Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Waspada Prediabetes! Satu Langkah Lebih Dekat Menderita Diabetes

Update terakhir: NOV 18, 2019 Tinjau pada NOV 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.092.709 orang

Apakah Anda tahu, berapa kadar normal gula darah dalam tubuh seseorang? Gula darah dalam tubuh dikatakan normal jika nilainya tidak melebihi 100mg/dL. Sedangkan orang dengan gula darah mencapai 126mg/dL atau lebih dikatakan memiliki penyakit kencing manis atau yang dikenal dengan istilah diabetes melitus. 

Sekarang yang menjadi pertanyaan jika kadar gula darah seseorang melebih 100mg/dL tetapi kurang dari 126mg/dL, apakah seseorang tersebut dapat dikatakan memiliki gula darah yang normal? Jika hal ini terjadi, maka seseorang dikatakan memiliki suatu kondisi yang dikenal dengan istilah prediabetes. Apakah kondisi ini dapat berkembang menjadi diabetes? Untuk lebih jelasnya, mari disimak artikel yang satu ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Apa itu kondisi Prediabetes?

Sebelum seseorang mengalami diabetes tipe 2, mereka hampir selalu mengalami "prediabetes" dimana kadar glukosa darah yang lebih tinggi dari normal tetapi belum cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes. Berbeda dengan penyakit kencing manis yang tidak bisa sembuh, kondisi Prediabetes masih bisa dapat disembuhkan dan dikembalikan ke kondisi normal. Anda dapat mencegah atau mengehentikan perburukan dari kondisi prediabetes agar tidak berkembang menjadi diabetes tipe 2 dengan perubahan gaya hidup sehat. 

Satu hal yang cukup mengkhawatirkan adalah, 90% orang dengan prediabetes tidak tahu jika mereka memiliki kondisi tersebut. Jangan hanya karena ini masih merupakan suatu kondisi “pre”, maka Anda tidak menghiraukannya. Jika Anda mengalami prediabetes maka kemungkinan Anda  terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke akan meningkat.

Mengenal faktor risiko prediabetes

Seperti halnya diabetes tipe 2, kondisi prediabetes dapat disebabkan karena pola hidup tidak sehat yang merusak fungsi pankreas yang berfungsi untuk menghasilkan insulin

Pada kondisi prediabetes, Anda dapat memiliki kondisi ini selama bertahun-tahun tetapi tidak memiliki gejala yang jelas, sehingga sering tidak terdeteksi sampai masalah kesehatan yang serius muncul. Itulah mengapa penting untuk melakukan tes kadar gula darah secara berkala, apalagi jika Anda memiliki salah satu faktor risiko prediabetes, yang meliputi:

Kelebihan berat badan
Berusia 45 tahun atau lebih
Memiliki orang tua, saudara laki-laki, atau saudara perempuan dengan diabetes tipe 2
Aktivitas fisik yang sangat kurang (kurang dari 3 kali dalam seminggu)
Pernah mengalami gestational diabetes (diabetes saat kehamilan) atau melahirkan bayi yang beratnya lebih dari 9 kilogram.

Ras dan etnis juga merupakan faktor: Afrika Amerika, Hispanik / Amerika Latin, Indian Amerika, Kepulauan Pasifik, dan beberapa orang Amerika Asia termasuk orang Indonesia lebih rentan terkena penyakit diabetes.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Tidak Ada Gejala Yang Jelas

Tidak ada gejala yang jelas dari prediabetes, jadi, Anda mungkin memilikinya dan tidak mengetahuinya. Beberapa orang dengan kondisi prediabetes mungkin memiliki beberapa gejala diabetes seperti cepat haus, cepat lapar dan sering buang air kecil atau bahkan masalah dari diabetes seperti mudah terluka atau muncul masalah kesehatan seperti gangguan pada organ jantung atau saraf.

Anda biasanya mengetahui bahwa Anda memiliki prediabetes ketika melakukan pemeriksaan untuk diabetes. Jika Anda memiliki pradiabetes, Anda harus diperiksa untuk diabetes tipe 2 setiap satu hingga dua tahun. Hasil yang menunjukkan prediabetes adalah:

1. A1C 5,7% - 6,4%
2. Glukosa darah puasa 100 - 125 mg / dl
3. OGTT 2 jam glukosa darah 140 mg / dl - 199 mg / dl

Apa yang harus Anda lakukan jika Anda menderita kondisi Prediabetes?

Jika Anda mengabaikannya, risiko Anda terkena diabetes tipe 2 akan terus meningkat. Menurunkan berat badan dalam jumlah sedang dan melakukan aktivitas fisik secara teratur, dan risiko Anda menderita diabetes akan turun. 

Penurunan berat badan yang dibutuhkan adalah sekitar 5% hingga 7% dari berat badan, contohnya hanya sekitar 5-7 kg untuk orang seberat 80. Melakukan aktivitas fisik secara teratur, artinya Anda harus melakukan olahraga setidaknya 150 menit seminggu. 

Olahraga dapat dilakukan dengan berjalan cepat atau kegiatan serupa. Itu hanya 30 menit sehari, lima hari seminggu. Semuanya ada di tangan Anda, jika Anda ingin sehat, mulailah dari sekarang, mulai dari hal yang kecil dan mulai dari diri Anda sendiri. Segera periksakan diri Anda jika Anda mencurigai Anda memiliki kondisi prediabetes untuk melakukan pencegahan lebih awal.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Dok mau tanyak..pepesan apa ya yg buat nyembuhin luka di karnakan diabetes
Pertanyaan ini telah dijawab oleh seorang ahli medis

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit