BAB Berdarah - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 600.055 orang

BAB yang mengeluarkan darah merupakan masalah kesehatan yang membuat anda merasa khawatir. BAB berdarah atau Hematochezia adalah muncul darah yang disebabkan adanya pendarahan di saluran pencernaan yang mengalirkan darah hingga ke rektum sehingga dapat menimbulkan tinja yang berwarna pekat. 

BAB berdarah dapat terjadi mulai usia muda, lebih banyak terjadi pada orang dewasa dan lanjut usia.


Gejala BAB Berdarah

Gejala yang ditimbulkan pada BAB Berdarah adalah munculnya darah dari lubang anus yang berwarna cerah atau gelap yang bersamaan dengan tinja yang berwarna merah pekat atau gelap akibat tercampur dengan darah.

Selain itu terdapat pula gejala yang terkait dengan organ yang memicu timbulnya darah pada saat buang air besar contoh nyeri perut dan mual muntah.  Darah yang keluar terlalu banyak juga dapat menimbulkan rasa lemas, pusing, tekanan darah menurun, dan pingsan karena anemia.

Penyakit yang menyebabkan BAB Berdarah

Munculnya darah pada tinja mengindikasikan adanya gangguan pada saluran pencernaan yang telah mengalami pendarahan. Berikut adalah penyakit yang menyebabkan BAB Berdarah:

  • Ulkus Gaster
    Erosi pada lambung menyebabkan luka ulkus berbentuk bulat dengan memar di pinggirnya yang terjadi di permukaan dinding lambung. Ulkus Gaster disebabkan peningkatan asam lambung yang merusak dinding lambung. Biasanya akibat Gastritis Kronis.
  • Infeksi Helycobacter Pylori juga menjadi salah satu penyebab Ulkus Gaster. Gejala yang ditimbulkan antara lain mual muntah, sakit di daerah perut dan nyeri saat makan. Erosi yang merusak pembuluh darah di lambung menyebabkan pendarahan yang keluar bersamaan dengan tinja dari lubang anus.
  • Varises
    Varises yang menyebabkan pendarahan ke saluran cerna merupakan akibat dari pembesaran pembuluh darah di sekitar Esofagus. Pembuluh darah yang membesar dapat pecah hingga menyebabkan pendarahan.
  • Hemoroid
    Hemoroid adalah salah satu penyebab BAB Berdarah tersering. Munculnya Hemoroid terletak di dinding anus dimana timbul benjolan yang secara perlahan dapat membesar dan dibagi menjadi 4 tipe.
  • Hemoroid tipe 1 merupakan Hemoroid yang kecil yang dapat dimasukan dengan bantuan jari. 

    Hemoroid tipe 4 merupakan Hemoroid yang dapat terlihat dari luar tanpa eksplorasi lubang anus dan tidak dapat dimasukkan kembali ke dalam lubang anus. Pendarahan akibat Hemoroid disebebkan pecahnya pembuluh darah pada dinding anus sehingga muncul warna darah yang terang.
  • Ulseratif Kolitis
    Ulseratif Kolitis merupakan Inflamasi yang terjadi pada usus besar dan rektum. Luka di dinding usus besar menyebabkan timbulnya pendarahan sehingga warna tinja berubah menjadi pekat.
  • Gejala lain yang timbul adalah nyeri perut, penurunan berat badan dan demam. Penyakit ini menyerang usia muda akibat dari respon autoimun. Pada penyakit ini dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menilai kondisi Inflamasi Usus dengan pencitraan CT scan atau Kolonoskopi.
  • Crohn’s Disease
  • Penyakit Chron merupakan salah satu penyakit langka yang menyebabkan inflamasi pada dinding usus. Penyakit Crohn terletak di usus kecil hingga usus besar yang disertai gejala sakit perut yang kronis, diare berdarah, dan penurunan berat badan.

    Infeksi ini mengakibatkan demam, mual muntah dan peradangan pada organ lain seperti mata. Kondisi ini sering dikaitkan dengan faktor keturunan, riwayat infeksi dan kelainan imunitas tubuh.
  • Kanker
  • Pertumbuhan sel kanker tidak semua ditemukan gejala kronis. Pertumbuhan sel kanker pada daerah perut seperti lambung, usus, hingga anus ini berpotensi menimbulkan pendarahan berat. Kanker pada daerah perut sering tidak menimbulkan gejala sampai dimana sel kanker semakin banya hingga mencapai stadium kritis.

    Beberapa gejala dapat timbul secara bersamaan ditambah dengan penyebarannya ke kelenjar getah bening atau organ lain. Penyebab kanker lambung sering berkaitan pada riwayat Gastritis, Anemia, kebiasaan merokok, alkohol, makanan olahan, dan ulkus.

    Selain pendarahan terdapat gejala lain yang muncul bersamaan pada kondisi Kanker Kronis di daerah perut antara lain penurunan berat badan, nyeri perut, perut bengkak, sering merasa kenyang, nafsu makan menurun, dan mual muntah.

    Butuh pemeriksaan diagnostik untuk menentukan penyakit kanker seperti CTscan, Endoskopi, hinga biopsi untuk mendeteksi sel kanker pada daerah perut.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit