Kesehatan Fisik

Gejala Angin Duduk: Penyebab, Gejala, & Pengobatan

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Mar 4, 2020 Waktu baca: 2 menit
Gejala Angin Duduk: Penyebab, Gejala, & Pengobatan

Angina pectoris atau stable angina, merupakan kondisi yang lebih dikenal sebagai angin duduk. Kondisi ini bukan merupakan kondisi masuk angin biasa, karena sangat erat hubungannya dengan kondisi jantung Anda. Angina pectoris merupakan istilah medis untuk rasa sakit yang dirasakan pada dada atau ketidaknyamanan yang timbul karenan adanya penyakit jantung koroner.

Apa penyebab angin duduk?

Angin duduk terjadi ketika terjadi kekurangan aliran darah pada otot jantung, contohnya pada kondisi saat Anda tengah melakukan aktivitas fisik atau ketika Anda mengalami emosi yang mendadak menjadi lebih intens. Jika arteri menyempit dengan parah, maka Anda dapat mengalami kekurangan oksigen akibat terbatasnya darah yang mencapai jantung Anda.

Namun, kondisi ini biasanya tidak terjadi ketika Anda duduk sehingga aliran darah masih mencukupi dan dapat mencapai jantung. Saat Anda melakukan aktivitas fisik seperti mendaki gunung atau naik tangga, jantung Anda akan menuntut tambahan oksigen yang lebih banyak.

Beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kondisi angin duduk ini antara lain adanya stres secara emosional, adanya paparan tiba-tiba terhadap udara dan suhu yang sangat panas atau dingin, adanya makan berat yang terlalu besar porsinya, serta adanya kebiasaan merokok.

Tanda dan gejala angin duduk

Angin duduk terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup darah sesuai kebutuhannya. Kondisi ini biasanya dapat terjadi karena salah satu arteri yang ada pada jantung mengalami penyempitan atau penyumbatan yang disebut juga sebagai ischemia. 

Gejala dari angin duduk sendiri meliputi kondisi-kondisi sebagai berikut:

  1. Adanya tekanan yang tidak nyaman
  2. Adanya rasa penuh, sesak atau sakit pada bagian tengah dada
  3. Terdapat rasa tidak nyaman pada leher, rahang, bahu, punggung, atau lengan
  4. Biasanya terjadi ketika jantung bekerja terlalu berat, misalnya ketika melakukan aktivitas yang memberatkan fisik
  5. Biasanya, episode rasa sakitnya tidak datang tiba-tiba dan rasa sakitnya serup
  6. Hanya berlangsung dalam waktu singkat, yaitu 5 menit atau kurang dari itu
  7. Dapat diatasi dengan istirahat atau minum obat
  8. Dapat terasa seperti adanya gas atau masalah pencernaan
  9. Adanya rasa sakit pada dada yang menyebar pada lengan, punggung dan area lainnya

Penderita angin duduk biasanya mengalami episode kekambuhan dari kondisi rasa sakit pada dada, namun hal ini sangat mudah ditebak dan dapat dikontrol, karena jelas hanya terjadi saat tubuh Anda terlalu diforsir secara fisik atau mental dan emosi Anda sedang tertekan.

Biasanya, tipe penyakit jantung ini memang hanya bisa diatasi dengan istirahat, meminum obat nitroglycerin atau keduanya. Nitroglycerin membantu melebarkan diameter arteri koroner serta pembuluh darah Anda yang lainnya, mengurangi jumlah darah yang kembali ke jantung dan melegakan tekanan pada jantung. Arteri koroner yang menjadi lebih rileks membantu meningkatkan suplai darah ke jantung. 

Jika hal ini terjadi pada Anda, pastikan Anda melakukan konsultasi serta berobat pada dokter untuk menjalani evaluasi secara fisik dan pemeriksaan.

7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Roth, E. Healthline (2017). Stable Angina. (https://www.healthline.com/health/stable-angina)
Mayo Clinic (2018). Diseases Conditions. Coronary Artery Disease. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronary-artery-disease/symptoms-causes/syc-20350613)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app