Floxa Tetes Mata: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Waktu baca: 3 menit

Floxa adalah sediaan obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati infeksi pada mata yang disebabkan oleh bakteri yang peka. Floxa mengandung Ofloxacin, obat yang termasuk antibiotik golongan fluorokuinolon generasi ke 2.Berikut ini adalah informasi lengkap obat Floxa yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik

Cendo

Golongan

Harus dengan resep dokter

Kemasan

Obat ini dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Sediaan minidose 5 x 0.6 mL

Kandungan

Tiap kemasan obat Floxa mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Ofloxacin adalah antibiotik golongan fluorokuinolon generasi ke 2 yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Ofloxacin bekerja dengan cara menghambat dua tipe enzim II topoisomerase yaitu DNA Gyrase dan topoisomerase IV. topoisomerase IV memerlukan DNA terpisah yang telah direplikasi sebelum pembelahan sel bakteri. Dengan DNA yang tidak dipisahkan, proses terhenti dan bakteri tidak bisa membagi. Sedangkan DNA gyrase bertanggungjawab untuk supercoil DNA sehingga akan cocok di dalam sel yang baru terbentuk. kombinasi dari dua mekanisme di atas akan membunuh bakteri sehingga Ofloxacin digolongkan sebagai bakterisida.

Indikasi

Kegunaan antibiotik Floxa (Ofloxacin) adalah untuk mengobati infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri yang rentan.Sediaan tetes mata yang mengandung antibiotik Ofloxacin juga digunakan untuk mengobati ulkus pada kornea mata.

Kontraindikasi

Efek Samping Floxa

Kebanyakan efek samping Floxa (Ofloxacin) bersifat ringan sampai sedang yang akan segera hilang ketika pemberian obat dihentikan. Berikut adalah beberapa efek samping obat antibiotik ini :

  • Efek samping yang paling umum seperti rasa gatal, dan pedih.
  • Efek samping lain yang dilaporkan meliputi sensasi seperti tersengat, kemerahan, konjungtivitis / keratitis kimia, edema okular / periokular / wajah, fotofobia, penglihatan kabur, mata kering, dan nyeri mata.
  • Penggunaan obat Floxa harus dihentikan jika ruam, sakit kuning, atau tanda lain dari reaksi hipersensitivitas terjadi.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat Floxa (Ofloxacin) adalah sebagai berikut :

  • Gunakan obat Floxa sesuai yang dianjurkan dokter, baik jumlah maupun durasi pengobatannya. Penghentian pengobatan sebelum waktunya akan meningkatkan risiko terjadinya resistensi antibiotik.
  • Jika terjadi reaksi hipersensitivitas selama terapi, hentikan penggunaan antibiotik ini.
  • Seperti halnya sediaan antibiotik lainnya, penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan organisme nonsusceptible yang berlebihan, termasuk jamur.
  • Hindari mengkontaminasi ujung aplikator tetes mata dari jari atau sumber lainnya. Tindakan pencegahan ini diperlukan untuk menjaga sterilitas obat tetes mata ini.
  •  Antibiotik golongan quinolone sistemik, termasuk Ofloxacin, telah dikaitkan dengan reaksi hipersensitivitas, bahkan pada penggunaan dosis tunggal. Hentikan penggunaan segera jika terjadi ruam atau tanda reaksi alergi lainnya.
  • Dapat terjadi sedimentasi pada ulcer saat ofloxacin tetes mata digunakan dalam pengobatan ulkus kornea. Gunakan secara hati-hati untuk mencegah terjadinya kerusakan jaringan kornea.

Penggunaan Obat Floxa Untuk Ibu Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Ofloxacin kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Ofloxacin seperti Floxa untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Interaksi obat

Studi interaksi obat spesifik belum dilakukan pada sediaan tetes mata Ofloxacin.

Dosis Floxa

Floxa (Ofloxacin) diberikan dengan dosis :

  • 1-2 tetes setiap 4-6 jam. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 1-2 tetes setiap 2 jam selama 24-48 jam pertama.
  • Frekuensi penggunaan obat harus diturunkan secara bertahap sesuai dengan perbaikan klinis yang telah dicapai.

Terkait

  • Merk-merk obat dengan kandungan ofloxacin
  • Merk-merk obat yang termasuk antibiotik kuinolon, derivat
  • Merk-merk obat mata

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Floxa (Ofloxacin) harus sesuai dengan yang dianjurkan.


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ofloxacin Dosage & Drug Information. MIMS.com. (http://mims.com/malaysia/drug/info/ofloxacin/?type=brief&mtype=generic)
OFLOKSASIN. Pusat Informasi Obat Nasional (PIO Nas). (http://pionas.pom.go.id/monografi/ofloksasin)
Ofloxacin Uses, Side Effects & Warnings. Drugs.com. (https://www.drugs.com/mtm/ofloxacin.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app