HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Tips Diet Untuk Orang Dengan Kondisi Prediabetes

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Tips Diet Untuk Orang Dengan Kondisi Prediabetes

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, prediabetes merupakan kondisi peringatan sebelum seseorang benar-benar menderita diabetes. Kondisi prediabetes sendiri ditandai dengan tingginya kadar glukosa atau gula dalam darah karena adanya resistensi terhadap insulin.

Resistansi insulin ini merupakan gejala awal dari adanya diabetes tipe 2 pada para penderita kondisi prediabetes.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Apakah kondisi pradiabetes perlu diobati?

Meski belum menjadi diabetes, namun kondisi prediabetes  perlu segera ditangani, karena ada kecenderungan perubahan menjadi diabetes dalam kurun waktu 10 tahun.

Selain itu,  prediabetes juga meningkatkan risiko pasien untuk menderita penyakit jantung. Tindakan pencegahan dengan penyesuaian gaya hidup perlu dilakukan agar kelebihan berat badan maupun gula dalam darah dapat diturunkan hingga ke level normal. 

Berbagai faktor risiko yang memungkinan seseorang mengalami prediabetes adalah keturunan, kelebihan lemak tubuh serta kurang aktif bergerak.

Pada kondisi prediabetes yang demikian, gula dari makanan mulai menumpuk di dalam aliran darah, karena insulin kehilangan kemampuan aslinya untuk memindahkan dan memproses gula ke dalam sel-sel di tubuh.

Terlalu banyak makan karbohidrat akan meningkatkan gula darah dengan cepat. Dan pada tahapan pradiabetes, tubuh penderita akan mengalami kesulitan mendistribusikan gula darah secara merata. 

Jenis makanan yang perlu diwaspadai dan diatur konsumsinya oleh penderita pradiabetes adalah karbohidrat yang juga menjadi sumber kalori pemberi energi dan sumber kenaikan gula dalam darah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Memperhatikan indeks glikemik dari suatu makanan dapat memberitahukan pada penderita pradiabetes, hubungan antara karbohidrat dan peningkatan dalam gula darah.

Indeks glikemik akan membantu penderita pradiabetes untuk menentukan jenis karbohidrat mana yang aman, yang dicerna tubuh secara perlahan dan dapat mencegah peningkatan gula darah secara tiba-tiba.

Meski sangat diperlukan untuk menjaga pola makan, indeks glikemik akan lebih sulit ditentukan apabila makanan yang dikonsumsi kemudian bercampur dengan jenis makanan lain.

Sifat indeks glikemik yang berubah-ubah kadang dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para penderita prediabetes untuk menaatinya.

Berikut ini cara mengetahui indeks glisemik pada makanan yang dikonsumsi:

  1. Indeks glikemik tinggi dengan angka indeks di atas 70
  2. Indeks glikemik medium dengan angka indeks di antara 56 dan 69
  3. Indeks glikemik rendah dangan angka indeks dimulai dari 55 ke bawah

Makanan yang tergolong ke dalam kategori tinggi indeks glikemik tinggi merupakan jenis karbohidrat yang paling cepat dicerna dan tidak baik bagi pemilik kondisi prediabates.

Contoh jenis makanan berindeks glikemik tinggi yang harus dibatasi konsumsinya adalah roti dari tepung putih, kentang dan nasi putih.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Dari semua kategori indeks glikemik, jenis terbaik tentu adalah makanan berindeks glikemik rendah seperti roti gandum, nasi merah, oats yang masih kasar (bukan yang instan), sayuran tanpa kandungan zat tepung macam wortel dan sayuran ladang, kacang-kacangan, ubi jalar, jagung dan pasta yang terbuat dari gandum.

Untuk memastikan apakah makanan yang dibeli merupakan jenis makanan rendah kadar glikemik atau bukan, selalu lihat pada bagian informasi nutrisi. Kandungan serat yang tinggi biasanya menandakan adanya kadar glisemik yang lebih rendah

 Hindari makanan olahan karena kadar indeks glikemik yang tinggi, begitu pula dengan jenis makanan yang mengandung banyak lemak tersaturasi.

Selain mengawasi kadar indeks glisemik, usahakan juga untuk selalu melakukan kontrol terhadap porsi makan. Meskipun jenis makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang rendah kadar indeks glisemiknya, jika porsi makanan tetap banyak, maka gula darah juga akan mengalami peningkatan.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
10 best foods for diabetes: What to eat and avoid. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324416.php)
How the Ketogenic Diet Works for Type 2 Diabetes. Healthline. (https://www.healthline.com/health/type-2-diabetes-ketogenic-diet)
Diabetes Diet: 7 Foods That Help Lower & Control Blood Sugar. WebMD. (https://www.webmd.com/diabetes/diabetic-diet-6-foods-control-blood-sugar)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app