Dimethicone: Obat Untuk Mengobati Kulit Kering

Update terakhir: Feb 5, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 429.832 orang

Dimethicone - Penggunaan, Dosis dan Efek Samping

Bahan-bahan kimia yang berperan sebagai pelembab bagi kulit kering banyak beredar di pasaran. Salah satu pelembab kulit atau bisa kita sebut emolien yang paling umum  digunakan adalah dimethicone, juga disebut polydimethylsiloxane. Dimethicone sendiri mengandung silikon dan dimethicone dapat ditemukan di berbagai produk perawatan rambut, kulit, dan bentuk krim yang digunakan untuk pengobatan pada dunia medis. 

Bahkan menurut Badan pengolahan obat dan makanan di Amerika Serikat, dimethicone pada konsentrasi antara 1 dan 30% dianggap sebagai pelindung kulit yang aman pada manusia. Dimethicone diterima dengan baik dalam pengobatan manusia dan salah satu alternatif yang cocok jika anda tidak menyukai bahan pelembab lain seperti petrolatum jelly karena efeknya yang berminyak pada kulit. 

Selain tahan air dan tahan sinar ultraviolet matahari, dimethicone tidak berminyak dan tidak mahal sehingga menjadi salah satu bahan yang paling umum digunakan sebagai pelembab kulit.

Selain sebagai salah satu bahan dalam produk kosmetik, Beberapa studi penelitian menunjukkan bahwa Dimethicone juga dapat berperan dalam pengobatan infeksi kutu pada rambut. Dimethicone secara fisik melapisi kutu sehingga mengganggu keseimbangan air pada kutu yang mengakibatkan kerusakan usus dan kematian.

Manfaat dimethicone pada kehidupan sehari-hari ?

Obat ini digunakan sebagai pelembab untuk mengobati atau mencegah kulit kering, kasar, bersisik, kulit gatal dan iritasi kulit ringan (misalnya, ruam popok, kulit terbakar dari terapi radiasi). Kulit kering disebabkan oleh hilangnya air di lapisan atas kulit. 

Emolien / pelembab bekerja dengan membentuk lapisan berminyak di bagian atas kulit yang memerangkap air di kulit. dimethicone adalahsalah satu bentuk pelembab yang umum digunakan. Ini membantu sel-sel kulit mati rontok, membantu kulit menyimpan lebih banyak air, dan membuat kulit terasa lebih halus dan lembut.

Bagaimana cara menggunakan Dimethicone Cream ?

Gunakan produk ini sesuai petunjuk. Beberapa produk membutuhkan produk dasar seperti toner atau krim lain sebelum digunakan. Ikuti semua petunjuk pada paket produk. Jika Anda tidak yakin tentang informasi apa pun, konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Beberapa produk perlu dikocok sebelum digunakan. Periksa label untuk melihat apakah Anda harus mengocok botol dengan baik sebelum menggunakan. Oleskan ke area kulit yang terkena sesuai kebutuhan atau sesuai petunjuk pada label atau oleh dokter Anda. 

Seberapa sering Anda menerapkan obat akan tergantung pada produk dan kondisi kulit Anda. Untuk merawat tangan yang kering, Anda mungkin perlu menggunakan produk ini setiap kali Anda mencuci tangan, menerapkannya sepanjang hari.

Ikuti semua petunjuk pada label untuk penggunaan yang tepat. Hindari area sensitif seperti mata Anda, di dalam mulut / hidung, dan daerah vagina / selangkangan, kecuali label atau dokter mengarahkan Anda sebaliknya. 

Periksa label untuk petunjuk tentang setiap area atau jenis kulit di mana Anda tidak boleh menggunakan produk (misalnya, pada wajah, area kulit yang pecah / pecah-pecah / terpotong / teriritasi / tergores, atau pada area kulit yang baru saja dicukur) . Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk lebih jelasnya.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal darinya. Sebagian besar pelembab membutuhkan air untuk bekerja dengan baik. Oleskan produk setelah mandi / mandi saat kulit masih basah. 

Untuk kulit yang sangat kering, dokter Anda mungkin menginstruksikan Anda untuk merendam area sebelum menggunakan produk. Lama, panas, atau sering mandi / mencuci dapat memperburuk kulit kering.

Penggunaan dimethicone pada pengobatan kutu rambut dewasa dan anak-anak lebih dari 6 tahun dengan cara mengoleskan sekali seminggu untuk 2 dosis (dimethicone 4% solution). Gosokkan ke rambut dan kulit kepala, biarkan kering secara alami, kemudian bilas dengan shampoo setelah minimal 8 jam atau semalaman.

Apa saja efek samping yang dapat muncul setelah penggunaan dimethicone ?

Efek samping yang dapat muncul yaitu iritasi pada kulit dan di sekitar mata, kulit kepala gatal atau pecah-pecah, reaksi hipersensitivitas, perubahan yang tidak biasa pada kulit (misalnya, berubah menjadi putih / lunak / basah karena terlalu basah), tanda-tanda infeksi kulit. Segera konsultasikan pada ahli medis terdekat apabila Anda mengalami gangguan efek samping untuk penanganan lebih lanjut. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit