Eye herpes - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: May 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 831.897 orang

Herpes mata juga dikenal sebagai herpes okular, adalah infeksi mata oleh virus herpes simpleks (HSV).  Herpes mata adalah kelainan pada mata yang umumnya terjadi pada kornea (lapisan depan mata Anda yang berwarna transparan).

Ada dua jenis infeksi HSV pada mata, yang pertama adalah herpes mata pada lapisan keratitis epitel yang merupakan lapisan luar dan yang kedua adalah herpes mata pada lapisan stroma yang merupakan struktur kornea yang lebih dalam. 

Iklan dari HonestDocs
Jadetabek Sekarang Bisa Dikirim Dengan Same Day!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Istock 1007840308

Herpes mata yang terjadi pada lapisan stroma, dapat menyebabkan kerusakan parah yang menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan. Herpes mata ringan dan berat dapat diobati dengan obat antivirus.

Herpes mata lebih sering ditemukan pada wanita. Herpes mata adalah penyebab kebutaan paling sering yang terkait dengan kerusakan kornea di Amerika Serikat dan penyebab paling sering kebutaan akibat penyakit menular di dunia Barat. Tetapi dengan perawatan yang cepat dan tepat, kerusakan mata akibat herpes mata dapat dicegah.

Apa penyebab terjadinya herpes mata?

Herpes mata disebabkan oleh infeksi HSV pada mata dan kelopak mata. Diperkirakan bahwa hingga 90 persen orang dewasa telah terpapar HSV pada usia 50 tahun. Dalam herpes mata,  HSV dapat menginfeksi mata bagian:

  • kelopak mata
  • cornea (lapisan transparan pada bola mata bagian depan Anda)
  • retina (lapisan di bagian belakang mata Anda yang menerima rangsang cahaya dan meneruskannya ke otak)
  • konjungtiva (lembaran tipis yang menutupi bagian putih mata Anda dan bagian dalam kelopak mata Anda)

Herpes mata tidak menular secara seksual, tetapi tertular melalui kontak langsung dengan kulit atau cairan tubuh seseorang yang  terinfeksi HSV (HSV tipe 1). Herpes genital biasanya dikaitkan dengan HSV tipe 2 dan ditularkan secara seksual.

Gejala herpes mata

Gejala khas herpes mata meliputi:

  • sakit mata
  • sensitivitas terhadap cahaya
  • pandangan yang kabur
  • mata berair
  • mata merah
  • kelopak mata meradang

Dalam banyak kasus, herpes mata hanya menginfeksi satu mata.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Bagaimana cara mencegah terjadinya herpes mata?

Karena herpes mata rentan menyebabkan infeksi lebih lanjut, beberapa dokter mungkin merekomendasikan untuk menggunakan obat antivirus secara teratur untuk mengurangi resiko seseorang terkena herpes mata lagi.

Infeksi mata herpetik berulang dapat menyebabkan kerusakan mata yang lebih besar, itulah sebabnya dokter ingin mencegah kekambuhan herpes mata.

Dokter mungkin akan merekomendasikan penggunaan obat antivirus beberapa hari sebelum mereka menjalani operasi sehingga mereka dapat mencegah stres akibat operasi yang dapat memicu terjangkit herpes.

Diagnosis

Untuk mendiagnosa herpes mata, Dokter Anda akan menggali lebih dalam mengenai riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh untuk mengevaluasi penglihatan, sensitivitas terhadap cahaya, dan pergerakan bola mata Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan yang dikenal dengan istilah funduscopy untuk memeriksa kelainan yang mungkin terjadi di bagian belakang mata.

Dokter Anda dapat melakukan tes pewarnaan  fluorescein pada mata untuk melihat apakah ada luka yang disebabkan oleh infeksi HSV pada bagian kornea.

Dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan untuk menemukan HSV antibody melalui pemeriksaan darah dan HSV antigen melalui sampel yang diambil dari mata Anda. Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan definitif yang dapat menegakan diagnosa apakah Anda menderita Herpes mata.

Pengobatan

Jika dokter menentukan Anda menderita herpes mata, Anda akan segera diberikan pengobatan anti-virus. Perawatannya akan tergantung pada jenis herpes mata yang Anda miliki. keratitis epitel (bentuk yang lebih ringan) atau keratitis stroma (bentuk yang lebih merusak).

Pengobatan keratitis epitel

Infeksi HSV pada lapisan permukaan kornea biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Segera minum obat antivirus dapat membantu meminimalkan kerusakan kornea dan kehilangan penglihatan. Dokter Anda akan merekomendasikan obat tetes mata atau salep antivirus, atau obat antivirus oral.

Perawatan yang umum diberikan adalah obat oral asiklovir (Zovirax). Asiklovir mungkin merupakan pilihan pengobatan yang baik karena jarang ditemukan efek samping seperti mata berair atau gatal.

Dokter Anda juga dapat dapat melakukan prosedur debridement, yaitu prosedur yang dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang mungkin terdapat pada permukaan bola mata Anda.

Pengobatan keratitis stroma

Jenis infeksi HSV ini menyerang lapisan kornea tengah yang lebih dalam, yang disebut stroma. Keratitis stroma lebih mungkin menyebabkan jaringan parut kornea dan kehilangan penglihatan. Selain terapi antivirus, penggunaan obat tetes mata steroid (anti inflamasi) membantu mengurangi pembengkakan di stroma.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit