejala Tremor dapat ditentukan dengan alat bernama Elektromiografi (EMG). Mesin EMG merekam aktivitas otot yang mengalami kontraksi baik involunter ataupun dengan perintah.

Selain itu, pemeriksaan saraf dari ujung kaki ke ujung kepala menentukan lokasi badan yang mengalami dan gejala lain yang dapat muncul. Pada beberapa kasus tremor akibat kondisi patologis perlu ditambahkan pemeriksaan pencitraan dengan CT-scan atau MRI.

Pemeriksaan ini dliakukan apabila ditemukan penyakit pencetus seperti Stroke, Parkinson, dan Tumor Otak.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Seperti pada Resting Tremor akibat Parkinson, ini diakibatkan adanya degenerasi pada Substansia Nigra pada Basal Ganglia yang menurunkan jumlah Dopamin dan dapat dinilai dengan pencitraan, didampingi dengan gejala kekauan dan postur tubuh yang tidak stabil.

Cara mengatasi Tremor

Secara umum tatalaksana dengan obat-obatan sangat ampuh untuk menyembuhkan Tremor sesuai dengan faktor yang memicu kondisi tersebut. Pada Tremor akibat dari gangguan psikologis (pada EPT) dapat ditangani dengan pengendalian diri, mengontrol emosi dan rasa takut, dan menghinadri rasa cemas.

Psikoterapi disertai pemberian Propanolol juga ampuh untuk memperbaiki kontraksi involunter otot-otot.

Pada kasus yang sulit dikontrol dapat diberikan obat Propanolol yang merupakan golongan Beta Bloker untuk menurunkan tremor baik fisiologis atau termor jenis Enhanced Physiology.

Obat Propanolol juga berfungsi pada kasus Tremor akibat alkohol dan intoksikasi obat-obatan seperti Antidepresan dan putus obat Benzodiazepin.

Pada gejala Tremor akibat penyakit Parkinson dapat diberikan obat Antikolinergik seperi Benztropin dosis 1 hingga 12 mg dinaikkan setiap minggu. Terdapat efek samping yang dapat timbul saat mengonsumsi obat Benztropin seperti Konstipasi, Halusinasi, mulut kering, dan memori menurun.

Tetap tidak lupa obat utama untuk menyembuhkan penyakit Parkinson dengan Levadopa sebagai reseptor Dopamin di Basal Ganglia.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit